Beranda

/

Berita

/

Detail Berita

Hidup Sehat

Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang

user-icon
Dimas Setianto | 2024, 10 Juli
share-iconShare
Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang

Apakah Anda seorang individu yang memperhatikan perubahan dalam kesehatan mental sendiri dan orang-orang terdekat saat bekerja dari rumah selama masa pandemi ini? Meskipun work from home (WFH) menawarkan banyak kenyamanan, tidak dapat disangkal bahwa bekerja dari rumah juga dapat mempengaruhi kesehatan mental.

Bagi beberapa orang, bekerja dari rumah memiliki banyak keuntungan dan daya tarik, seperti tidak ada aturan berpakaian yang kaku, menghemat waktu dalam perjalanan ke dan dari kantor, dan memberikan kebebasan untuk memilih tempat kerja.

Namun, pada kenyataannya, bekerja dari rumah juga dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan mental. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Journal of Occupational and Environmental Medicine pada Maret 2021, melibatkan 988 responden yang menjawab kuesioner antara April 2020 hingga Juni 2020. 

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa penerapan work from home (WFH) berhubungan dengan penurunan status kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan, serta meningkatnya jumlah masalah kesehatan fisik dan mental yang baru muncul. Sekitar dua pertiga dari responden melaporkan adanya satu atau lebih masalah kesehatan fisik baru, sementara hampir tiga perempat dari mereka mengalami setidaknya satu masalah kesehatan mental baru.

Dalam sebuah penelitian lain yang berjudul "Impact of COVID-19 on mental health and quality of life: Is there any effect?" yang dipublikasikan oleh PLoS ONE, melalui survei berbasis web yang dilakukan di 18 negara di Timur Tengah dan Afrika Utara, termasuk Aljazair, Bahrain, Mesir, Irak, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Oman, Palestina, Qatar, Republik Yaman, Arab Saudi, Sudan, Suriah, Tunisia, dan Uni Emirat Arab, ditemukan bahwa sekitar 40% dari peserta melaporkan peningkatan stres yang disebabkan oleh pekerjaan selama pandemi. 

Selain itu, 45,3% peserta merasakan peningkatan tingkat stres akibat masalah keuangan, dan 60,3% peserta mengalami peningkatan stres karena bekerja dari rumah selama pandemi.

Apa yang sebenarnya membuat para pekerja merasa cemas dan stres ketika bekerja dari rumah? Salah satu faktor utama yang sering dialami oleh para pekerja adalah kurangnya struktur waktu yang teratur. Selain itu, ada juga tantangan lain yang harus dihadapi, seperti menghabiskan waktu kerja di rumah bersama pasangan, anak-anak, atau orang tua yang sudah lanjut usia. Hal ini berarti adanya lebih banyak gangguan atau distraksi selama bekerja di rumah yang dapat menyebabkan tingkat stres meningkat.

 

Tips Atasi stres agar tidak cemas selama bekerja di rumah

Apabila kamu merasa tingkat stresmu semakin meningkat, saatnya mengatasi hal tersebut dengan baik dan benar. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat kamu ikuti untuk meningkatkan kesehatan mental saat bekerja dari rumah:

1. Pertahankan Rutinitas Pagi

Mari kita angkat tangan jika selama bekerja dari rumah, sering kali kita bangun dari tempat tidur hanya 10 hingga 15 menit sebelum meeting pagi! Kebiasaan terburu-buru seperti ini dapat menjadi salah satu pemicu stres. 

Pertama, kita akan merasa terburu-buru karena waktu terasa terus mengejar. Kedua, kita akan melewatkan banyak rutinitas pagi yang seharusnya membantu tubuh dan pikiran kita siap menghadapi aktivitas.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga rutinitas pagi yang biasa kita lakukan saat pergi ke kantor. Misalnya, bangun tepat waktu, mandi, berpakaian, dan sarapan pagi yang memberi energi bagi tubuh dan memenuhi kebutuhan cairan sepanjang hari. 

Rutinitas pagi ini akan membantu menjaga jam biologis tubuh kita tetap teratur. Dengan demikian, otak kita dapat fokus saat bekerja dari rumah dan membantu kita merasa nyaman.

2. Self Care Dengan Teratur, Tidak Saat Stres Saja

Bagi sebagian besar orang, kehidupan kantor yang dimulai dari pukul 09.00 hingga pukul 17.00 sore menciptakan jadwal yang terstruktur, mulai dari saat tiba di kantor, menyelesaikan pekerjaan, hingga pulang. 

Namun, ketika bekerja dari rumah, struktur tersebut bergantung pada diri sendiri. Jika tidak memiliki jadwal yang teratur, dampaknya seringkali sulit mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta mengalokasikan waktu untuk perawatan diri. Ketidakseimbangan ini akhirnya dapat menyebabkan kecemasan dan stres.

Oleh karena itu, saat bekerja dari rumah, penting untuk secara teratur memprioritaskan perawatan diri, bukan hanya ketika merasa stres. Melakukan self-care ini membantu menjaga koneksi dengan diri sendiri dan lebih memahami apa yang dibutuhkan untuk mencapai keseimbangan dalam kehidupan kerja. 

Sisihkan waktu untuk mengetahui cara terbaik menjaga diri dan memenuhi kebutuhanmu. Cobalah melibatkan diri dalam hal-hal yang kamu sukai, seperti berolahraga secara teratur, meditasi, yoga, membaca buku favorit saat waktu luang, atau mendengarkan musik yang kamu nikmati.

Jangan Panik Jika ada Notifikasi Masuk

Ketika bekerja dari rumah, ada kalanya kamu menghadapi hari yang penuh dengan jadwal panggilan Zoom yang tak berujung, sementara kamu tetap harus menangani email dan pesan yang terus berdatangan dari klien, staf, atau rekan kerja. 

Tak heran jika kamu merasa cemas setiap kali ada notifikasi email atau pesan yang masuk. Kamu ingin segera mengetahui isinya dan memberikan respons yang cepat. Akibatnya, kamu mungkin terlambat makan siang.

Untuk menghindari hal ini menjadi kebiasaan, berikut adalah beberapa tips untuk mengatur waktu kerja. Pertama, tentukan kapan kamu akan online dan kapan kamu akan offline. Saat sedang dalam pertemuan, kamu dapat mengatur status "sedang rapat" agar rekan kerja tidak bingung mengapa kamu belum membalas atau menghubungi mereka. 

Selanjutnya, saat istirahat, hindari kegiatan online dan matikan atau sembunyikan perangkatmu selama satu jam. Hal ini membantu kamu bersantai sejenak sebelum kembali bekerja dan memungkinkan kamu fokus menjawab email yang membutuhkan prioritas tinggi terlebih dahulu.

2. Jangan Ragu Untuk Menolak Permintaan Tidak Terkait Pekerjaan

Selama jam kerja, seringkali kamu akan menerima berbagai permintaan, baik yang terkait maupun yang tidak terkait dengan pekerjaanmu. Bagi sebagian orang, sulit untuk mengatakan tidak kepada orang lain dan menempatkan kebutuhan pribadi di atas kebutuhan orang lain.

Namun, penting untuk menyadari bahwa menolak permintaan orang lain adalah hal yang wajar jika itu mengganggu kemampuanmu untuk menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawabmu. 

Jika beban kerjamu sudah penuh, kamu dapat menolak permintaan dengan sopan, menjelaskan bahwa kamu akan menanganinya setelah menyelesaikan pekerjaan yang sedang kamu lakukan. Dengan cara ini, orang lain akan mengerti bahwa kamu butuh waktu dan mereka tidak perlu terus-menerus mengejarmu.

3. Minta dukungan dari Orang Terdekat

Terakhir namun tak kalah penting, ingatlah bahwa tidak ada yang salah dalam meminta bantuan ketika kamu membutuhkannya. Kamu tidak perlu merasa sendirian. Pasangan, anak-anak, dan orang-orang terdekatmu dapat memberikan dukungan saat kamu membutuhkannya.

Jika kamu merasa kewalahan, cemas, atau stres saat bekerja dari rumah, dan situasinya tidak terkendali, berbicaralah dengan seseorang yang kamu percayai atau orang terdekatmu, dan cari bantuan yang sesuai. Jika diperlukan, diskusikan kondisimu dengan dokter atau terapis.

 

Seperti halnya keterampilan lainnya, belajar mengelola kecemasan saat bekerja dari rumah membutuhkan latihan, waktu, dan perhatian terhadap diri sendiri. Selain mengikuti langkah-langkah sebelumnya untuk meningkatkan kesehatan mental, jangan lupakan pentingnya menjaga kesehatan fisikmu juga! Salah satu cara untuk melindungi diri dan orang-orang terdekatmu selama bekerja dari rumah adalah dengan memiliki asuransi kesehatan dari IFG Life yang dapat memenuhi kebutuhan proteksi..

Berita Terbaru
Hidup Sehat
Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang
Pentingnya Mengenal Stroke
Stroke adalah kondisi serius yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa disadari oleh siapa pun, berapapun usianya. Ada dua jenis stroke umum, salah satunya adalah stroke iskemik, yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat karena penyumbatan di pembuluh darah. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah, baik yang berasal dari jantung atau langsung di otak. Ketika gumpalan darah terjadi dan menyebabkan penyumbatan, aliran darah terganggu, yang menyebabkan otak kekurangan oksigen, sehingga sel-sel otak menjadi rusak atau bahkan mati jika tidak segera diobati. Di sisi lain, stroke umum kedua adalah stroke hemoragik yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan pendarahan. Kondisi ini dapat terjadi di dalam jaringan otak atau di ruang antara otak dan selubung pelindungnya. Penyebab umum adalah tekanan darah tinggi atau aneurisma yang pecah. Karena melibatkan pendarahan, jenis stroke ini terkadang lebih berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang lebih cepat. Gejala stroke sering muncul tiba-tiba dan harus segera dikenali untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi: Kesulitan bergerak atau kehilangan keseimbangan (ataksia). Gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda (diplopia). Bicara cadel, bicara tidak jelas, atau ketidakmampuan untuk berbicara. Perubahan kondisi mental seperti kebingungan atau penurunan kesadaran. Vertigo, mual, muntah, atau sakit kepala parah. Untuk mencegah stroke dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga gaya hidup sehat sangat penting, seperti berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan sehat bergizi, dan menghindari merokok dan alkohol. Penting untuk memantau tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol secara teratur, serta menjaga kualitas tidur dan mengelola stres dengan baik. Untuk perlindungan ekstra dari risiko kesehatan yang tidak terduga.
Korporasi
Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang
Pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS
Proses pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS dari IFG Life dirancang agar mudah dan praktis bagi nasabah. Langkah pertama yang Anda perlu dilakukan adalah mengunduh dan mengisi formulir klaim Tebus/Ekspirasi via website resmi IFG Life. Kedua, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen pendukung seperti polis asli, fotokopi KTP, serta informasi rekening bank untuk proses pencairan dana. Kelengkapan dokumen di awal akan membantu mempercepat proses verifikasi klaim. Setelah itu ajukan formulir klaim beserta dokumen yang telah dilengkapi melalui jalur resmi IFG Life, baik melalui tenaga pemasar resmi maupun layanan customer service. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan keabsahan proses klaim. IFG Life juga menyediakan layanan customer service di berbagai kota di Indonesia, sehingga nasabah dapat dengan mudah mendapatkan bantuan jika diperlukan selama proses pengajuan. Dalam kondisi tertentu, jika pemegang polis meninggal dunia, klaim dapat diajukan oleh penerima manfaat sesuai dengan ketentuan polis. Dokumen tambahan seperti akta kematian atau surat keterangan meninggal dari instansi berwenang wajib dilampirkan. Sementara itu, apabila polis asli hilang atau tidak ditemukan, nasabah tetap dapat melanjutkan proses klaim dengan mengajukan permohonan duplikat polis kepada pihak IFG Life. Terakhir, penting untuk diingat, seluruh layanan klaim IFG Life tidak dikenakan biaya. Nasabah diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan IFG Life dan meminta imbalan dalam proses klaim. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi layanan resmi IFG Life melalui call center, WhatsApp, atau email yang tersedia untuk memastikan proses klaim berjalan dengan aman, resmi, dan terpercaya.
Viral
Cemas Saat Bekerja: Tips Supaya Bisa Bekerja Lebih Tenang
Pentingnya Istirahat Aman Selama Perjalanan Mudik
Perjalanan pulang mudik memiliki risiko yang sama dengan perjalanan saat berangkat, baik menggunakan mobil maupun sepeda motor. Perjalanan panjang dapat memicu kelelahan dan rasa kantuk yang berbahaya saat berkendara. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman seperti posko, masjid, atau rest area. Namun, perlu diwaspadai risiko saat beristirahat di dalam mobil. Beberapa kasus menunjukkan bahaya tidur di dalam kendaraan dengan AC menyala dan jendela tertutup rapat, yang dapat menyebabkan keracunan karbon monoksida (CO). Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sulit dideteksi, namun berisiko fatal. Pengendara sepeda motor juga menghadapi risiko serupa akibat kelelahan, seperti kehilangan fokus hingga potensi kecelakaan. Oleh karena itu, penting untuk beristirahat secara teratur, tetap terhidrasi, dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun. Untuk mengurangi risiko, hindari tidur di dalam mobil tertutup dengan AC menyala, pastikan ventilasi udara cukup, dan pilih lokasi istirahat yang aman.
comment-icon
0 Komentar
profile-icon

Belum ada komentar...
Kamu mungkin juga suka berita ini
thumbnail-article
Hidup Sehat
2026, 07 April
Pentingnya Mengenal Stroke
Stroke adalah kondisi serius yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa disadari oleh siapa pun, berapapun usianya. Ada dua jenis stroke umum, salah satunya adalah stroke iskemik, yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat karena penyumbatan di pembuluh darah. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah, baik yang berasal dari jantung atau langsung di otak. Ketika gumpalan darah terjadi dan menyebabkan penyumbatan, aliran darah terganggu, yang menyebabkan otak kekurangan oksigen, sehingga sel-sel otak menjadi rusak atau bahkan mati jika tidak segera diobati. Di sisi lain, stroke umum kedua adalah stroke hemoragik yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan pendarahan. Kondisi ini dapat terjadi di dalam jaringan otak atau di ruang antara otak dan selubung pelindungnya. Penyebab umum adalah tekanan darah tinggi atau aneurisma yang pecah. Karena melibatkan pendarahan, jenis stroke ini terkadang lebih berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang lebih cepat. Gejala stroke sering muncul tiba-tiba dan harus segera dikenali untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi: Kesulitan bergerak atau kehilangan keseimbangan (ataksia). Gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda (diplopia). Bicara cadel, bicara tidak jelas, atau ketidakmampuan untuk berbicara. Perubahan kondisi mental seperti kebingungan atau penurunan kesadaran. Vertigo, mual, muntah, atau sakit kepala parah. Untuk mencegah stroke dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga gaya hidup sehat sangat penting, seperti berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan sehat bergizi, dan menghindari merokok dan alkohol. Penting untuk memantau tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol secara teratur, serta menjaga kualitas tidur dan mengelola stres dengan baik. Untuk perlindungan ekstra dari risiko kesehatan yang tidak terduga.
thumbnail-article
Korporasi
2026, 01 April
Pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS
Proses pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS dari IFG Life dirancang agar mudah dan praktis bagi nasabah. Langkah pertama yang Anda perlu dilakukan adalah mengunduh dan mengisi formulir klaim Tebus/Ekspirasi via website resmi IFG Life. Kedua, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen pendukung seperti polis asli, fotokopi KTP, serta informasi rekening bank untuk proses pencairan dana. Kelengkapan dokumen di awal akan membantu mempercepat proses verifikasi klaim. Setelah itu ajukan formulir klaim beserta dokumen yang telah dilengkapi melalui jalur resmi IFG Life, baik melalui tenaga pemasar resmi maupun layanan customer service. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan keabsahan proses klaim. IFG Life juga menyediakan layanan customer service di berbagai kota di Indonesia, sehingga nasabah dapat dengan mudah mendapatkan bantuan jika diperlukan selama proses pengajuan. Dalam kondisi tertentu, jika pemegang polis meninggal dunia, klaim dapat diajukan oleh penerima manfaat sesuai dengan ketentuan polis. Dokumen tambahan seperti akta kematian atau surat keterangan meninggal dari instansi berwenang wajib dilampirkan. Sementara itu, apabila polis asli hilang atau tidak ditemukan, nasabah tetap dapat melanjutkan proses klaim dengan mengajukan permohonan duplikat polis kepada pihak IFG Life. Terakhir, penting untuk diingat, seluruh layanan klaim IFG Life tidak dikenakan biaya. Nasabah diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan IFG Life dan meminta imbalan dalam proses klaim. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi layanan resmi IFG Life melalui call center, WhatsApp, atau email yang tersedia untuk memastikan proses klaim berjalan dengan aman, resmi, dan terpercaya.
thumbnail-article
Viral
2026, 26 Maret
Pentingnya Istirahat Aman Selama Perjalanan Mudik
Perjalanan pulang mudik memiliki risiko yang sama dengan perjalanan saat berangkat, baik menggunakan mobil maupun sepeda motor. Perjalanan panjang dapat memicu kelelahan dan rasa kantuk yang berbahaya saat berkendara. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman seperti posko, masjid, atau rest area. Namun, perlu diwaspadai risiko saat beristirahat di dalam mobil. Beberapa kasus menunjukkan bahaya tidur di dalam kendaraan dengan AC menyala dan jendela tertutup rapat, yang dapat menyebabkan keracunan karbon monoksida (CO). Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sulit dideteksi, namun berisiko fatal. Pengendara sepeda motor juga menghadapi risiko serupa akibat kelelahan, seperti kehilangan fokus hingga potensi kecelakaan. Oleh karena itu, penting untuk beristirahat secara teratur, tetap terhidrasi, dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun. Untuk mengurangi risiko, hindari tidur di dalam mobil tertutup dengan AC menyala, pastikan ventilasi udara cukup, dan pilih lokasi istirahat yang aman.
thumbnail-article
Asuransi
2026, 12 Maret
Aktif Beraktivitas, Puasa Tetap Lancar
Ramadan bukan berarti berhenti bergerak. Kita tetap bekerja, berolahraga ringan, dan menjaga rutinitas sehat setiap hari. Dengan pengelolaan energi yang tepat, aktivitas saat puasa tetap aman dan bermanfaat bagi tubuh. Namun di balik semangat tetap aktif, risiko tak terduga tetap bisa terjadi. Karena itu, IFG Life menghadirkan LifeSAVER , solusi Asuransi Kecelakaan & Olahraga dengan premi terjangkau. Mulai dari Rp49 ribu per bulan , Anda bisa mendapatkan perlindungan hingga ratusan juta rupiah. Nikmati juga cashback menarik untuk 300 nasabah pertama selama periode promo, dapatkan LifeSAVER melalui aplikasi One by IFG atau Anda dapat beli langsung di sini: https://www.life.id/lifesaver
person
download background
#BantuJagaMasaDepan
DownloadOneSekarang
download one by ifg on google play
download one by ifg on app store
Disclaimer
Instagram
X
Youtube
Facebook
Linkedin
TikTok
certification CBQA
certification TUV
Instagram
X
Youtube
Facebook
Linkedin
TikTok
certification CBQA
certification TUV

Pemberitahuan Privasi|Pemberitahuan Kebijakan Cookies|Whistleblower
Copyright © 2023-2025 IFG Life