Beranda

/

Berita

/

Detail Berita

Hidup Sehat

Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang

user-icon
Dimas Setianto | 2024, 10 Juli
share-iconShare
Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang

Apakah Anda seorang individu yang memperhatikan perubahan dalam kesehatan mental sendiri dan orang-orang terdekat saat bekerja dari rumah selama masa pandemi ini? Meskipun work from home (WFH) menawarkan banyak kenyamanan, tidak dapat disangkal bahwa bekerja dari rumah juga dapat mempengaruhi kesehatan mental.

Bagi beberapa orang, bekerja dari rumah memiliki banyak keuntungan dan daya tarik, seperti tidak ada aturan berpakaian yang kaku, menghemat waktu dalam perjalanan ke dan dari kantor, dan memberikan kebebasan untuk memilih tempat kerja.

Namun, pada kenyataannya, bekerja dari rumah juga dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan mental. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Journal of Occupational and Environmental Medicine pada Maret 2021, melibatkan 988 responden yang menjawab kuesioner antara April 2020 hingga Juni 2020. 

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa penerapan work from home (WFH) berhubungan dengan penurunan status kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan, serta meningkatnya jumlah masalah kesehatan fisik dan mental yang baru muncul. Sekitar dua pertiga dari responden melaporkan adanya satu atau lebih masalah kesehatan fisik baru, sementara hampir tiga perempat dari mereka mengalami setidaknya satu masalah kesehatan mental baru.

Dalam sebuah penelitian lain yang berjudul "Impact of COVID-19 on mental health and quality of life: Is there any effect?" yang dipublikasikan oleh PLoS ONE, melalui survei berbasis web yang dilakukan di 18 negara di Timur Tengah dan Afrika Utara, termasuk Aljazair, Bahrain, Mesir, Irak, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Oman, Palestina, Qatar, Republik Yaman, Arab Saudi, Sudan, Suriah, Tunisia, dan Uni Emirat Arab, ditemukan bahwa sekitar 40% dari peserta melaporkan peningkatan stres yang disebabkan oleh pekerjaan selama pandemi. 

Selain itu, 45,3% peserta merasakan peningkatan tingkat stres akibat masalah keuangan, dan 60,3% peserta mengalami peningkatan stres karena bekerja dari rumah selama pandemi.

Apa yang sebenarnya membuat para pekerja merasa cemas dan stres ketika bekerja dari rumah? Salah satu faktor utama yang sering dialami oleh para pekerja adalah kurangnya struktur waktu yang teratur. Selain itu, ada juga tantangan lain yang harus dihadapi, seperti menghabiskan waktu kerja di rumah bersama pasangan, anak-anak, atau orang tua yang sudah lanjut usia. Hal ini berarti adanya lebih banyak gangguan atau distraksi selama bekerja di rumah yang dapat menyebabkan tingkat stres meningkat.

 

Tips Atasi stres agar tidak cemas selama bekerja di rumah

Apabila kamu merasa tingkat stresmu semakin meningkat, saatnya mengatasi hal tersebut dengan baik dan benar. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat kamu ikuti untuk meningkatkan kesehatan mental saat bekerja dari rumah:

1. Pertahankan Rutinitas Pagi

Mari kita angkat tangan jika selama bekerja dari rumah, sering kali kita bangun dari tempat tidur hanya 10 hingga 15 menit sebelum meeting pagi! Kebiasaan terburu-buru seperti ini dapat menjadi salah satu pemicu stres. 

Pertama, kita akan merasa terburu-buru karena waktu terasa terus mengejar. Kedua, kita akan melewatkan banyak rutinitas pagi yang seharusnya membantu tubuh dan pikiran kita siap menghadapi aktivitas.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga rutinitas pagi yang biasa kita lakukan saat pergi ke kantor. Misalnya, bangun tepat waktu, mandi, berpakaian, dan sarapan pagi yang memberi energi bagi tubuh dan memenuhi kebutuhan cairan sepanjang hari. 

Rutinitas pagi ini akan membantu menjaga jam biologis tubuh kita tetap teratur. Dengan demikian, otak kita dapat fokus saat bekerja dari rumah dan membantu kita merasa nyaman.

2. Self Care Dengan Teratur, Tidak Saat Stres Saja

Bagi sebagian besar orang, kehidupan kantor yang dimulai dari pukul 09.00 hingga pukul 17.00 sore menciptakan jadwal yang terstruktur, mulai dari saat tiba di kantor, menyelesaikan pekerjaan, hingga pulang. 

Namun, ketika bekerja dari rumah, struktur tersebut bergantung pada diri sendiri. Jika tidak memiliki jadwal yang teratur, dampaknya seringkali sulit mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta mengalokasikan waktu untuk perawatan diri. Ketidakseimbangan ini akhirnya dapat menyebabkan kecemasan dan stres.

Oleh karena itu, saat bekerja dari rumah, penting untuk secara teratur memprioritaskan perawatan diri, bukan hanya ketika merasa stres. Melakukan self-care ini membantu menjaga koneksi dengan diri sendiri dan lebih memahami apa yang dibutuhkan untuk mencapai keseimbangan dalam kehidupan kerja. 

Sisihkan waktu untuk mengetahui cara terbaik menjaga diri dan memenuhi kebutuhanmu. Cobalah melibatkan diri dalam hal-hal yang kamu sukai, seperti berolahraga secara teratur, meditasi, yoga, membaca buku favorit saat waktu luang, atau mendengarkan musik yang kamu nikmati.

Jangan Panik Jika ada Notifikasi Masuk

Ketika bekerja dari rumah, ada kalanya kamu menghadapi hari yang penuh dengan jadwal panggilan Zoom yang tak berujung, sementara kamu tetap harus menangani email dan pesan yang terus berdatangan dari klien, staf, atau rekan kerja. 

Tak heran jika kamu merasa cemas setiap kali ada notifikasi email atau pesan yang masuk. Kamu ingin segera mengetahui isinya dan memberikan respons yang cepat. Akibatnya, kamu mungkin terlambat makan siang.

Untuk menghindari hal ini menjadi kebiasaan, berikut adalah beberapa tips untuk mengatur waktu kerja. Pertama, tentukan kapan kamu akan online dan kapan kamu akan offline. Saat sedang dalam pertemuan, kamu dapat mengatur status "sedang rapat" agar rekan kerja tidak bingung mengapa kamu belum membalas atau menghubungi mereka. 

Selanjutnya, saat istirahat, hindari kegiatan online dan matikan atau sembunyikan perangkatmu selama satu jam. Hal ini membantu kamu bersantai sejenak sebelum kembali bekerja dan memungkinkan kamu fokus menjawab email yang membutuhkan prioritas tinggi terlebih dahulu.

2. Jangan Ragu Untuk Menolak Permintaan Tidak Terkait Pekerjaan

Selama jam kerja, seringkali kamu akan menerima berbagai permintaan, baik yang terkait maupun yang tidak terkait dengan pekerjaanmu. Bagi sebagian orang, sulit untuk mengatakan tidak kepada orang lain dan menempatkan kebutuhan pribadi di atas kebutuhan orang lain.

Namun, penting untuk menyadari bahwa menolak permintaan orang lain adalah hal yang wajar jika itu mengganggu kemampuanmu untuk menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawabmu. 

Jika beban kerjamu sudah penuh, kamu dapat menolak permintaan dengan sopan, menjelaskan bahwa kamu akan menanganinya setelah menyelesaikan pekerjaan yang sedang kamu lakukan. Dengan cara ini, orang lain akan mengerti bahwa kamu butuh waktu dan mereka tidak perlu terus-menerus mengejarmu.

3. Minta dukungan dari Orang Terdekat

Terakhir namun tak kalah penting, ingatlah bahwa tidak ada yang salah dalam meminta bantuan ketika kamu membutuhkannya. Kamu tidak perlu merasa sendirian. Pasangan, anak-anak, dan orang-orang terdekatmu dapat memberikan dukungan saat kamu membutuhkannya.

Jika kamu merasa kewalahan, cemas, atau stres saat bekerja dari rumah, dan situasinya tidak terkendali, berbicaralah dengan seseorang yang kamu percayai atau orang terdekatmu, dan cari bantuan yang sesuai. Jika diperlukan, diskusikan kondisimu dengan dokter atau terapis.

 

Seperti halnya keterampilan lainnya, belajar mengelola kecemasan saat bekerja dari rumah membutuhkan latihan, waktu, dan perhatian terhadap diri sendiri. Selain mengikuti langkah-langkah sebelumnya untuk meningkatkan kesehatan mental, jangan lupakan pentingnya menjaga kesehatan fisikmu juga! Salah satu cara untuk melindungi diri dan orang-orang terdekatmu selama bekerja dari rumah adalah dengan memiliki asuransi kesehatan dari IFG Life yang dapat memenuhi kebutuhan proteksi..

Berita Terbaru
Olahraga
Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang
Beragam Acara Lari Menjelang Akhir Tahun
Menjelang penutupan tahun, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga, khususnya lari, terus meningkat. Setelah suksesnya penyelenggaraan Jakim 2025 pada 29 Juni lalu yang menarik perhatian luas, berbagai agenda lari lainnya dari berbagai daerah di Indonesia siap menyambut Anda hingga akhir tahun. Berikut beberapa di antaranya yang patut menjadi pilihan: Singosari Color Run 2025 Bagi Anda yang menyukai pengalaman lari dengan nuansa seni dan warna, Singosari Color Run 2025 dapat menjadi pilihan menarik. Acara ini memadukan olahraga dengan hiburan musik yang menciptakan suasana ceria dan penuh kebersamaan. Diselenggarakan pada 28 Desember 2025 di Malang , peserta berkesempatan memperoleh berbagai doorprize serta merchandise seperti goodie bag dan jersey resmi acara. Lokasinya pun memungkinkan Anda untuk sekaligus menikmati liburan di kota Malang. Jakcloth Run 2025 Jakcloth Run 2025 menjadi pilihan ideal bagi pemula yang baru memulai perjalanan di dunia lari. Dengan jarak 5 kilometer , acara ini dirancang agar tetap nyaman dan inklusif. Diselenggarakan pada pagi hari dan dilengkapi dengan hiburan musik serta area kuliner ringan, kegiatan ini memberikan pengalaman lari yang menyenangkan. Acara akan berlangsung di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat , pada 28 Desember 2025 , sekaligus menjadi ajang bersosialisasi dengan komunitas pelari lainnya. Glow Night Fun Run 2025 Berbeda dari acara lainnya, Glow Night Fun Run 2025 digelar bertepatan dengan malam pergantian tahun menuju 2026 . Acara ini berlangsung mulai pukul 19.00 hingga tengah malam di Prime Plaza Hotel, Purwakarta, Jawa Barat . Mengusung konsep lari malam yang dipadukan dengan musik dan perayaan tahun baru, acara ini menawarkan cara unik dan sehat untuk menutup tahun. Kesimpulan Beragam acara lari di akhir tahun 2025 tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga merepresentasikan semangat kebersamaan dan gaya hidup aktif. Bagi Anda yang belum pernah mengikuti lari jarak jauh, rangkaian acara ini dapat menjadi titik awal yang tepat. Disarankan untuk memulai dari jarak terpendek dan meningkatkannya secara bertahap seiring dengan meningkatnya kebiasaan dan kesiapan fisik.
Olahraga
Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang
Color Walk: Cara Baru Menghilangkan Penat
Ketika Anda memikirkan cara menghilangkan stres, pasti terpikir solusi caranya yang umum adalah dengan meditasi atau berolahraga. Akan tetapi ada kegiatan yang tujuannya agar Anda lebih fokus pada momen sekarang dan pikiran menjadi lebih jernih serta lebih segar. Aktivitas ini berupa jalan kaki atau bergerak santai di taman atau sekitaran tempat tinggal dan pejalan aktivitas harus menemukan warna yang mereka sudah putuskan untuk pilih sepanjang rute jalan kaki yang mereka pilih. Teknik color walk ini dipercaya dapat membantu seseorang untuk mengalihkan diri dari pikiran-pikiran negatif dan lebih fokus pada hal-hal yang disekitarnya. Ketika perhatian teralih ke hal sederhana seperti menemukan benda yang merefleksikan warna pilihan, itu akan membantu pikiran untuk lebih fokus pada momen sekarang, sehingga Anda secara pikiran akan lebih tenang dan pikiran menjadi lebih bebas dari pemikiran negatif yang mengganggu ketenangan Anda. Pengertian Color Walk Secara sederhana, aktivitas ini melibatkan seseorang dalam aktivitas jalan kaki yang diawali dengan pemilihan warna sebelum melakukan aktivitas tersebut. Setelah itu, pejalan kaki bisa memulai jalan santai di outdoor dengan mencari benda-benda yang dilewatinya yang sesuai dengan warna yang dipilih sebelum memulai perjalanan. Dengan melakukan hal tersebut, dipercaya dapat menenangkan pikiran pelaku aktivitas dan juga membantu dalam pergerakan tubuh yang secara langsung melibatkan seseorang dalam aktivitas olahraga. Agar Anda bisa memahami lebih lanjut mengenai manfaat dari color walk, simak berikut: Bisa Membantu Meredakan Stres Meskipun pada dasarnya aktivitas jalan kaki biasa sudah dianggap sehat, akan tetapi seseorang bisa aja masih terdistraksi secara pikiran dan tidak sepenuhnya fokus pada momen yang dijalankan. Sehingga dengan bantuan Color Walk, Anda bisa fokus pada momen sekarang sehingga olahraga lebih maksimal dan juga berdampak pada kesehatan mental. Mengaktifkan Saraf Penyembuhan Ketika seseorang melakukan aktivitas Color Walk, terdapat saraf bernama parasimpatis yang membantu tubuh masuk ke dalam kondisi istirahat dan pemulihan. Ini mempunyai dampak positif dalam jangka waktu tertentu karena Anda mengalihkan fokus dari pikiran yang sibuk dan lebih terlibat di momen yang ada. Pelampiasan Endorfin Sebenarnya aktivitas jalan kaki Color Walk ini tak hanya membantu dalam membawa fokus pada momen yang ada, tapi juga kontribusi dalam pelepasan endorfin yang membantu meningkatkan suasana hati menjadi gembira. Selain membantu Anda merasakan hormon positif, hormon ini juga membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan fungsi kognitif. Seru untuk Dilakukan Aktivitas Color Walk mempunyai elemen bermain dalam aktivitasnya. Karena pelaku ditantang untuk mencari warna pilihannya di segala hal yang dilewatkan olehnya, sehingga sekilas seperti melakukan petak umpet dengan seseorang tapi yang membedakan adalah mencari benda yang merefleksikan warna yang dipilihkan. Jadi Anda tentunya tidak akan bosan ketika menjalani lari semacam ini, bahkan Anda bisa melakukannya dengan orang kesayangan Anda agar terasa lebih terlibat dalam Color Walk. Kesimpulan Jalan kaki biasa adalah aktivitas yang sehat, tapi jika disertai dengan permainan seperti mencari warna kesukaan di sepanjang jalan tak hanya menumbuhkan aspek keseruan tapi juga membantu pelaksana untuk lebih fokus pada momen sekarang dan bisa secara totalitas menjalani jalan kakinya tanpa kedistraksi oleh pikiran atau hal lain. Dengan Anda melakukan Color Walk misalnya di jalan pagi Anda, tentunya akan memberi dampak kesehatan yang baik tak hanya secara fisik tapi juga membantu mental lebih tenang dan fokus pada momen yang ada.
Asuransi
Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang
Penyakit Kritis: Pentingnya Persiapan Sejak Dini untuk Kesehatan dan Finansial
Di tengah aktivitas dan gaya hidup modern, menjaga kesehatan menjadi salah satu investasi jangka panjang yang paling berharga. Banyak kondisi kesehatan serius muncul tanpa gejala awal yang jelas, bahkan pada usia produktif. Berdasarkan berbagai survei kesehatan global, tren menunjukkan bahwa penyakit kritis kini semakin banyak dialami oleh kelompok usia 18–35 tahun, terutama karena pola hidup dan faktor genetik. Dengan memahami kondisi ini, kita dapat mengambil langkah preventif dan protektif sejak dini. Mengenal Penyakit Kritis yang Umum Terjadi Penyakit kritis meliputi berbagai kondisi kesehatan serius yang membutuhkan penanganan menyeluruh. Setiap jenis memiliki karakteristik dan kebutuhan medis yang berbeda, sehingga penting untuk memahami gambaran umumnya. 1. Penyakit Jantung Penyakit jantung merupakan salah satu kondisi yang paling sering ditemui di Indonesia. Umumnya dipicu oleh penyempitan atau penumpukan pada pembuluh darah yang mengganggu suplai oksigen ke jantung. Gejala awal bisa berupa nyeri dada, mudah lelah, atau sesak napas. Penanganan medis untuk kondisi jantung membutuhkan biaya yang beragam, tergantung tingkat keparahannya. 2. Stroke Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat, sehingga mempengaruhi fungsi tubuh secara signifikan. Yang menarik, tren kesehatan menunjukkan bahwa stroke kini tidak lagi hanya dialami oleh kelompok usia lanjut, tapi juga dapat muncul pada usia muda akibat pola hidup, stres, atau kondisi bawaan. Penanganannya membutuhkan pemulihan intensif dan biaya medis yang cukup besar. 3. Kanker Kanker merupakan salah satu penyakit kritis dengan kasus tertinggi di dunia. Penyakit ini muncul karena pertumbuhan sel abnormal yang dapat menyebar ke organ lain. Jenisnya pun sangat beragam mulai dari kanker kulit, paru-paru, hingga kanker payudara. Biaya pengobatan dan terapinya sangat bervariasi tergantung stadium dan jenis perawatan. 4. Diabetes Diabetes terjadi ketika kadar gula darah tidak terkontrol, baik karena kekurangan insulin maupun tubuh tidak dapat menggunakannya secara optimal. Menariknya, banyak orang tidak menyadari gejala awalnya. Diabetes yang tidak terkelola dengan baik dapat memicu berbagai kondisi kesehatan serius lainnya, sehingga monitoring rutin sangat penting. Bijak Mengelola Biaya Kesehatan Kemajuan teknologi medis memang memberikan banyak pilihan perawatan, namun biaya yang diperlukan tidaklah kecil. Karena itulah, semakin banyak masyarakat mulai mempersiapkan perlindungan finansial jangka panjang melalui asuransi kesehatan yang memberi manfaat khusus untuk penyakit kritis. IFG Life hadir dengan solusi perlindungan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern, khususnya untuk menangani biaya perawatan penyakit kritis yang sifatnya tidak terduga dan membutuhkan dukungan komprehensif. Pilihan Perlindungan Penyakit Kritis dari IFG Life LifeCHANCE Produk ini memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 133 kondisi penyakit kritis dengan uang pertanggungan hingga Rp2 miliar. Beberapa keunggulannya: Fleksibilitas pemilihan plan. Manfaat multiklaim untuk beberapa kategori penyakit. Proses pembelian mudah tanpa medical check-up untuk 5 kategori penyakit kritis. LifeCHANCE membantu kamu tetap fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani biaya medis yang meningkat. LifeCHOICE LifeCHOICE memberikan manfaat perlindungan penyakit kritis sekaligus perlindungan jiwa, sehingga memberikan ketenangan bagi kamu dan keluarga. Fitur unggulannya mencakup: Perlindungan penyakit kritis dari tahap awal (Early Stage) hingga tahap lanjut (Late Stage). Manfaat meninggal dunia. Pengembalian premi hingga 100%. Produk ini ideal bagi Anda yang ingin perlindungan kesehatan dan finansial yang lebih menyeluruh. Kesimpulan Penyakit kritis bukan sekadar kondisi medis, tetapi situasi yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan finansial. Dengan perencanaan yang tepat sejak dini, kita dapat menjaga kualitas hidup sekaligus memastikan kestabilan finansial keluarga. Melalui produk perlindungan seperti LifeCHOICE dan LifeCHANCE , IFG Life hadir untuk mendampingi perjalanan kesehatanmu dengan rasa aman dan tenang. Mulailah langkah proteksi hari ini untuk masa depan yang lebih sehat dan pasti.
comment-icon
0 Komentar
profile-icon

Belum ada komentar...
Kamu mungkin juga suka berita ini
thumbnail-article
Olahraga
2025, 19 Desember
Beragam Acara Lari Menjelang Akhir Tahun
Menjelang penutupan tahun, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga, khususnya lari, terus meningkat. Setelah suksesnya penyelenggaraan Jakim 2025 pada 29 Juni lalu yang menarik perhatian luas, berbagai agenda lari lainnya dari berbagai daerah di Indonesia siap menyambut Anda hingga akhir tahun. Berikut beberapa di antaranya yang patut menjadi pilihan: Singosari Color Run 2025 Bagi Anda yang menyukai pengalaman lari dengan nuansa seni dan warna, Singosari Color Run 2025 dapat menjadi pilihan menarik. Acara ini memadukan olahraga dengan hiburan musik yang menciptakan suasana ceria dan penuh kebersamaan. Diselenggarakan pada 28 Desember 2025 di Malang , peserta berkesempatan memperoleh berbagai doorprize serta merchandise seperti goodie bag dan jersey resmi acara. Lokasinya pun memungkinkan Anda untuk sekaligus menikmati liburan di kota Malang. Jakcloth Run 2025 Jakcloth Run 2025 menjadi pilihan ideal bagi pemula yang baru memulai perjalanan di dunia lari. Dengan jarak 5 kilometer , acara ini dirancang agar tetap nyaman dan inklusif. Diselenggarakan pada pagi hari dan dilengkapi dengan hiburan musik serta area kuliner ringan, kegiatan ini memberikan pengalaman lari yang menyenangkan. Acara akan berlangsung di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat , pada 28 Desember 2025 , sekaligus menjadi ajang bersosialisasi dengan komunitas pelari lainnya. Glow Night Fun Run 2025 Berbeda dari acara lainnya, Glow Night Fun Run 2025 digelar bertepatan dengan malam pergantian tahun menuju 2026 . Acara ini berlangsung mulai pukul 19.00 hingga tengah malam di Prime Plaza Hotel, Purwakarta, Jawa Barat . Mengusung konsep lari malam yang dipadukan dengan musik dan perayaan tahun baru, acara ini menawarkan cara unik dan sehat untuk menutup tahun. Kesimpulan Beragam acara lari di akhir tahun 2025 tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga merepresentasikan semangat kebersamaan dan gaya hidup aktif. Bagi Anda yang belum pernah mengikuti lari jarak jauh, rangkaian acara ini dapat menjadi titik awal yang tepat. Disarankan untuk memulai dari jarak terpendek dan meningkatkannya secara bertahap seiring dengan meningkatnya kebiasaan dan kesiapan fisik.
thumbnail-article
Olahraga
2025, 12 Desember
Color Walk: Cara Baru Menghilangkan Penat
Ketika Anda memikirkan cara menghilangkan stres, pasti terpikir solusi caranya yang umum adalah dengan meditasi atau berolahraga. Akan tetapi ada kegiatan yang tujuannya agar Anda lebih fokus pada momen sekarang dan pikiran menjadi lebih jernih serta lebih segar. Aktivitas ini berupa jalan kaki atau bergerak santai di taman atau sekitaran tempat tinggal dan pejalan aktivitas harus menemukan warna yang mereka sudah putuskan untuk pilih sepanjang rute jalan kaki yang mereka pilih. Teknik color walk ini dipercaya dapat membantu seseorang untuk mengalihkan diri dari pikiran-pikiran negatif dan lebih fokus pada hal-hal yang disekitarnya. Ketika perhatian teralih ke hal sederhana seperti menemukan benda yang merefleksikan warna pilihan, itu akan membantu pikiran untuk lebih fokus pada momen sekarang, sehingga Anda secara pikiran akan lebih tenang dan pikiran menjadi lebih bebas dari pemikiran negatif yang mengganggu ketenangan Anda. Pengertian Color Walk Secara sederhana, aktivitas ini melibatkan seseorang dalam aktivitas jalan kaki yang diawali dengan pemilihan warna sebelum melakukan aktivitas tersebut. Setelah itu, pejalan kaki bisa memulai jalan santai di outdoor dengan mencari benda-benda yang dilewatinya yang sesuai dengan warna yang dipilih sebelum memulai perjalanan. Dengan melakukan hal tersebut, dipercaya dapat menenangkan pikiran pelaku aktivitas dan juga membantu dalam pergerakan tubuh yang secara langsung melibatkan seseorang dalam aktivitas olahraga. Agar Anda bisa memahami lebih lanjut mengenai manfaat dari color walk, simak berikut: Bisa Membantu Meredakan Stres Meskipun pada dasarnya aktivitas jalan kaki biasa sudah dianggap sehat, akan tetapi seseorang bisa aja masih terdistraksi secara pikiran dan tidak sepenuhnya fokus pada momen yang dijalankan. Sehingga dengan bantuan Color Walk, Anda bisa fokus pada momen sekarang sehingga olahraga lebih maksimal dan juga berdampak pada kesehatan mental. Mengaktifkan Saraf Penyembuhan Ketika seseorang melakukan aktivitas Color Walk, terdapat saraf bernama parasimpatis yang membantu tubuh masuk ke dalam kondisi istirahat dan pemulihan. Ini mempunyai dampak positif dalam jangka waktu tertentu karena Anda mengalihkan fokus dari pikiran yang sibuk dan lebih terlibat di momen yang ada. Pelampiasan Endorfin Sebenarnya aktivitas jalan kaki Color Walk ini tak hanya membantu dalam membawa fokus pada momen yang ada, tapi juga kontribusi dalam pelepasan endorfin yang membantu meningkatkan suasana hati menjadi gembira. Selain membantu Anda merasakan hormon positif, hormon ini juga membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan fungsi kognitif. Seru untuk Dilakukan Aktivitas Color Walk mempunyai elemen bermain dalam aktivitasnya. Karena pelaku ditantang untuk mencari warna pilihannya di segala hal yang dilewatkan olehnya, sehingga sekilas seperti melakukan petak umpet dengan seseorang tapi yang membedakan adalah mencari benda yang merefleksikan warna yang dipilihkan. Jadi Anda tentunya tidak akan bosan ketika menjalani lari semacam ini, bahkan Anda bisa melakukannya dengan orang kesayangan Anda agar terasa lebih terlibat dalam Color Walk. Kesimpulan Jalan kaki biasa adalah aktivitas yang sehat, tapi jika disertai dengan permainan seperti mencari warna kesukaan di sepanjang jalan tak hanya menumbuhkan aspek keseruan tapi juga membantu pelaksana untuk lebih fokus pada momen sekarang dan bisa secara totalitas menjalani jalan kakinya tanpa kedistraksi oleh pikiran atau hal lain. Dengan Anda melakukan Color Walk misalnya di jalan pagi Anda, tentunya akan memberi dampak kesehatan yang baik tak hanya secara fisik tapi juga membantu mental lebih tenang dan fokus pada momen yang ada.
thumbnail-article
Asuransi
2025, 03 Desember
Penyakit Kritis: Pentingnya Persiapan Sejak Dini untuk Kesehatan dan Finansial
Di tengah aktivitas dan gaya hidup modern, menjaga kesehatan menjadi salah satu investasi jangka panjang yang paling berharga. Banyak kondisi kesehatan serius muncul tanpa gejala awal yang jelas, bahkan pada usia produktif. Berdasarkan berbagai survei kesehatan global, tren menunjukkan bahwa penyakit kritis kini semakin banyak dialami oleh kelompok usia 18–35 tahun, terutama karena pola hidup dan faktor genetik. Dengan memahami kondisi ini, kita dapat mengambil langkah preventif dan protektif sejak dini. Mengenal Penyakit Kritis yang Umum Terjadi Penyakit kritis meliputi berbagai kondisi kesehatan serius yang membutuhkan penanganan menyeluruh. Setiap jenis memiliki karakteristik dan kebutuhan medis yang berbeda, sehingga penting untuk memahami gambaran umumnya. 1. Penyakit Jantung Penyakit jantung merupakan salah satu kondisi yang paling sering ditemui di Indonesia. Umumnya dipicu oleh penyempitan atau penumpukan pada pembuluh darah yang mengganggu suplai oksigen ke jantung. Gejala awal bisa berupa nyeri dada, mudah lelah, atau sesak napas. Penanganan medis untuk kondisi jantung membutuhkan biaya yang beragam, tergantung tingkat keparahannya. 2. Stroke Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat, sehingga mempengaruhi fungsi tubuh secara signifikan. Yang menarik, tren kesehatan menunjukkan bahwa stroke kini tidak lagi hanya dialami oleh kelompok usia lanjut, tapi juga dapat muncul pada usia muda akibat pola hidup, stres, atau kondisi bawaan. Penanganannya membutuhkan pemulihan intensif dan biaya medis yang cukup besar. 3. Kanker Kanker merupakan salah satu penyakit kritis dengan kasus tertinggi di dunia. Penyakit ini muncul karena pertumbuhan sel abnormal yang dapat menyebar ke organ lain. Jenisnya pun sangat beragam mulai dari kanker kulit, paru-paru, hingga kanker payudara. Biaya pengobatan dan terapinya sangat bervariasi tergantung stadium dan jenis perawatan. 4. Diabetes Diabetes terjadi ketika kadar gula darah tidak terkontrol, baik karena kekurangan insulin maupun tubuh tidak dapat menggunakannya secara optimal. Menariknya, banyak orang tidak menyadari gejala awalnya. Diabetes yang tidak terkelola dengan baik dapat memicu berbagai kondisi kesehatan serius lainnya, sehingga monitoring rutin sangat penting. Bijak Mengelola Biaya Kesehatan Kemajuan teknologi medis memang memberikan banyak pilihan perawatan, namun biaya yang diperlukan tidaklah kecil. Karena itulah, semakin banyak masyarakat mulai mempersiapkan perlindungan finansial jangka panjang melalui asuransi kesehatan yang memberi manfaat khusus untuk penyakit kritis. IFG Life hadir dengan solusi perlindungan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern, khususnya untuk menangani biaya perawatan penyakit kritis yang sifatnya tidak terduga dan membutuhkan dukungan komprehensif. Pilihan Perlindungan Penyakit Kritis dari IFG Life LifeCHANCE Produk ini memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 133 kondisi penyakit kritis dengan uang pertanggungan hingga Rp2 miliar. Beberapa keunggulannya: Fleksibilitas pemilihan plan. Manfaat multiklaim untuk beberapa kategori penyakit. Proses pembelian mudah tanpa medical check-up untuk 5 kategori penyakit kritis. LifeCHANCE membantu kamu tetap fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani biaya medis yang meningkat. LifeCHOICE LifeCHOICE memberikan manfaat perlindungan penyakit kritis sekaligus perlindungan jiwa, sehingga memberikan ketenangan bagi kamu dan keluarga. Fitur unggulannya mencakup: Perlindungan penyakit kritis dari tahap awal (Early Stage) hingga tahap lanjut (Late Stage). Manfaat meninggal dunia. Pengembalian premi hingga 100%. Produk ini ideal bagi Anda yang ingin perlindungan kesehatan dan finansial yang lebih menyeluruh. Kesimpulan Penyakit kritis bukan sekadar kondisi medis, tetapi situasi yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan finansial. Dengan perencanaan yang tepat sejak dini, kita dapat menjaga kualitas hidup sekaligus memastikan kestabilan finansial keluarga. Melalui produk perlindungan seperti LifeCHOICE dan LifeCHANCE , IFG Life hadir untuk mendampingi perjalanan kesehatanmu dengan rasa aman dan tenang. Mulailah langkah proteksi hari ini untuk masa depan yang lebih sehat dan pasti.
thumbnail-article
Hidup Sehat
2025, 26 November
Matcha, Minuman Warna Hijau yang Mewarnai Hati
Mungkin Anda pernah mendengar mengenai minuman matcha, dengan ciri khas berwarna hijau dan rasanya yang unik membuat berbagai kalangan menjadi jatuh cinta dengan minuman tersebut. Minuman ini berasal dari jepang, yang diracik dari teh hijau yang berasal dari tanaman Camellia Sinensis. Sejarah Singkat Mengenai Matcha Awalnya tanaman hijau ditanam di tempat yang teduh selama beberapa minggu sebelum nantinya dipanen, inilah yang membuat kandungan kafein dan nutrisi cukup tinggi. Minuman ini sudah eksis sejak 800 tahun yang lalu di negara Jepang, minuman tersebut pun juga dijadikan sebagai upacara teh yang mempunyai makna dalam di tradisi mereka yang usianya ratusan tahun ke belakang. Matcha juga mengandung kandungan sehat seperti vitamin c, serat, dan asam amino L yang membantu menenangkan tubuh. Di era kini, matcha sudah mendapatkan improvisasi ke berbagai tipe minuman seperti latte, smoothie, bahkan hingga makanan seperti dessert. Agar Anda lebih mengenal minuman matcha, simak fakta-fakta berikut tentang minuman yang cukup kekinian ini: Mempunyai banyak manfaat Minuman yang berwarna unik ini mempunyai banyak sekali manfaat yang membuatnya menjadi konsumsi air yang tak hanya untuk meningkatkan mood tapi juga dalam peningkatan kesehatan. Manfaat kesehatan seperti antioksidan, kontribusi dalam kesehatan jantung, dukung metabolisme, dan detoks tubuh merupakan beberapa contoh dampak positif yang bisa dialami oleh Anda jika mengonsumsi minuman matcha. Beragam jenis matcha Peminum matcha yang reguler tentunya mengetahui kalau minuman ini mempunyai beragam bentuk variasi. Minuman matcha yang paling populer adalah matcha latte, jenis ini tentunya eksis di berbagai tempat cafe dan sudah menjadi nama minuman yang dikenal secara umum. Lalu ada matcha tradisional, yaitu bubuk matcha yang diseduh air panas dan diaduk dengan bambu whisk. Kemudian minuman matcha smoothie yaitu kombinasi antara matcha dan buah segar. Bisa menjadi pendorong motivasi Jika Anda pikir minuman kopi hanya satu-satunya konsumsi yang bisa meningkatkan energi atau sumber penyemangat, ternyata bukan satu-satunya minuman yang bisa menjadi sumber demikian. Matcha mempunyai kandungan kafein dan juga L-theanine, yang memberikan dorongan energi secara stabil pada pengonsumsinya. Ini bisa membantu fokus, tenang, dan bertenaga untuk sepanjang hari. Sangat mudah untuk dibuat Minuman matcha bisa dibuat secara panas atau dingin, tergantung preferensi pembuatnya. Jika membuat matcha panas, cukup tuang bubuk teh hijau kedalam cangkir kecil lalu tuangkan 60 ml air panas ke dalam cangkirnya. Kemudian tuang es batu, dan ingin panas maka tuang air panas lagi. Tetapi jika Anda ingin matcha yang dingin, hanya tinggal tuang air biasa agar es batu mendinginkan minumannya. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengonsumsi Matcha Meskipun minuman matcha berlimpah dengan banyak manfaat, tapi penting untuk diketahui ada efek samping buruknya jika Anda tidak mengonsumsinya sesuai saran yang baik. Misalnya jika Anda meminum matcha terlalu berlebihan, akan menyebabkan gangguan kesehatan seperti hambatan saluran cerna, muntah, diare, dan bahkan Hepatotoksik yang merupakan kondisi kerusakan pada fungsi hati. Matcha dikenal sebagai minuman yang kaya manfaat. Namun, agar manfaat tersebut optimal, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat. Konsumsi matcha secara berlebihan dapat memicu ketidaknyamanan, seperti gangguan saluran cerna, mual, muntah, diare, hingga risiko hepatotoksik atau gangguan pada fungsi hati. Dengan porsi yang sesuai, matcha tetap dapat menjadi pilihan minuman yang menyehatkan.
person
download background
#BantuJagaMasaDepanDownloadOneSekarang
download one by ifg on google playdownload one by ifg on app store
Disclaimer
Instagram
X
Youtube
Facebook
Linkedin
TikTok
certification CBQA
certification TUV
Instagram
X
Youtube
Facebook
Linkedin
TikTok
certification CBQA
certification TUV
Copyright © 2023-2025 IFG Life