Beranda

/

Berita

/

Detail Berita

Hidup Sehat

Tuberkulosis: Tantangan Kesehatan yang Bisa Diatasi

user-icon
Oliver Sebastian Hasiholan | 2025, 23 Juli
share-iconShare
Tuberkulosis: Tantangan Kesehatan yang Bisa Diatasi

Masalah penyakit tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu perhatian serius dalam  bidang kesehatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. 
 
Menurut laporan dari Global TB WHO 2023,  Setiap tahunnya, ada sekitar 824.000 kasus terlapor dan 93.000 kematian di Indonesia  diakibatkan oleh penyakit tuberkulosis. Rata-rata 11 orang meninggal per jam akibat TBC nasional. Bahkan, angka kasus TBC di Indonesia bisa dibilang termasuk yang  tertinggi di dunia.  

 

Mitos & Fakta Seputar TBC 

Mitos-mitos seputar TBC menjadi faktor yang membuat masyarakat ragu untuk melakukan pemeriksaan TBC sejak awal. Banyak dari mitos tersebut memiliki nuansa mistis dan tidak memiliki dasar medis yang terbukti. Akibatnya, banyak yang terlambat mendapatkan penanganan yang tepat untuk penyakit ini.  

Untuk menghindari penyebaran mitos yang tidak benar, penting bagi kita untuk memahami fakta seputar penyakit TBC. Berikut adalah beberapa fakta penting yang perlu diketahui: 

 

TBC Adalah Penyakit Genetis 

Terdapat anggapan keliru bahwa TBC adalah penyakit genetis, padahal TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penularannya terjadi melalui udara yang terkontaminasi percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Meski sering menyebar di antara anggota keluarga, hal itu bukan karena faktor keturunan, melainkan karena kontak erat di lingkungan yang sama. Oleh karena itu, menjaga kebersihan, ventilasi ruangan yang baik, dan menghindari kontak dekat dengan penderita TBC aktif merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit ini.  

 

Orang Terinfeksi TBC Pasti Alami Kondisi Parah 

Banyak orang mengira bahwa penderita TBC selalu dalam kondisi tidak sehat, padahal faktanya sebagian besar orang pernah terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis setidaknya sekali seumur hidup. Namun, tidak semua infeksi berkembang menjadi penyakit. Dalam banyak kasus, sistem kekebalan tubuh mampu mengendalikan bakteri dan mencegahnya berkembang, yang dikenal sebagai infeksi laten—bakteri tetap ada dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala. Sekitar 90% individu yang terinfeksi bakteri TBC mengalami kondisi laten ini. 

Hanya sekitar 10% dari mereka yang terinfeksi yang akan mengembangkan TBC aktif, terutama jika sistem kekebalan tubuh mereka melemah. Faktor-faktor seperti usia, kondisi medis tertentu, dan lingkungan dapat memengaruhi perkembangan penyakit. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa infeksi TBC tidak selalu berarti menderita penyakit aktif. Namun, mengingat tingginya kasus TBC di Indonesia, pemeriksaan kesehatan rutin dan konsultasi medis jika ada gejala atau riwayat paparan tetap sangat dianjurkan. 

 

Risiko Terinfeksi TBC Hanya di Masyarakat Ekonomi Bawah 

Miskonsepsi tentang TBC masih sering muncul, seperti anggapan bahwa penyakit ini hanya menyerang orang dengan status ekonomi rendah. Padahal, siapa pun bisa terinfeksi TBC, terutama mereka dengan daya tahan tubuh lemah, seperti penderita HIV/AIDS, pengguna obat imunosupresif, atau individu dengan kondisi medis tertentu. Malnutrisi juga meningkatkan risiko infeksi karena melemahkan sistem kekebalan tubuh, terutama jika tubuh kekurangan vitamin D, protein, dan zat besi. Kontak langsung dan jangka panjang dengan penderita TBC yang belum diobati, seperti dalam lingkungan rumah tangga, juga menjadi faktor risiko utama. 

TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang menyebar melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Oleh karena itu, penting untuk memahami fakta yang benar mengenai TBC dan melakukan langkah pencegahan yang tepat, seperti menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan sehat, menghindari kontak erat dengan penderita yang belum diobati, serta menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin. 

 

Infeksi TBC Hanya Berdampak ke Paru-Paru 

Bakteri TBC umumnya menginfeksi paru-paru karena saluran pernapasan adalah jalur masuk utama. Di paru-paru, bakteri berkembang dan menyebabkan infeksi, namun jika tidak diobati, dapat menyebar ke organ lain seperti ginjal, tulang, otak, dan kelenjar getah bening melalui aliran darah atau sistem limfatik. Ketika infeksi menyebar ke luar paru-paru, kondisi ini disebut tuberkulosis ekstrapulmoner, yang bisa menyerang berbagai organ tergantung lokasi infeksi. 

Jenis-jenis TBC ekstrapulmoner meliputi TB tulang, TB kelenjar getah bening, dan TB usus. TB tulang biasanya menyerang tulang belakang atau panggul dan menimbulkan nyeri atau gangguan gerak. TB kelenjar ditandai dengan pembengkakan, terutama di leher atau ketiak, sementara TB usus menyebabkan gangguan pencernaan, diare kronis, dan penurunan berat badan. Karena itu, deteksi dini, pengobatan yang tepat, dan pemantauan rutin sangat penting untuk mencegah komplikasi serius akibat penyebaran TBC ke organ tubuh lainnya. 

 

TBC Tidak Bisa Diobati 

Salah satu mitos yang sering muncul tentang TBC adalah anggapan bahwa penyakit ini tidak bisa disembuhkan, padahal kenyataannya sebagian besar penderita TBC memiliki peluang sembuh yang sangat tinggi jika menjalani pengobatan secara rutin dan tepat. Menurut Hellosehat, sekitar 99% penderita dapat sembuh bila mengikuti pengobatan yang direkomendasikan selama enam hingga sembilan bulan dengan kombinasi obat anti-TBC. Konsistensi dalam menjalani pengobatan sangat penting, karena jika tidak dilakukan secara teratur, bakteri TBC bisa kembali berkembang. Oleh karena itu, penderita perlu mematuhi instruksi medis, mengonsumsi obat sesuai jadwal, dan rutin berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kesembuhan optimal. 

 

Penularan TBC Sangat Mudah 

Meskipun TBC adalah penyakit menular, penularannya tidak semudah yang dibayangkan dan membutuhkan kontak intensif dalam jangka waktu lama dengan penderita infeksi aktif, terutama melalui percikan air liur saat batuk atau bersin di lingkungan tertutup. Karena itu, tidak perlu mengasingkan atau mendiskriminasi penderita TBC. Penderita yang menjalani pengobatan secara tepat dan konsisten memiliki risiko penularan yang jauh lebih rendah. Selain itu, tindakan pencegahan seperti menutup mulut saat batuk, menggunakan masker, menjaga kebersihan, dan memastikan ventilasi yang baik dapat membantu meminimalkan risiko penyebaran.  

 

Kesimpulan

  Sebagai masyarakat, penting bagi kita untuk memberikan dukungan dan pemahaman kepada penderita TBC. Mereka juga berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan tidak diskriminatif. Edukasi mengenai fakta-fakta TBC serta langkah-langkah pencegahan penularan yang tepat akan membantu menghilangkan stigma dan membangun lingkungan yang inklusif untuk penderita TBC.  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru
Korporasi
Tuberkulosis: Tantangan Kesehatan yang Bisa Diatasi
Tetap Tenang di Tengah Volatilitas: Memahami Kondisi Pasar dan Pentingnya Disiplin Investasi DPLK
Dalam beberapa waktu terakhir, pasar keuangan global dan domestik mengalami dinamika yang cukup tinggi. Penyesuaian ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang turut memengaruhi kinerja pasar modal baik saham maupun obligasi. Kondisi ini wajar terjadi dalam siklus investasi. Namun, bagi peserta Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) , penting untuk memahami bahwa volatilitas jangka pendek-menengah bukanlah indikator utama keberhasilan investasi jangka panjang. Apa yang Sedang Terjadi di Pasar? Beberapa faktor utama yang memengaruhi kondisi saat ini antara lain: · Suku bunga global yang masih relatif tinggi, sebagai respons terhadap inflasi di berbagai negara maju · Arus modal global yang dinamis · Ketidakpastian eksternal Faktor-faktor tersebut berdampak pada fluktuasi harga aset, baik saham maupun obligasi. Apa Dampaknya bagi Investasi DPLK? Portofolio DPLK pada umumnya dirancang dengan prinsip kehati-hatian dan diversifikasi. Artinya: · Fluktuasi nilai investasi dalam jangka pendek-menengah adalah hal yang normal · Setiap instrumen memiliki peran masing-masing dalam menjaga keseimbangan risiko dan imbal hasil. · Pengelolaan dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan tujuan jangka panjang peserta Mengapa Tidak Perlu Panik? Investasi dana pensiun memiliki karakteristik jangka panjang. Dalam konteks ini: · Volatilitas pasar justru seringkali menjadi bagian dari proses menuju pertumbuhan nilai Investasi. · Sejarah menunjukkan bahwa pasar keuangan memiliki kecenderungan untuk pulih dan bertumbuh seiring waktu. · Keputusan yang terlalu reaktif terhadap kondisi jangka pendek berpotensi mengurangi hasil investasi di masa depan. Siklus Indeks Harga Saham Gabungan: Sebagai ilustrasi, merujuk pada grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di atas, dalam 36 tahun terakhir (1990–2026) tercatat telah terjadi beberapa siklus penurunan pasar (bear market) yang menyebabkan fluktuasi indeks secara signifikan. Sepanjang perjalanannya, IHSG telah melewati berbagai dinamika dan tantangan ekonomi global maupun domestik. Namun demikian, pola historis menunjukkan bahwa setiap fase penurunan umumnya diikuti dengan periode pemulihan. Seiring waktu, indeks kembali menguat dan bahkan mencatatkan pertumbuhan hingga mencapai titik tertinggi baru (all-time high) Fokus pada Tujuan Jangka Panjang Sebagai peserta DPLK , yang terpenting adalah: · Menjaga konsistensi iuran berkala · Memilih profil investasi yang sesuai dengan horizon dan toleransi risiko · Tidak mudah terpengaruh oleh pergerakan pasar jangka pendek, mengingat tujuan yang dicapai adalah jangka panjang. Komitmen DPLK IFG Life Kami berkomitmen untuk terus mengelola dana peserta secara prudent , transparan, dan profesional, serta melakukan penyesuaian strategi investasi sesuai dengan perkembangan kondisi pasar. Kami juga akan terus memberikan informasi dan edukasi secara berkala agar peserta dapat memahami dinamika investasi dengan lebih baik. Volatilitas adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan investasi. Dengan pemahaman yang tepat dan disiplin dalam berinvestasi, kita dapat tetap berada di jalur yang benar untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
Olahraga
Tuberkulosis: Tantangan Kesehatan yang Bisa Diatasi
MetaRun 2026 Bersama IFG Life
MetaRun 2026 resmi dilakukan pada hari Minggu, 26 April. Merayakan kebugaran, komunitas, dan budaya digital dengan cara yang dinamis. Bertempat di Hutan Kota by Plataran, acara ini telah menyatukan pelari dari seluruh Indonesia dari berbagai tingkatan dalam suasana energik yang berfokus pada kesejahteraan fisik dan tren gaya hidup modern. Sejalan dengan brand IFG Life yang mengedepankan pentingnya menjaga hidup sehat dan aktif sebagai bagian dari kesejahteraan finansial dan pribadi jangka panjang. Acara seperti MetaRun berkontribusi pada kesadaran yang lebih luas tentang kesehatan sebagai bagian penting dari perencanaan hidup. MetaRun 2026 berhasil menunjukkan bagaimana acara kebugaran dapat melampaui aktivitas fisik untuk memberikan keselarasan merek dan dampak gaya hidup yang bermakna. Acara tersebut memperkuat hubungan antara kesehatan, komunitas, dan keamanan masa depan. Acara ini memberikan contoh yang menarik tentang bagaimana merek dapat melibatkan audiens melalui pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.
Hidup Sehat
Tuberkulosis: Tantangan Kesehatan yang Bisa Diatasi
Pentingnya Mengenal Stroke
Stroke adalah kondisi serius yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa disadari oleh siapa pun, berapapun usianya. Ada dua jenis stroke umum, salah satunya adalah stroke iskemik, yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat karena penyumbatan di pembuluh darah. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah, baik yang berasal dari jantung atau langsung di otak. Ketika gumpalan darah terjadi dan menyebabkan penyumbatan, aliran darah terganggu, yang menyebabkan otak kekurangan oksigen, sehingga sel-sel otak menjadi rusak atau bahkan mati jika tidak segera diobati. Di sisi lain, stroke umum kedua adalah stroke hemoragik yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan pendarahan. Kondisi ini dapat terjadi di dalam jaringan otak atau di ruang antara otak dan selubung pelindungnya. Penyebab umum adalah tekanan darah tinggi atau aneurisma yang pecah. Karena melibatkan pendarahan, jenis stroke ini terkadang lebih berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang lebih cepat. Gejala stroke sering muncul tiba-tiba dan harus segera dikenali untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi: Kesulitan bergerak atau kehilangan keseimbangan (ataksia). Gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda (diplopia). Bicara cadel, bicara tidak jelas, atau ketidakmampuan untuk berbicara. Perubahan kondisi mental seperti kebingungan atau penurunan kesadaran. Vertigo, mual, muntah, atau sakit kepala parah. Untuk mencegah stroke dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga gaya hidup sehat sangat penting, seperti berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan sehat bergizi, dan menghindari merokok dan alkohol. Penting untuk memantau tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol secara teratur, serta menjaga kualitas tidur dan mengelola stres dengan baik. Untuk perlindungan ekstra dari risiko kesehatan yang tidak terduga.
comment-icon
0 Komentar
profile-icon

Belum ada komentar...
Kamu mungkin juga suka berita ini
thumbnail-article
Korporasi
2026, 30 April
Tetap Tenang di Tengah Volatilitas: Memahami Kondisi Pasar dan Pentingnya Disiplin Investasi DPLK
Dalam beberapa waktu terakhir, pasar keuangan global dan domestik mengalami dinamika yang cukup tinggi. Penyesuaian ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang turut memengaruhi kinerja pasar modal baik saham maupun obligasi. Kondisi ini wajar terjadi dalam siklus investasi. Namun, bagi peserta Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) , penting untuk memahami bahwa volatilitas jangka pendek-menengah bukanlah indikator utama keberhasilan investasi jangka panjang. Apa yang Sedang Terjadi di Pasar? Beberapa faktor utama yang memengaruhi kondisi saat ini antara lain: · Suku bunga global yang masih relatif tinggi, sebagai respons terhadap inflasi di berbagai negara maju · Arus modal global yang dinamis · Ketidakpastian eksternal Faktor-faktor tersebut berdampak pada fluktuasi harga aset, baik saham maupun obligasi. Apa Dampaknya bagi Investasi DPLK? Portofolio DPLK pada umumnya dirancang dengan prinsip kehati-hatian dan diversifikasi. Artinya: · Fluktuasi nilai investasi dalam jangka pendek-menengah adalah hal yang normal · Setiap instrumen memiliki peran masing-masing dalam menjaga keseimbangan risiko dan imbal hasil. · Pengelolaan dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan tujuan jangka panjang peserta Mengapa Tidak Perlu Panik? Investasi dana pensiun memiliki karakteristik jangka panjang. Dalam konteks ini: · Volatilitas pasar justru seringkali menjadi bagian dari proses menuju pertumbuhan nilai Investasi. · Sejarah menunjukkan bahwa pasar keuangan memiliki kecenderungan untuk pulih dan bertumbuh seiring waktu. · Keputusan yang terlalu reaktif terhadap kondisi jangka pendek berpotensi mengurangi hasil investasi di masa depan. Siklus Indeks Harga Saham Gabungan: Sebagai ilustrasi, merujuk pada grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di atas, dalam 36 tahun terakhir (1990–2026) tercatat telah terjadi beberapa siklus penurunan pasar (bear market) yang menyebabkan fluktuasi indeks secara signifikan. Sepanjang perjalanannya, IHSG telah melewati berbagai dinamika dan tantangan ekonomi global maupun domestik. Namun demikian, pola historis menunjukkan bahwa setiap fase penurunan umumnya diikuti dengan periode pemulihan. Seiring waktu, indeks kembali menguat dan bahkan mencatatkan pertumbuhan hingga mencapai titik tertinggi baru (all-time high) Fokus pada Tujuan Jangka Panjang Sebagai peserta DPLK , yang terpenting adalah: · Menjaga konsistensi iuran berkala · Memilih profil investasi yang sesuai dengan horizon dan toleransi risiko · Tidak mudah terpengaruh oleh pergerakan pasar jangka pendek, mengingat tujuan yang dicapai adalah jangka panjang. Komitmen DPLK IFG Life Kami berkomitmen untuk terus mengelola dana peserta secara prudent , transparan, dan profesional, serta melakukan penyesuaian strategi investasi sesuai dengan perkembangan kondisi pasar. Kami juga akan terus memberikan informasi dan edukasi secara berkala agar peserta dapat memahami dinamika investasi dengan lebih baik. Volatilitas adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan investasi. Dengan pemahaman yang tepat dan disiplin dalam berinvestasi, kita dapat tetap berada di jalur yang benar untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
thumbnail-article
Olahraga
2026, 27 April
MetaRun 2026 Bersama IFG Life
MetaRun 2026 resmi dilakukan pada hari Minggu, 26 April. Merayakan kebugaran, komunitas, dan budaya digital dengan cara yang dinamis. Bertempat di Hutan Kota by Plataran, acara ini telah menyatukan pelari dari seluruh Indonesia dari berbagai tingkatan dalam suasana energik yang berfokus pada kesejahteraan fisik dan tren gaya hidup modern. Sejalan dengan brand IFG Life yang mengedepankan pentingnya menjaga hidup sehat dan aktif sebagai bagian dari kesejahteraan finansial dan pribadi jangka panjang. Acara seperti MetaRun berkontribusi pada kesadaran yang lebih luas tentang kesehatan sebagai bagian penting dari perencanaan hidup. MetaRun 2026 berhasil menunjukkan bagaimana acara kebugaran dapat melampaui aktivitas fisik untuk memberikan keselarasan merek dan dampak gaya hidup yang bermakna. Acara tersebut memperkuat hubungan antara kesehatan, komunitas, dan keamanan masa depan. Acara ini memberikan contoh yang menarik tentang bagaimana merek dapat melibatkan audiens melalui pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.
thumbnail-article
Hidup Sehat
2026, 07 April
Pentingnya Mengenal Stroke
Stroke adalah kondisi serius yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa disadari oleh siapa pun, berapapun usianya. Ada dua jenis stroke umum, salah satunya adalah stroke iskemik, yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat karena penyumbatan di pembuluh darah. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah, baik yang berasal dari jantung atau langsung di otak. Ketika gumpalan darah terjadi dan menyebabkan penyumbatan, aliran darah terganggu, yang menyebabkan otak kekurangan oksigen, sehingga sel-sel otak menjadi rusak atau bahkan mati jika tidak segera diobati. Di sisi lain, stroke umum kedua adalah stroke hemoragik yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan pendarahan. Kondisi ini dapat terjadi di dalam jaringan otak atau di ruang antara otak dan selubung pelindungnya. Penyebab umum adalah tekanan darah tinggi atau aneurisma yang pecah. Karena melibatkan pendarahan, jenis stroke ini terkadang lebih berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang lebih cepat. Gejala stroke sering muncul tiba-tiba dan harus segera dikenali untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi: Kesulitan bergerak atau kehilangan keseimbangan (ataksia). Gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda (diplopia). Bicara cadel, bicara tidak jelas, atau ketidakmampuan untuk berbicara. Perubahan kondisi mental seperti kebingungan atau penurunan kesadaran. Vertigo, mual, muntah, atau sakit kepala parah. Untuk mencegah stroke dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga gaya hidup sehat sangat penting, seperti berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan sehat bergizi, dan menghindari merokok dan alkohol. Penting untuk memantau tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol secara teratur, serta menjaga kualitas tidur dan mengelola stres dengan baik. Untuk perlindungan ekstra dari risiko kesehatan yang tidak terduga.
thumbnail-article
Korporasi
2026, 01 April
Pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS
Proses pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS dari IFG Life dirancang agar mudah dan praktis bagi nasabah. Langkah pertama yang Anda perlu dilakukan adalah mengunduh dan mengisi formulir klaim Tebus/Ekspirasi via website resmi IFG Life. Kedua, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen pendukung seperti polis asli, fotokopi KTP, serta informasi rekening bank untuk proses pencairan dana. Kelengkapan dokumen di awal akan membantu mempercepat proses verifikasi klaim. Setelah itu ajukan formulir klaim beserta dokumen yang telah dilengkapi melalui jalur resmi IFG Life, baik melalui tenaga pemasar resmi maupun layanan customer service. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan keabsahan proses klaim. IFG Life juga menyediakan layanan customer service di berbagai kota di Indonesia, sehingga nasabah dapat dengan mudah mendapatkan bantuan jika diperlukan selama proses pengajuan. Dalam kondisi tertentu, jika pemegang polis meninggal dunia, klaim dapat diajukan oleh penerima manfaat sesuai dengan ketentuan polis. Dokumen tambahan seperti akta kematian atau surat keterangan meninggal dari instansi berwenang wajib dilampirkan. Sementara itu, apabila polis asli hilang atau tidak ditemukan, nasabah tetap dapat melanjutkan proses klaim dengan mengajukan permohonan duplikat polis kepada pihak IFG Life. Terakhir, penting untuk diingat, seluruh layanan klaim IFG Life tidak dikenakan biaya. Nasabah diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan IFG Life dan meminta imbalan dalam proses klaim. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi layanan resmi IFG Life melalui call center, WhatsApp, atau email yang tersedia untuk memastikan proses klaim berjalan dengan aman, resmi, dan terpercaya.
person
download background
#BantuJagaMasaDepan
DownloadOneSekarang
download one by ifg on google play
download one by ifg on app store
Disclaimer
Instagram
X
Youtube
Facebook
Linkedin
TikTok
certification CBQA
certification TUV
Instagram
X
Youtube
Facebook
Linkedin
TikTok
certification CBQA
certification TUV

Pemberitahuan Privasi|Pemberitahuan Kebijakan Cookies|Whistleblower
Copyright © 2023-2025 IFG Life