IFG Life

Melindungi di Setiap Tahapan Kehidupan

latar belakang section produk

Lindungi diri dan keluargabersama
ifg-brand

Persiapkan segala sesuatu dengan mapan kini, untuk mencapai tujuan dengan aman nanti. Tapi, hal-hal tak terduga bisa saja menghampiri. Nikmati setiap momen. Tanpa resah, mantapkan langkah. Bersamamu, IFG Life siap melindungi di setiap tahap kehidupan.
maps
IFG Life dalam angka

Perlindungan untuk semua

gif

439 ribu

Orang + Polis

Bukti perjanjian IFG Life pengalihan risiko untuk tertanggung.

gif

9.1 T

Klaim

Manfaat IFG Life yang diberikan untuk tertanggung.

*Data di atas diambil secara realtime dan akan diperbarui terus-menerus.

gif

439 ribu

Orang + Polis

Bukti perjanjian IFG Life pengalihan risiko untuk tertanggung.

gif

9.1 T

Klaim

Manfaat IFG Life yang diberikan untuk tertanggung.

maps
Medan
Pekanbaru
Jambi
Pontianak
Palembang
Balikpapan
Manado
Banjarmasin
Palangkaraya
Jakarta
Makasar
Cirebon
Yogyakarta
Denpasar
Tasikmalaya
Sukabumi
Bandung
Surabaya
Jayapura
maps
4 Kota Lainnya
2 Kota Lainnya
4 Kota Lainnya
Denpasar
7 Kota Lainnya
Jayapura

Intip kata mereka soal IFG Life

Lebih dari 200 ribu #LifeFriends sudah menikmati manfaat asuransi terbaik IFG Life. Sekarang giliranmu!

testimoni section
Indarto Pamoengkas

Pegawai BUMN

Indarto Pamoengkas
Indarto Pamoengkas

Pegawai BUMN

Kami berterima kasih atas komitmen Kementerian BUMN untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di perusahaan-perusahaan asuransi kita. IFG Life, sehat, kuat, dan sukses!

testimoni section
Muhammad Al Ichsan Kusuma

Freelancer

Muhammad Al Ichsan Kusuma
Muhammad Al Ichsan Kusuma

Freelancer

Jujur, saya beruntung banget pake LIfeSAVER. Coba kalau saya gak cedera kaya gini, saya gak bakal tau manfaat proteksi buat diri saya sendiri.

Berita terkini

Manfaat Olahraga Bagi Tubuh yang Tidak Disadari
14 Jun 2024

Manfaat Olahraga Bagi Tubuh yang Tidak Disadari

Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan olahraga. Karena olahraga tidak hanya berguna untuk mengurangi berat badan, tetapi memiliki efek yang lebih banyak dan pasti berguna. Olahraga adalah aktivitas fisik yang dilakukan untuk memperkuat otot dan tulang serta menjaga kesehatan tubuh. Ada beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan secara mandiri, seperti lari, berenang, bersepeda, atau jalan cepat. Sementara itu, ada juga olahraga yang dilakukan bersama dengan orang lain seperti sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, dan masih banyak lagi. Tidak peduli jenis olahraganya apa, mengaktifkan seluruh bagian tubuh sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik, mental, dan juga dapat memperpanjang umur. Berikut ini adalah lima manfaat olahraga yang terkadang diabaikan dianggap remeh atau tak disadari. Membuat Kulit Lebih Sehat Olahraga secara teratur dengan intensitas yang sedang dapat meningkatkan aliran darah dan produksi antioksidan alami tubuh. Antioksidan berfungsi melindungi sel-sel tubuh, termasuk sel kulit, sehingga dapat membuat kulit terlihat sehat dan glowing. Selain berolahraga, kamu juga sebaiknya mengonsumsi berbagai sayuran dan buah-buahan yang kaya akan antioksidan, seperti stroberi, blackberry, raspberry, blueberry, untuk menjaga kesehatan jantung. Baik Untuk Otak & Memori Meskipun terlihat sederhana, berolahraga dapat memperbaiki fungsi otak dan memori. Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan detak jantung dan aliran darah serta oksigen ke otak. Hal ini juga dapat merangsang produksi hormon yang meningkatkan pertumbuhan sel otak. Sehingga berolahraga dapat meningkatkan fungsi otak dan melindungi memori. Sebaliknya, kurang berolahraga dan mengonsumsi makanan tidak sehat dapat menyebabkan obesitas dan meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, atau stroke. Oleh karena itu, selalu jaga kesehatan tubuh dengan berolahraga secara teratur dan mengkonsumsi makanan bergizi. Membantu Relaksasi Ketika bekerja di kantor, kita seringkali mengalami stres yang dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan mengganggu kualitas tidur. Banyak yang mengabaikan pentingnya tidur atau mengira telah tidur cukup, tetapi ketika bangun pagi, masih merasa lelah dan sakit kepala. Jika tidak diatasi dengan baik, stres tersebut dapat mempengaruhi stabilitas emosi, hubungan dengan rekan kerja, bahkan kesehatan psikologis secara keseluruhan. Jika Anda merasa demikian, cobalah untuk merelaksasikan diri. Dan salah satu cara untuk merelaksasikan diri adalah dengan berolahraga. Berolahraga dapat merangsang proses relaksasi tubuh, yang juga dapat membantu seseorang tidur lebih nyenyak. Selain itu, peningkatan suhu tubuh yang terjadi saat berolahraga diyakini dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang. Selain mendapatkan relaksasi, memberikan ketenangan jiwa juga penting. Anda bisa mendapatkannya dengan memiliki Asuransi Kesehatan dari IFG Life. Asuransi Kesehatan menjadi sahabat yang selalu mendukung ketika Anda sukses dan membantu ketika Anda mengalami kesulitan. Anda akan merasa tenang karena selalu merasa aman. Membuat Tubuh Lebih Bahagia Sensitivitas otak terhadap hormon serotonin, norepinefrin, dan endorfin dapat meningkat melalui olahraga. Hormon-hormon tersebut dapat meningkatkan kebahagiaan, memperbaiki mood, serta mengurangi rasa cemas dan stres. Olahraga secara rutin juga disarankan bagi pasien yang menderita kegelisahan karena aktivitas fisik dapat membantu mengurangi rasa gelisah, tidak peduli seberapa tinggi intensitas gerakan olahraganya. Menambah Energi Tubuh Olahraga memiliki efek yang bertolak belakang, yakni dapat membuat seseorang merasa lelah, namun juga dapat menambah energi, bahkan bagi orang yang sakit atau menderita kelelahan kronis. Tentu saja, pemilihan jenis olahraga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh, kebiasaan, dan usia. Olahraga memberikan manfaat yang luar biasa. Berolahraga secara teratur, minimal tiga kali seminggu, dapat meningkatkan kesehatan Anda dari setiap aspek. Agar olahraga anda lebih nyaman, siapkanlah asuransi olahraga yang melindungi anda dari resiko cedera saat olahraga.

4 Tips Memilih Asuransi Agar Tepat Sasaran
13 Jun 2024

4 Tips Memilih Asuransi Agar Tepat Sasaran

Di masa pandemi COVID-19 dan perubahan iklim, kesehatan menjadi kebutuhan yang sangat penting dan mahal bagi semua orang. Oleh karena itu, memiliki asuransi sama pentingnya dengan memiliki tempat tinggal. Agar mendapatkan manfaat asuransi yang paling lengkap, ada baiknya untuk mengetahui tips dalam memilih asuransi. Tidak hanya dengan menjaga pola makan yang teratur, berolahraga dan beristirahat yang cukup merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Beberapa kasus telah ditemukan bahwa orang yang menjaga pola makan dan istirahat dengan teratur serta rutin berolahraga justru mengalami kematian yang cepat. Oleh karena itu, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh membutuhkan banyak persiapan. Sebaiknya, untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko gangguan kesehatan dan kematian yang sulit diprediksi, pilihlah asuransi yang memberikan manfaat terlengkap dengan harga premi yang sesuai dengan pertanggungan yang diberikan. Berikut tips memilih asuransi dengan manfaat terlengkap: 1. Lakukan Riset Tentang Produk Asuransi Terdapat 10 jenis produk asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi di Indonesia, antara lain asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi rumah, asuransi kendaraan, asuransi pendidikan, asuransi kerugian, asuransi perjalanan, asuransi pensiun, dan asuransi syariah. Setiap jenis asuransi menawarkan manfaat pertanggungan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, produk asuransi jiwa berjangka memberikan perlindungan untuk jangka waktu tertentu, seperti 5 atau 10 tahun. Selain itu, terdapat juga asuransi jiwa dwiguna yang merupakan gabungan dari asuransi jiwa dan tabungan. Serta, asuransi jiwa unit link yang memberikan perlindungan jiwa sekaligus investasi. 2. Beli Produk Asuransi Sesuai Kebutuhan Sebelum memutuskan, perlu dilakukan identifikasi asuransi mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Sebaiknya Anda memilih produk asuransi jiwa unit link jika membutuhkan asuransi yang memberikan perlindungan jiwa sekaligus sebagai wadah investasi, bukan asuransi jiwa dwiguna. Manfaat pertanggungan yang diberikan oleh asuransi jiwa dwiguna tidak meliputi manfaat investasi, begitu juga sebaliknya. Sebaiknya Anda menentukan jenis asuransi yang dibutuhkan terlebih dahulu sebelum menyesuaikannya dengan kemampuan finansial untuk membayar premi asuransi. 3. Aktif Bertanya Kepada Insurance Consultant Sebaiknya, jika merasa ragu dan khawatir terhadap manfaat pertanggungan yang akan didapatkan dari produk asuransi yang dipilih, segera tanyakan kepada konsultan asuransi atau agen yang berlisensi. Hal ini penting agar semua pertanyaan yang muncul dapat terjawab dengan jelas dan benar sehingga Anda dapat memilih produk asuransi yang tepat. Terkadang, masyarakat merasa malu dan enggan untuk mengajukan pertanyaan yang ada dalam pikirannya sehingga ketika pulang ke rumah, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. 4. Apakah Sudah Benar-Benar Memahami Asuransi yang Dipilih? Sebelum menandatangani Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ) atau Surat Permintaan Asuransi Kesehatan (SPAK), perlu untuk mempertanyakan pada diri sendiri apakah benar-benar memahami produk asuransi yang akan dipilih. Pastikan untuk mengetahui dengan pasti manfaat pertanggungan yang akan diberikan, bagaimana prosedur klaim jika terjadi sesuatu, proses pencairan manfaat pertanggungan, serta cara pembayaran premi tiap bulannya dan lain sebagainya. IFG Life memiliki produk-produk asuransi yang terpercaya sesuai dengan kebutuhan anda. Cek disini

Gejala Penyakit Jantung Serta Tindakan Pencegahannya
12 Jun 2024

Gejala Penyakit Jantung Serta Tindakan Pencegahannya

Mengapa penting bagi kita untuk mengenali gejala penyakit jantung dan melakukan pencegahannya? Menurut data dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Sekitar 17,9 juta orang meninggal dunia karena penyakit jantung, atau sekitar 32% dari total populasi dunia. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini. Selain itu, penyakit jantung dapat menyerang tanpa pandang waktu dan tempat, terutama pada individu yang memiliki faktor risiko seperti pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. Sayangnya, biaya perawatan dan pengobatan untuk penyakit jantung masih tergolong mahal. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pencegahan dengan mengenali gejala-gejala awal dan menerapkan gaya hidup sehat guna mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Meskipun dapat menjadi penyakit yang fatal, sebenarnya penyakit jantung dapat dicegah dengan tindakan pencegahan yang diterapkan sedini mungkin. Pada artikel ini akan dibahas mengenai beberapa gejala penyakit jantung dan cara pencegahannya. Ayo, mari simak informasinya lebih lanjut! Gejala-Gejala pada 3 Jenis Penyakit Jantung Umum Perlu diperhatikan, ada berbagai jenis penyakit jantung, antara lain penyakit jantung bawaan, jantung koroner, penyakit katup jantung, aritmia, dan gagal jantung. Setiap jenis memiliki gejala yang berbeda-beda. Berikut ini adalah gejala dari tiga jenis penyakit jantung. 1. Pada Serangan Jantung Beberapa gejala awal serangan jantung adalah rasa nyeri pada dada dan kesulitan bernapas. Beberapa pasien juga dapat merasakan keringat dingin dan mual. Namun, pada beberapa kasus, pasien tidak menunjukkan gejala apa pun dan langsung mengalami henti jantung. 2. Pada Aritmia Berikutnya, terdapat jenis penyakit jantung yang disebut aritmia. Aritmia terjadi akibat gangguan impuls listrik pada jantung sehingga menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur. Gejala yang sering muncul pada aritmia adalah perubahan detak jantung yang dapat menjadi lebih cepat (takikardia) atau lebih lambat (bradikardia). Selain itu, penderita aritmia juga dapat mengalami pusing dan bahkan pingsan. 3. Pada Gagal Jantung Gagal jantung adalah kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Gejala umum dari penyakit jantung ini adalah sesak napas dan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh, terutama kaki. 5 Cara Mencegah Penyakit Jantung Sebenarnya, penyakit jantung dapat dicegah secara umum selain dari jenis penyakit jantung bawaan. Dengan melakukan pencegahan sejak dini, kondisi kesehatan tidak akan berkembang menjadi serius. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah penyakit jantung: 1. Istirahat yang Cukup Kebanyakan orang mengabaikan pentingnya istirahat dalam gaya hidup sehat. Namun, kesehatan yang optimal tidak dapat dicapai tanpa istirahat yang cukup. Kurangnya istirahat dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan berbagai penyakit lainnya. Ketika tubuh beristirahat, sel-sel tubuh termasuk sel-sel pembuluh darah dan jantung akan melakukan regenerasi. Namun, jika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup, proses regenerasi tersebut tidak dapat berjalan dengan baik sehingga sel-sel yang rusak tidak dapat diperbaiki dengan optimal. 2. Rutin Melakukan Olahraga Anda dapat memperkuat otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah dengan melakukan olahraga dan aktivitas fisik. Aktivitas fisik juga dapat membantu menjaga kelancaran peredaran darah dalam tubuh. Ketika peredaran darah lancar, jantung tidak perlu bekerja keras untuk memompa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, aktivitas ringan seperti berjalan kaki dan stretching secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan Anda. Agar olahraga anda lebih nyaman, persiapkan asuransi olahraga yang melindungi dari resiko cedera akibat olahraga. 3. Tidak Merokok Juga Konsumsi Alkohol Hindari beberapa kebiasaan yang dapat merusak kesehatan jantung Anda, seperti merokok dan minum alkohol. Rokok dan alkohol mengandung zat-zat yang berbahaya bagi jantung, seperti nikotin. Kandungan berbahaya tersebut dapat menyebabkan penyempitan arteri jantung. Jika arteri menyempit, maka pasokan oksigen dalam darah akan sulit didistribusikan ke seluruh bagian tubuh. Padahal, setiap bagian tubuh membutuhkan oksigen untuk dapat berfungsi dengan normal. Oleh karena itu, sebaiknya hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol. Kedua kebiasaan tersebut mengandung bahan berbahaya seperti nikotin yang berpotensi menyebabkan penyempitan arteri jantung. 4. Coba Untuk Mengelola Stres Tahukah Anda bahwa stres dalam jangka panjang dapat memicu penyakit jantung? Saat stres, tekanan darah cenderung meningkat yang dapat membahayakan kesehatan tubuh terutama jika berlangsung terus-menerus. Ketika tekanan darah tinggi berlangsung, aliran darah dalam tubuh menjadi tidak lancar dan mengganggu kerja jantung. Coba kelola stres dengan mengidentifikasi penyebabnya terlebih dahulu. Setelah itu, cari cara untuk menghindari atau mengamalkannya. Anda juga bisa mulai membiasakan kegiatan yang sehat secara mental, seperti olahraga atau membaca buku. 5. Rajin Memeriksa Kesehatan Tidak lupa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, dapat diketahui kondisi dan fungsi jantung dengan lebih jelas. Sehingga, ketika ada masalah dengan jantung, penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif. Itulah sedikit ulasan tentang gejala penyakit jantung dan cara pencegahannya. Meskipun tidak mudah untuk mencegah penyakit berbahaya ini, perlu diingat bahwa tidak mudah tidak berarti mustahil. Maka dari itu, anda juga perlu untuk mempersiapkan perlindungan kesehatan yang mumpuni, pelajari IFG LifeCHANCE sekarang!

Makanan Ampuh Turunkan Kolesterol yang Mudah Ditemui
11 Jun 2024

Makanan Ampuh Turunkan Kolesterol yang Mudah Ditemui

Sejak pandemi, gaya hidup dengan aktivitas di dalam rumah semakin banyak dilakukan oleh sebagian besar masyarakat. Karena kurangnya hiburan, banyak orang yang kemudian mencari hiburan dari makanan. Hal ini menyebabkan pola makan yang tidak terkontrol dan berakibat pada peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh. Berbicara tentang kolesterol, sebenarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh manusia. Namun, apabila pola makan tidak terkontrol, kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkat dan menimbulkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, berikut ini adalah penjelasan mengenai makanan yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan mudah ditemukan. Tentang Kolesterol Sebelum kita membahas makanan yang bisa menurunkan kolesterol, perlu diketahui bahwa tubuh kita membutuhkan kolesterol. Menurut Kementerian Kesehatan, anak-anak memerlukan sekitar 170 miligram kolesterol per desiliter, sementara orang dewasa sekitar 125-200 mg/dL. Tindakan yang baik untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh adalah melakukan pemeriksaan secara rutin. Sebaiknya, pemeriksaan dimulai sejak usia 9-11 tahun dan dilakukan setiap lima tahun sekali. Bagi anak-anak dengan riwayat keluarga yang memiliki masalah kolesterol tinggi, stroke, atau penyakit jantung, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kadar kolesterol lebih awal. Terdapat tiga jenis kolesterol dalam tubuh yang perlu diketahui, yaitu kolesterol baik (HDL), kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida. Setiap komponen harus memiliki kadar yang seimbang agar tidak menimbulkan masalah kesehatan, seperti kolesterol tinggi dan komplikasinya, termasuk serangan jantung, gagal jantung, dan penyakit jantung koroner. Kadar kolesterol yang normal akan bermanfaat bagi metabolisme tubuh manusia. Selain itu, kolesterol juga berperan dalam melindungi sel, pembentukan hormon, pembentukan asam empedu, menjaga fungsi otak, dan membantu produksi vitamin D secara otomatis saat terpapar sinar matahari. Ketika kadar kolesterol dalam tubuh normal, 7-dehydrocholesterol (7-DHC) di kulit akan diubah menjadi calcitriol yang kemudian diubah menjadi vitamin D oleh hati dan ginjal. 5 Makanan Penurun Kolesterol Untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal, hindari makanan dengan kadar kolesterol tinggi dan lemak jenuh tinggi. Namun, jika kadar kolesterol sudah tinggi, ada lima jenis makanan penurun kolesterol yang bisa dicoba. 1. Alpukat Buah alpukat mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan fitosterol dan polifenol pada alpukat dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Alpukat juga cocok dikonsumsi oleh orang dengan berat badan berlebih seperti obesitas, tetapi sebaiknya tidak dicampur dengan susu, gula, dan krim. 2. Apel Buah apel mengandung vitamin dan berperan dalam memperlambat oksidasi kolesterol jahat. Kandungan polifenol dan antioksidan dalam buah apel juga dapat mencegah peradangan pada pembuluh darah manusia. Konsumsi buah apel secara teratur dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh ke level normal. 3. Oat Tingkatkan kebugaran tubuh Anda dengan makanan kaya serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Makanan yang kaya akan serat larut membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah. Oat merupakan salah satu makanan yang mengandung serat tinggi dan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Kandungan serat larut dalam oat dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga keseimbangan dengan kolesterol baik (HDL). 4. Tahu dan tempe Sederetan makanan yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh di antaranya tahu dan tempe. Makanan olahan kedelai ini memiliki kandungan fitokimia, seperti saponin, fitosterol, lecithin, dan asam linoleat, yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, mengkonsumsi produk olahan kedelai juga dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung koroner dan stroke. 5. Kacang-kacangan Kacang-kacangan dapat menjadi makanan penurun kolesterol karena mengandung fitosterol yang mampu menghambat penyerapan kolesterol jahat di dalam darah. Contohnya, kacang almond dan kenari. Namun, walaupun memiliki banyak manfaat, jumlah konsumsi kacang-kacangan perlu diatur karena juga mengandung kalori yang cukup tinggi. Selain memilih makanan yang sehat, anda juga dianjurkan untuk berolahraga. Agar olah raga anda lebih aman dan nyaman, dapatkan perlindungan resiko cedera olahraga terbaik dari Produk IFG LifeSAVER kami. Manfaatkan premi yang terjangkau dan nikmati jaminan perlindungan komprehensif. Lindungi masa depan Anda dengan keamanan yang handal.

Manfaat Berpikir Positif Untuk Kesehatan Fisik & Mental
10 Jun 2024

Manfaat Berpikir Positif Untuk Kesehatan Fisik & Mental

Menanamkan pikiran positif tentang segala hal dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Pikiran positif akan membantu untuk lebih fokus pada sisi baik dalam setiap situasi. Dengan demikian, hal tersebut dapat membantu menjauhi pengaruh negatif dan hal-hal buruk lainnya. Selain bermanfaat untuk kesehatan mental, memiliki pikiran positif juga dapat memperkuat kondisi fisik. Tidak hanya untuk kesehatan, terdapat banyak manfaat lain dari berpikir positif yang bisa Anda nikmati. Bagaimana cara tetap berpikir positif? Berikut ini beberapa tipsnya: Manfaat Berpikir Positif Bagi Fisik dan Mental Berikut beberapa manfaat yang telah diidentifikasi oleh para ahli untuk memiliki pikiran yang positif bagi kesehatan fisik dan mental: 1. Ampuh Kurangi Stres & Mencegah Depresi Perubahan pola pikir dari negatif menjadi positif dapat membantu melawan stres dan depresi. Pemikiran negatif seringkali memicu perasaan stres, tetapi dengan berpikir positif, dapat membantu pikiran berfungsi lebih efektif daripada ketika memikirkan hal-hal yang pesimis. Studi yang diterbitkan oleh Journal of Counseling Psychology menunjukkan bahwa orang yang memiliki pemikiran positif umumnya lebih bahagia daripada mereka yang melihat setengah gelas kosong. Ketika menghadapi situasi yang menimbulkan stres, berpikir positif dapat membantu pikiran untuk lebih efektif daripada bersikap pesimis. Orang yang berpikiran positif cenderung mengatur rencana tindakan dan mencari bantuan atau nasihat orang lain, daripada stres memikirkan hal-hal yang sudah tidak dapat diubah. 2. Bisa Memperkuat Imun Tubuh Salah satu manfaat dari berpikir positif adalah dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya penyakit. Sebaliknya, pikiran negatif dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, orang yang memiliki sikap optimis cenderung memiliki respons kekebalan yang lebih baik. 3. Lebih Mudah Menerapkan Gaya Hidup Sehat Tetap mempertahankan pikiran yang positif akan memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Hal ini karena dengan berpikiran positif, kita dapat mengurangi kebiasaan buruk, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, serta memilih untuk menerapkan pola hidup positif yang mendukung kesehatan jiwa dan fisik kita. 3. Memperlambat Penuaan Juga Memperpanjang Harapan Hidup Dalam laporan Canadian Medical Association Journal disebutkan bahwa orang tua yang tidak menikmati hidup cenderung 80% lebih mungkin mengalami masalah fungsional, seperti kehilangan mobilitas dan keseimbangan serta inkontinensia (hilangnya kontrol kandung kemih). Studi yang dilakukan oleh JAMA Psychiatry menunjukkan bahwa orang dewasa yang memiliki pemikiran positif memiliki kemungkinan 55% lebih kecil untuk meninggal lebih awal dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang sering berpikiran negatif. Orang yang memiliki sikap positif cenderung hidup lebih lama. Hal ini disebabkan oleh pikiran yang optimis yang dimiliki orang tersebut, yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. 4. Lebih kuat Menghadapi Masalah Berat Ketika memiliki pola pikir yang positif, Anda dapat menjadi lebih tahan banting dalam menghadapi masalah. Hal ini dikarenakan, dengan berpikir positif, Anda dapat lebih mudah menemukan solusi dari suatu masalah dan lebih fokus pada hal-hal yang dapat Anda kendalikan. Hal yang Dapat Dilakukan untuk Memulai Berpikir Positif Pikiran positif sebenarnya dapat membantu Anda melihat sisi positif dari sebuah tantangan. Hal ini dapat membentuk kepribadian yang lebih baik daripada mereka yang cenderung berpikir negatif. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memulai berpikir positif. 1. Menertawakan Joke/candaan Mencoba untuk lebih sering menghargai dan menertawakan humor yang Anda dengar bisa membantu belajar menghargai hal-hal kecil yang terjadi dalam hidup Anda. 2. Bersikap Optimis Sikap optimis sangat terkait dengan pikiran yang positif. Dengan optimisme, pikiran Anda menjadi lebih tenang karena tidak terlalu memikirkan hal-hal yang tidak dapat dikendalikan. Oleh karena itu, penting untuk selalu memiliki sikap optimis dalam menghadapi situasi apapun. 3. Menerima Semua Dengan Ikhlas Terlepas dari siapa Anda, tantangan dan hambatan pasti akan hadir dalam hidup. Namun, cobalah untuk menerima segalanya dengan ikhlas. Jadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran berharga untuk masa depan. Walaupun terkadang memerlukan waktu untuk menerima segalanya dengan ikhlas, namun seiring waktu, Anda akan memahami makna dari setiap kejadian yang terjadi. 4. Berkumpul Dengan Orang yang Menanamkan Pikiran Positif Pilihan lingkungan dapat membentuk karakter diri Anda. Oleh karena itu, pilihlah teman-teman terdekat yang memiliki pikiran positif. Dengan demikian, Anda bisa saling mendukung satu sama lain ketika menghadapi masalah. Demikianlah penjelasan mengenai cara-cara dan manfaat berpikir positif. Berpikir positif sangat menguntungkan bagi kesehatan fisik dan mental, serta lingkungan sekitar. Anda bahkan dapat mengajak orang-orang terdekat untuk bersama-sama berpikir positif dengan berolahraga juga. Agar olahraga anda lebih aman, lindungi resiko cedera anda dengan Asuransi IFG Lifesaver.

Pengertian Leukemia dan berbagai Jenisnya
07 Jun 2024

Pengertian Leukemia dan berbagai Jenisnya

Saat ini, semakin banyak penyakit yang mematikan mulai bermunculan, termasuk salah satunya leukemia yang merupakan jenis penyakit kanker. Mengutip data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sepanjang tahun 2022, terdapat ribuan anak di Indonesia yang menderita penyakit kanker, dengan jumlah tertinggi pada jenis leukemia limfoblastik sebanyak 673 anak. Mari kita simak artikel berikut ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang leukemia atau kanker darah. Pengertian Leukemia Leukemia adalah jenis kanker darah yang terjadi karena peningkatan jumlah sel darah putih di dalam tubuh. Sel darah putih diproduksi di sumsum tulang belakang dan berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri, virus, jamur, dan zat asing. Jika fungsi sumsum tulang belakang terganggu, produksi sel darah putih akan terganggu dan tidak berfungsi dengan baik, yang pada akhirnya menyebabkan leukemia. Pada umumnya, sumsum tulang belakang menghasilkan milyaran sel darah setiap harinya, yang mayoritasnya adalah sel darah merah. Akan tetapi, pada kasus leukemia atau kanker darah, sumsum tulang belakang menghasilkan sel darah putih dalam jumlah yang berlebihan. Apabila produksi sel darah putih terus meningkat, hal tersebut dapat mempengaruhi fungsi organ tubuh lainnya. Leukemia bisa menyerang orang dewasa maupun anak-anak. Namun, penyakit ini kadang sulit dideteksi pada tahap awal karena gejalanya mirip dengan penyakit lain. Jika tidak dideteksi secara dini, leukemia bisa berkembang dengan cepat menjadi kanker kronis yang mengancam nyawa. Agar terhindar dan bisa mengobati penyakit kritis seperti leukemia, sangat disarankan untuk memiliki asuransi kesehatan karena biaya yang dikeluarkan bisa sangat besar. Jenis Leukemia yang Diketahui Setelah memahami bahwa leukemia dapat bersifat kronis atau akut, saatnya Anda mengenal berbagai jenis leukemia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, leukemia dibagi menjadi empat jenis utama. 1. Leukemia Limfositik Akut Leukemia limfoblastik atau limfositik akut adalah jenis leukemia yang dimulai dari sumsum tulang dan mempengaruhi produksi sel darah limfosit B atau T. Sel-sel darah yang belum matang ini kemudian dengan cepat masuk ke dalam darah dan dapat merusak organ lain seperti kelenjar getah bening, hati, limpa, sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), serta testis (pada pria). Hal ini terjadi pada jenis leukemia limfoblastik atau limfositik akut, yang dimulai dari sumsum tulang dan mempengaruhi produksi sel darah limfosit B atau T. Maka dari itu, pengobatan yang cepat dan tepat diperlukan untuk mencegah leukemia jenis ini menjadi lebih parah. Terapi utama yang digunakan untuk mengobati leukemia limfoblastik adalah kemoterapi. 2. Leukemia Limfositik Kronis Leukemia limfositik kronis adalah jenis leukemia yang bersifat kronis dan paling umum terjadi pada orang dewasa, terutama mereka yang berusia 65 tahun ke atas. Leukemia kronis berkembang perlahan-lahan dalam waktu yang sangat lama dan berbeda dengan leukemia akut. Gejala leukemia ini bahkan tidak muncul selama beberapa tahun. Namun, seiring waktu, sel-sel abnormal tersebut dapat tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh lain seperti kelenjar getah bening, hati, dan limpa. Pasien yang menderita leukemia kronis biasanya tidak memerlukan pengobatan. Namun, tes darah rutin harus dilakukan untuk menilai perkembangan penyakit. Jika pengobatan diperlukan, pilihan utama bagi pasien ini adalah kemoterapi. 3. Leukemia Mieloid Akut Leukemia mieloid akut ditandai dengan peningkatan jumlah sel darah putih myeloblast di dalam darah. Jika tidak ditangani dengan pengobatan yang tepat, kanker darah jenis ini dapat memburuk dengan cepat. Leukemia mieloid akut berasal dari sumsum tulang belakang yang terpengaruh sehingga produksi sel myeloid menjadi tidak normal, khususnya sel myeloblast yang berlebihan di dalam darah. Namun, terkadang leukemia ini juga dapat mempengaruhi produksi sel darah merah atau trombosit yang tidak normal. Leukemia mieloid akut merupakan jenis leukemia yang sel-selnya membelah dan tumbuh dengan cepat. Sel-sel abnormal tersebut berasal dari sumsum tulang belakang dan mempengaruhi produksi sel-sel myeloid. Selain itu, leukemia ini juga dapat mempengaruhi produksi sel darah merah atau trombosit. Setelah sel-sel tersebut memasuki darah, mereka dapat menyebar ke bagian tubuh lain seperti kelenjar getah bening, hati, limpa, otak, sumsum tulang belakang, atau testis. Kondisi ini dapat memburuk dengan cepat jika tidak diobati secara tepat. 4. Leukemia Mieloid Kronis Leukemia myeloid kronis adalah salah satu jenis leukemia yang jarang terjadi. Hanya sekitar 10 persen pasien leukemia yang menderita jenis ini. Selain itu, leukemia ini lebih sering ditemukan pada orang dewasa daripada anak-anak. Leukemia myeloid kronis adalah jenis leukemia kronis yang dimulai pada sel myeloid yang belum matang dan berubah menjadi sel kanker. Sel-sel ini tumbuh secara perlahan dan menggantikan sel-sel normal pada sumsum tulang. Kebanyakan pasien yang menderita jenis kanker darah ini memiliki kelainan kromosom yang disebut kromosom Philadelphia. Kelainan ini menyebabkan sel memproduksi protein bernama tirosin kinase yang membantu sel leukemia tumbuh dan berkembang biak. Pencegahan dan Pengobatan Leukemia Meskipun penyebab pasti dari leukemia masih belum diketahui, ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena leukemia, seperti: Berolahraga secara teratur, termasuk dengan membaca manfaat olahraga di pagi hari untuk kesehatan. Menghindari atau menghentikan kebiasaan merokok. Mencegah paparan bahan kimia, seperti benzena. Menghindari paparan radiasi sinar-X yang tidak perlu. Segera menghubungi dokter jika mengalami perubahan atau gejala tertentu pada tubuh. Siapkan Asuransi yang melindungi penyakit kritis Jangan lupakan bahwa gejala leukemia pada awalnya sering tidak menunjukkan tanda-tanda yang khusus. Beberapa gejala bahkan bisa mirip dengan gejala penyakit lain. Oleh karena itu, jika Anda merasakan gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan ke dokter agar dapat dideteksi dengan cepat dan ditangani secara tepat.

Pengertian Kanker Serviks & Cara Mencegah Agar Hidup Sehat
06 Jun 2024

Pengertian Kanker Serviks & Cara Mencegah Agar Hidup Sehat

Kanker dianggap sebagai salah satu penyakit paling mematikan, tidak hanya di dunia tetapi juga di Indonesia. Kanker serviks menjadi penyebab kematian akibat kanker terbesar kedua di Indonesia. Menurut data WHO tahun 2020, terdapat 36.633 kasus kanker serviks di Indonesia, dengan persentase 9,2%, di mana 21.003 orang meninggal dunia akibat penyakit ini. Data tersebut menunjukkan bahwa kanker serviks di Indonesia menjadi salah satu penyakit yang perlu mendapat perhatian serius, baik dalam hal pencegahan maupun pengobatan. Hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab perempuan, namun juga menjadi tanggung jawab pria untuk kepentingan keluarga. Oleh karena itu, mari kita simak penjelasan mengenai kanker serviks, termasuk gejala dan cara pencegahannya berikut ini! Apa itu Kanker Serviks? Kanker serviks adalah jenis kanker atau tumor ganas yang terjadi pada bagian bawah rahim. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel epitel serviks yang tidak terkontrol dan biasanya disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Virus HPV dapat menyebar melalui hubungan seksual. Tahap awal kanker serviks umumnya tidak menimbulkan gejala yang spesifik, sehingga penderita sering tidak merasakan gejala apapun. Gejala biasanya baru timbul saat kanker serviks sudah menjadi ganas dan invasif. Beberapa gejala yang sering dilaporkan oleh penderita antara lain pendarahan yang tidak normal, keputihan yang berbau atau berwarna aneh, rasa sakit atau kram di daerah panggul, dan rasa sakit atau ketidaknyamanan di punggung bagian bawah. Kanker serviks dapat disembuhkan meskipun merupakan penyakit yang mematikan. Semakin cepat dideteksi, semakin tinggi pula angka kesembuhannya. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa proses dari virus HPV menjadi kanker serviks membutuhkan waktu sekitar 20 tahun. Oleh karena itu, disarankan bagi wanita untuk secara teratur melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengurangi risiko terkena kanker serviks yang ganas. Penyebab Terjadinya Kanker Serviks Berdasarkan informasi dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penyebab kanker serviks adalah HPV yang menyebar melalui hubungan seksual. Akan tetapi, penting untuk diketahui bahwa terdapat beberapa faktor pemicu yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks. Beberapa faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1. Memiliki Imunitas Rendah Risiko seseorang terkena berbagai penyakit, termasuk kanker serviks, akan meningkat jika sistem kekebalan tubuhnya rendah. Konsumsi obat imunosupresan atau penekan kekebalan tubuh juga dapat meningkatkan risiko tersebut. Anda dapat tertular virus HPV bersamaan dengan penyakit kelamin lainnya. Jika pernah terinfeksi penyakit menular seksual, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan dini ke dokter untuk mencegah risiko kanker serviks. Anda harus selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan cara menjalani gaya hidup sehat dan hanya mengkonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter. 2. Sering Berganti-Ganti Pasangan Tingkat risiko terkena kanker serviks meningkat jika seseorang melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan perlindungan. Risiko ini semakin meningkat jika salah satu pasangan mengidap kondiloma akuminata atau kutil kelamin. Wanita yang melakukan aktivitas seksual sebelum usia 16 tahun berisiko lebih tinggi terkena kanker serviks. Hal ini karena pada usia tersebut, lapisan dinding vagina dan serviks belum sepenuhnya terbentuk dan lebih rentan terhadap lesi atau luka yang dapat menyebabkan infeksi. 3. Memiliki Kebiasaan Merokok Orang yang merokok aktif dan pasif memiliki risiko yang sama dalam terkena kanker karena rokok mengandung zat penyebab kanker. Tubuh seseorang, terutama wanita, akan mengalami kerusakan akibat merokok atau terpapar asap rokok. Jika terinfeksi HPV, paparan tersebut dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dan dapat berkembang menjadi kanker serviks. Tips Mencegah Kanker Serviks Berikut ini adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker serviks, selain menghindari faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker serviks: 1. Lakukan Vaksinasi HPV Pemberian vaksin HPV dalam tiga dosis adalah salah satu cara pencegahan terhadap penyakit virus. Vaksin pertama diberikan pada bulan ke-0, kemudian diikuti dengan vaksin kedua pada bulan ke-2, dan vaksin ketiga pada bulan ke-6 setelah vaksin pertama. 2. Pemeriksaan Secara Berkala Disarankan bagi perempuan yang sudah menikah atau melakukan hubungan seksual dan berusia 21 tahun ke atas untuk melakukan pemeriksaan pap smear secara berkala setiap 3 tahun. 3. Hindari Hubungan Seksual yang Berisiko Tetaplah setia pada satu pasangan dan selalu gunakan alat kontrasepsi saat berhubungan seksual. Sebagai tindakan pencegahan yang lebih lanjut, ajak juga pasangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. 4. Menjaga Pola Makan Tingkatkan asupan makanan sehat dengan mengonsumsi makanan yang tepat pada porsinya dan waktu yang tepat. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, C, E, dan mineral untuk mencegah kanker serviks. Beberapa sumber makanan yang mengandung vitamin A di antaranya adalah hati sapi, keju, hati domba, susu, dan telur rebus. Selain bermanfaat untuk kesehatan mata, vitamin A juga berperan penting dalam menjaga kesehatan alat reproduksi dan dapat membantu mencegah kanker serviks. Terdapat beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin C, antara lain kentang, kubis, paprika, bayam, brokoli, jeruk, dan strawberry. Vitamin C penting untuk dikonsumsi karena mengandung antioksidan yang dapat merusak radikal bebas dan melindungi sel tubuh dari kerusakan. Hal ini juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit kronis pada tubuh. 5. Jangan Merokok & Hindari Asapnya Hindari terpapar asap rokok. Karena rokok mengandung Polycyclic Aromatic Hydrocarbons Heterocyclic Amine yang sangat karsinogen. Baik perokok maupun yang menghirup asapnya berisiko terkena zat penyebab kanker tersebut. Itulah sedikit penjelasan mengenai kanker serviks, termasuk faktor penyebab dan cara pencegahannya. Pastikan untuk selalu menjaga kesehatan Anda agar terhindar dari risiko tersebut yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Selain itu, disarankan untuk mendaftarkan diri Anda pada p roduk asuransi kesehatan guna mendapatkan perlindungan atas risiko penyakit di masa depan.

Hindari Kebiasaan Buruk: Penyebab Asam Lambung Naik
05 Jun 2024

Hindari Kebiasaan Buruk: Penyebab Asam Lambung Naik

Penyakit asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah suatu kondisi yang sering ditemukan saat ini. Beberapa jenis makanan dapat memperparah kondisi GERD, sehingga perlu memilih makanan yang aman untuk lambung. Terdapat beberapa kebiasaan buruk selain makanan yang dapat menjadi penyebab naiknya asam lambung tanpa disadari. Oleh karena itu, perlu dihindari agar tidak memperburuk kondisi. Apa saja kebiasaan yang dapat menjadi penyebab naiknya asam lambung? Ada beberapa kegiatan yang harus dihindari untuk mencegah naiknya asam lambung. Berikut 5 penyebab asam lambung naik yang sebaiknya dihindari: Kegiatan apa saja yang dapat menyebabkan asam lambung naik? Terdapat beberapa kebiasaan yang perlu dihindari agar tidak menyebabkan naiknya asam lambung. 1. Makan Malam Tidak Teratur Makan tidak teratur terutama di malam hari dapat menjadi penyebab asam lambung naik yang tidak disadari. Hal ini disebabkan karena kurangnya waktu yang diberikan untuk mencerna makanan sebelum tidur. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah asam lambung naik, sebaiknya hindari makan dalam waktu dua jam sebelum tidur. Selain itu, aturlah jadwal makan dengan teratur sehingga lambung dapat mencerna makanan dengan baik sesuai waktunya. 2. Gaya Hidup Tidak Sehat Salah satu kebiasaan yang dapat mempengaruhi gejala asam lambung naik adalah gaya hidup yang tidak sehat. Merokok, minum-minuman beralkohol, kopi, dan minuman bersoda termasuk dalam kebiasaan tersebut. Jika dilakukan secara berlebihan, kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat memicu seringnya asam lambung naik. 3. Tidak Mengontrol Makanan yang Dikonsumsi Asam lambung naik tidak hanya disebabkan oleh keterlambatan makan, tetapi juga dapat terjadi ketika Anda makan terlalu banyak atau merasa kenyang. Semakin banyak makanan yang dikonsumsi, semakin banyak pula produksi asam lambung yang dihasilkan, sehingga meningkatkan kemungkinan asam lambung naik. 4. Obesitas atau Kelebihan Berat Badan Kondisi obesitas dapat meningkatkan risiko terjadinya GERD dan asam lambung naik karena lemak perut yang berlebih memberikan tekanan pada area perut. 5. Makan Cemilan Sebelum Tidur Tidak menjadi masalah jika seseorang ngemil sebelum tidur asalkan jumlahnya tidak berlebihan. 6. Konsumsi Makanan Asam dan Pedas Makanan yang pedas, asam, dan berlemak dapat merangsang produksi asam lambung di dalam perut. Itulah beberapa kebiasaan buruk yang dapat memicu asam lambung naik dan harus dihindari. Selain menjaga gaya hidup yang lebih sehat untuk mengatasi masalah ini, Anda juga dapat memberikan perlindungan ekstra pada tubuh dengan Asuransi Kesehatan dari IFG Life.

Cara Menjaga Imun Tubuh Agar Selalu Bugar
04 Jun 2024

Cara Menjaga Imun Tubuh Agar Selalu Bugar

Sistem kekebalan tubuh, yang sering disebut sebagai "sistem imun", merupakan sistem yang sangat penting untuk dijaga. Hal ini karena sistem imun berperan dalam melindungi tubuh dari zat-zat berbahaya seperti kuman, bakteri, dan virus yang dapat menyebabkan penyakit. Menurut laporan dari Penn Medicine, apabila sistem imun tubuh menurun, maka Anda akan lebih rentan terhadap penyakit. Beberapa contoh penyakit tersebut meliputi flu, rentan terkena infeksi, mudah merasa lelah, serta meningkatkan risiko stres. Oleh karena itu, penting bagi Anda dan keluarga untuk mengetahui cara menjaga sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari berbagai risiko penyakit. Ingin mengetahui lebih lanjut? Ayo, ikuti penjelasannya! Berikut 7 cara menjaga imun tubuh agar tetap sehat Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga imunitas tubuh Anda. Beberapa langkah sederhana yang sering terlewatkan dan bisa dilakukan antara lain: 1. Makan Tepat Waktu Salah satu cara mudah untuk menjaga kesehatan sistem imun adalah dengan makan teratur dan memilih makanan yang bergizi. Dengan menerapkan jadwal makan yang teratur dan mengkonsumsi makanan yang sehat, tubuh dapat tetap bugar dan tidak mudah lelah. Menerapkan jadwal makan yang teratur dan mengkonsumsi makanan bergizi adalah salah satu cara mudah untuk menjaga imun tubuh. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit seperti obesitas, maag, penyakit jantung, dan infeksi. Berikut ini adalah jadwal makan yang dapat diatur: Sarapan pagi antara pukul 06.00-08.00 Makan siang antara pukul 12.00-13.00 Makan malam antara pukul 18.00-20.00 2. Lakukan Aktivitas Fisik Terkadang, kita menjadi malas untuk melakukan aktivitas fisik karena terlalu sering berada di dalam rumah. Padahal, aktivitas fisik memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Menurut Alodokter, olahraga teratur selama minimal 30 menit per hari dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, dan memiliki dampak yang lebih besar terhadap sistem kekebalan tubuh dibandingkan dengan olahraga yang hanya dilakukan sesekali. Agar olahraga dan aktivitas fisik kamu lebih aman, pakai produk asuransi olahraga dari IFG Life yang melindungi resiko cedera saat olahraga. 3. Istirahat 7-8 Jam Perhari Keterbatasan waktu akibat deadline pekerjaan seringkali membuat kita tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Kurangnya waktu istirahat tersebut dapat menurunkan daya tahan tubuh dan membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit. Menjaga waktu istirahat yang cukup sehari-hari selama 7-8 jam dapat membantu tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan paparan zat berbahaya seperti virus atau bakteri penyebab penyakit. Meskipun terdengar sepele, istirahat yang cukup dapat membantu Anda lebih bugar dan siap untuk memulai aktivitas sehari-hari. 4. Rajin Minum Air Putih Kira-kira 60% dari tubuh kita terdiri dari air. Menjaga asupan air yang cukup membantu meningkatkan konsentrasi otak serta daya tahan tubuh, sehingga tubuh mampu melawan berbagai virus dan kuman. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu terhidrasi dan memenuhi kebutuhan air putih harian yang diperlukan. 5. Kurangi Aktivitas Merokok Merokok dapat meningkatkan risiko infeksi paru-paru, seperti yang diketahui. Ketua Umum Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di situs Kompas menjelaskan bahwa bahan yang terkandung dalam asap rokok terbukti dapat menghambat pergerakan imun tubuh saat melawan infeksi. Dengan mengurangi aktivitas merokok, paru-paru akan lebih sehat dan risiko infeksi saluran pernapasan seperti bronkitis dan pneumonia dapat berkurang. 6. Kelola Stress Stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, yang dapat mengganggu kerja sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi stres dengan berbagai cara, seperti berolahraga, meditasi, atau menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman. Mengelola stres penting dilakukan untuk menjaga kesehatan sistem imun tubuh. Beberapa cara yang dapat dilakukan seperti bermeditasi, menyalurkan hobi, bermain dengan hewan peliharaan, memasak makanan favorit, berkebun, dan sebagainya. 7. Konsumsi Vitamin Dalam menjaga kesehatan tubuh, mengonsumsi vitamin secara teratur dan lengkap dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satu vitamin yang sangat penting bagi tubuh untuk melawan infeksi adalah vitamin D. Selain itu, vitamin D juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot. Menurut Alodokter, konsumsi vitamin secara teratur dan lengkap dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Beberapa vitamin yang penting untuk melawan infeksi adalah vitamin D, C, B3, B5, B6, dan E. Namun, sebelum mengonsumsi vitamin dan suplemen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Faktor dan Cara Mencegah Kanker Sejak Dini
03 Jun 2024

Faktor dan Cara Mencegah Kanker Sejak Dini

Seperti yang diketahui, setiap tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Perayaan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan tindakan masyarakat terhadap pentingnya upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan kanker. Kanker adalah istilah yang sangat luas. Namun, menurut World Cancer Day.org, secara umum kanker dapat didefinisikan sebagai penyakit tidak menular yang disebabkan oleh adanya sel atau jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali, serta dapat menyebar ke jaringan tubuh lainnya. Kondisi ini terjadi ketika sekelompok sel normal dalam tubuh mengalami perubahan dan pertumbuhan yang tidak terkendali, membentuk massa yang disebut tumor. Perkembangan Kanker di Dunia & Indonesia Setelah penyakit kardiovaskular, kanker adalah penyebab kematian tertinggi kedua di seluruh dunia. Lebih dari 10 juta orang meninggal karena kanker setiap tahunnya, dan 70% dari jumlah kematian ini terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah hingga menengah. Di Indonesia, kasus kematian akibat kanker cukup tinggi. Pada tahun 2020, menurut data dari Kata Data, terdapat 234.511 kasus kematian akibat kanker. Dari data tersebut, terdapat lima jenis kanker yang paling umum di Indonesia yaitu kanker payudara (16,6%), kanker serviks (9,2%), kanker paru-paru (8,8%), kanker kolorektal (8,6%), dan kanker hati (5,4%), yang menyumbang jumlah kasus kanker tertinggi di negara ini. Sementara itu, sebanyak 204.059 kasus atau setara dengan 51,4% merupakan jenis kanker lainnya dari total kasus kanker di Indonesia. Berdasarkan jenis kelamin, jumlah kasus kanker pada pria lebih banyak dengan 137.717.861 kasus, sedangkan pada wanita terdapat 135.805.760 kasus. Penyebab Kanker Kanker dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk bagian yang tidak terlihat atau teraba dari luar. Namun, dalam hal penyebab kanker, dapat dibagi menjadi dua kelompok utama seperti berikut. Harap diingat bahwa meskipun faktor genetik memainkan peran penting, faktor-faktor seperti pendidikan, pendapatan, kebijakan negara, dan lainnya juga dapat membuat sulit bagi seseorang untuk mengubah faktor-faktor yang dapat diubah. Faktor Risiko yang Bisa Dirubah 1. Konsumsi Alkohol Berdasarkan penelitian, konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko terkena enam jenis kanker, yakni kanker mulut, kanker laring, kanker orofaring (bagian tenggorokan), kanker esofagus, kanker payudara, dan kanker hati. Berdasarkan bukti ilmiah, semakin banyak konsumsi minuman beralkohol maka semakin tinggi risiko terkena enam jenis kanker, yaitu kanker mulut, kanker laring, kanker orofaring (bagian tenggorokan), kanker esofagus, kanker payudara, dan kanker hati. Bahkan asupan alkohol dalam jumlah sedang pun dapat meningkatkan risiko terkena kanker. 2. Konsumsi Buah & Sayur Menyantap daging merah, daging olahan, makanan tinggi garam, serta kurangnya konsumsi buah dan sayur telah terbukti meningkatkan risiko terkena kanker, terutama kanker kolorektal, kanker nasofaring, dan kanker perut. 3. Memiliki Berat Badan Berlebih Jumlah lemak visceral, atau lemak tubuh yang terkumpul di sekitar perut, dapat memengaruhi proses tertentu dalam tubuh seseorang, termasuk regulasi hormon seperti insulin dan estrogen. Demikian pula, jumlah lemak visceral yang berlebihan juga dapat mempengaruhi proses tubuh dalam mengelola hormon dan proses seluler, seperti pembelahan sel dan kematian sel. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena 12 jenis kanker. Oleh karena itu, disarankan untuk mengurangi kadar lemak visceral dan rutin berolahraga sebagai upaya pencegahan risiko penyakit, termasuk kanker. 4. Tembakau atau Merokok Bahan kimia yang terkandung dalam asap tembakau diperkirakan mencapai 80 jenis yang dapat menyebabkan kanker. Ketika dihisap, bahan kimia tersebut tersebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Tembakau saat ini menyebabkan sekitar 22% kematian akibat kanker. 5. Radiasi dan Workplace Hazards Para pekerja yang terpapar radiasi high-energy buatan manusia seperti radon, sinar x, sinar gamma, serta bahan kimia di beberapa industri, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker di kemudian hari. Sebab, bahan-bahan tersebut dapat menjadi faktor penyebab risiko kanker. 6. Infeksi Kanker memang tidak menular seperti infeksi, namun virus dapat memicu perubahan pada sel yang akhirnya berkembang menjadi kanker. Sebagai contoh, sekitar 70% kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV), sedangkan limfoma dikaitkan dengan virus Epstein-Barr. Oleh karena itu, infeksi juga tidak bisa dianggap sepele. Faktor Risiko yang Tidak Bisa Diubah 1. Usia Kanker bisa tumbuh di tubuh siapa saja, tanpa memandang usia, tapi risiko kanker juga meningkat seiring bertambahnya usia. Semakin tua seseorang, semakin besar kemungkinannya terpapar karsinogen atau mengalami perubahan sel. 2. Karsinogen Zat karsinogenik adalah zat yang dapat mengubah perilaku sel dalam tubuh dan meningkatkan kemungkinan terbentuknya sel kanker. Zat-zat ini dapat ditemukan dalam lingkungan sekitar kita serta dalam makanan yang dikonsumsi. 3. Genetik Beberapa orang memiliki risiko tinggi terkena kanker tertentu yang diwariskan secara genetik sejak lahir. Walaupun tidak menjamin pasti mengalami kanker, namun semakin tinggi kecenderungan genetik, semakin besar pula kemungkinan terkena kanker. 4. Sistem Imun Terakhir, individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah juga rentan terhadap risiko kanker. Ini dapat mencakup orang yang telah menjalani transplantasi organ dan mengonsumsi obat untuk menekan sistem kekebalan mereka untuk mencegah penolakan organ, serta orang yang mengidap HIV atau AIDS, atau kondisi medis lain yang mengurangi kemampuan sistem kekebalan mereka melawan penyakit. Cara Mencegah Kanker Sejak Dini Setelah mengetahui faktor risiko dan faktor yang bisa diubah, kita dapat melakukan beberapa langkah untuk mencegah kanker sejak dini, antara lain: 1. Menjaga Pola Makan Tingkatkan konsumsi makanan yang sehat dengan nutrisi seimbang dan perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Meskipun kamu masih dapat menikmati makanan enak, penting untuk membatasi konsumsi daging yang dibakar atau dimasak secara berlebihan, makanan yang mengandung lemak jenuh, dan alkohol. 2. Olahraga Berolahraga secara teratur dapat membantu tubuh mengatur hormon yang berkontribusi pada perkembangan kanker. Selain itu, olahraga juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh kita sehingga kita dapat terhindar dari berbagai penyakit. Anda bisa mencoba berbagai jenis olahraga gratis seperti jalan santai atau bersepeda di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda, yoga atau zumba di rumah, dan latihan dengan mengikuti instruksi dari YouTube. Jika Anda belum terbiasa berolahraga secara teratur, mulailah dengan perlahan dan sesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. 3. Kelola Stress Pasti sudah tidak asing dengan pepatah "Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau". Hindarilah kebiasaan untuk selalu membandingkan apa yang dimiliki orang lain atau pencapaian orang lain. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan stres, bahkan dapat meningkatkan level stres seseorang. Tingkat stres yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan sistem tubuh dan menurunkan daya tahan tubuh. Namun, ada banyak cara untuk mengatasi stres seperti menghabiskan waktu sendiri, traveling, berbelanja, mencoba resep baru, dan masih banyak lagi. 4. Hindari Perilaku yang Berisiko Batasi atau jika memungkinkan, hentikan konsumsi alkohol dan merokok. Selain itu, hindari juga perilaku berisiko yang dapat meningkatkan risiko kanker seperti berpraktik seks yang tidak aman dan berbagi jarum. 5. Menyiapkan Asuransi Kesehatan Menyiapkan asuransi kesehatan adalah langkah penting dalam perencanaan keuangan untuk menghadapi risiko kesehatan yang mungkin terjadi. Anda bisa membeli produk asuransi dari IFG Life untuk menjalani hidup dengan lebih tenang.

person
dowload background

Life by IFG

Perlindungan easy untuk jalani hidup tanpa worry.

Download Life by IFG sekarang.

download ifg life app on google playdownload ifg life app on app store
download ifg life app