Beranda

/

Berita

/

Detail Berita

Asuransi

Mari Mengenal Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

user-icon
Oliver Sebastian Hasiholan | 2025, 24 September
share-iconShare
Mari Mengenal Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Beberapa tahun terakhir, ekonomi syariah di Indonesia berkembang pesat. Perkembangan ini juga berdampak pada dunia asuransi, yang kini menghadirkan pilihan produk berbasis syariah di samping asuransi konvensional. Nah, biar nggak bingung memilih, mari kita bahas apa sih perbedaan utama keduanya.
 

Sekilas tentang Asuransi Syariah:
 

Asuransi syariah adalah produk perlindungan yang dikelola berdasarkan prinsip syariah Islam. Intinya, peserta asuransi saling membantu dan berbagi risiko melalui kumpulan dana bersama (tabarru). Dana ini kemudian dikelola oleh perusahaan asuransi sesuai aturan syariah.
 

Sederhananya, jika ada peserta yang mengalami musibah, maka klaim dibayarkan dari dana gotong royong tersebut. Perusahaan asuransi di sini berperan sebagai pengelola, bukan pemilik dana.
 

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Walaupun sama-sama memberikan perlindungan finansial, ada beberapa perbedaan mendasar antara asuransi syariah dan konvensional: 
 

1. Prinsip dasar

  •  Konvensional: menggunakan prinsip risk transfer, yaitu risiko nasabah sepenuhnya dipindahkan ke perusahaan asuransi.
  • Syariah: menggunakan prinsip tolong-menolong (ta’awun), di mana risiko ditanggung bersama oleh seluruh peserta melalui dana tabarru.

 

2. Jenis perjanjian

  •  Konvensional: perjanjian berbentuk akad jual beli (tabaduli) antara nasabah dan perusahaan.
  • Syariah: perjanjian berbentuk akad kebajikan (tabarru), sehingga orientasinya lebih pada saling membantu, bukan semata keuntungan.

 

3. Kepemilikan dana

  •  Konvensional: dana premi menjadi milik perusahaan, sesuai kesepakatan dalam polis.
  •  Syariah: dana premi bersifat kolektif, tetap milik peserta, dan dikelola oleh perusahaan secara transparan.

     

4. Pengelolaan dana

  •  Konvensional: dana dikelola perusahaan sesuai perjanjian dan boleh digunakan untuk berbagai instrumen investasi.
  • Syariah: dana hanya dikelola pada instrumen yang sesuai syariah, dan perusahaan tidak memiliki hak milik atas dana.

 

5. Pembayaran klaim

  •  Konvensional: klaim dibayar dari dana perusahaan. 
  •  Syariah: klaim dibayar dari dana tabarru (kumpulan dana gotong royong peserta). 

     

Baik asuransi syariah maupun konvensional sama-sama bertujuan melindungi dari risiko finansial yang tak terduga. Perbedaan utamanya ada pada prinsip, akad, dan cara pengelolaan dana. Jika Anda mengutamakan sistem berbasis syariah yang transparan dan gotong royong, maka asuransi syariah bisa menjadi pilihan. Namun, jika mencari sistem yang lebih umum dan sudah lama dikenal, asuransi konvensional juga tetap relevan.

 

Pada akhirnya, pilihlah produk asuransi sesuai kebutuhan, kenyamanan, dan prinsip yang Anda pegang. 

Berita Terbaru
Hidup Sehat
Mari Mengenal Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional
Pentingnya Mengenal Stroke
Stroke adalah kondisi serius yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa disadari oleh siapa pun, berapapun usianya. Ada dua jenis stroke umum, salah satunya adalah stroke iskemik, yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat karena penyumbatan di pembuluh darah. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah, baik yang berasal dari jantung atau langsung di otak. Ketika gumpalan darah terjadi dan menyebabkan penyumbatan, aliran darah terganggu, yang menyebabkan otak kekurangan oksigen, sehingga sel-sel otak menjadi rusak atau bahkan mati jika tidak segera diobati. Di sisi lain, stroke umum kedua adalah stroke hemoragik yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan pendarahan. Kondisi ini dapat terjadi di dalam jaringan otak atau di ruang antara otak dan selubung pelindungnya. Penyebab umum adalah tekanan darah tinggi atau aneurisma yang pecah. Karena melibatkan pendarahan, jenis stroke ini terkadang lebih berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang lebih cepat. Gejala stroke sering muncul tiba-tiba dan harus segera dikenali untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi: Kesulitan bergerak atau kehilangan keseimbangan (ataksia). Gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda (diplopia). Bicara cadel, bicara tidak jelas, atau ketidakmampuan untuk berbicara. Perubahan kondisi mental seperti kebingungan atau penurunan kesadaran. Vertigo, mual, muntah, atau sakit kepala parah. Untuk mencegah stroke dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga gaya hidup sehat sangat penting, seperti berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan sehat bergizi, dan menghindari merokok dan alkohol. Penting untuk memantau tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol secara teratur, serta menjaga kualitas tidur dan mengelola stres dengan baik. Untuk perlindungan ekstra dari risiko kesehatan yang tidak terduga.
Korporasi
Mari Mengenal Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional
Pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS
Proses pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS dari IFG Life dirancang agar mudah dan praktis bagi nasabah. Langkah pertama yang Anda perlu dilakukan adalah mengunduh dan mengisi formulir klaim Tebus/Ekspirasi via website resmi IFG Life. Kedua, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen pendukung seperti polis asli, fotokopi KTP, serta informasi rekening bank untuk proses pencairan dana. Kelengkapan dokumen di awal akan membantu mempercepat proses verifikasi klaim. Setelah itu ajukan formulir klaim beserta dokumen yang telah dilengkapi melalui jalur resmi IFG Life, baik melalui tenaga pemasar resmi maupun layanan customer service. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan keabsahan proses klaim. IFG Life juga menyediakan layanan customer service di berbagai kota di Indonesia, sehingga nasabah dapat dengan mudah mendapatkan bantuan jika diperlukan selama proses pengajuan. Dalam kondisi tertentu, jika pemegang polis meninggal dunia, klaim dapat diajukan oleh penerima manfaat sesuai dengan ketentuan polis. Dokumen tambahan seperti akta kematian atau surat keterangan meninggal dari instansi berwenang wajib dilampirkan. Sementara itu, apabila polis asli hilang atau tidak ditemukan, nasabah tetap dapat melanjutkan proses klaim dengan mengajukan permohonan duplikat polis kepada pihak IFG Life. Terakhir, penting untuk diingat, seluruh layanan klaim IFG Life tidak dikenakan biaya. Nasabah diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan IFG Life dan meminta imbalan dalam proses klaim. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi layanan resmi IFG Life melalui call center, WhatsApp, atau email yang tersedia untuk memastikan proses klaim berjalan dengan aman, resmi, dan terpercaya.
Viral
Mari Mengenal Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional
Pentingnya Istirahat Aman Selama Perjalanan Mudik
Perjalanan pulang mudik memiliki risiko yang sama dengan perjalanan saat berangkat, baik menggunakan mobil maupun sepeda motor. Perjalanan panjang dapat memicu kelelahan dan rasa kantuk yang berbahaya saat berkendara. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman seperti posko, masjid, atau rest area. Namun, perlu diwaspadai risiko saat beristirahat di dalam mobil. Beberapa kasus menunjukkan bahaya tidur di dalam kendaraan dengan AC menyala dan jendela tertutup rapat, yang dapat menyebabkan keracunan karbon monoksida (CO). Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sulit dideteksi, namun berisiko fatal. Pengendara sepeda motor juga menghadapi risiko serupa akibat kelelahan, seperti kehilangan fokus hingga potensi kecelakaan. Oleh karena itu, penting untuk beristirahat secara teratur, tetap terhidrasi, dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun. Untuk mengurangi risiko, hindari tidur di dalam mobil tertutup dengan AC menyala, pastikan ventilasi udara cukup, dan pilih lokasi istirahat yang aman.
comment-icon
0 Komentar
profile-icon

Belum ada komentar...
Kamu mungkin juga suka berita ini
thumbnail-article
Hidup Sehat
2026, 07 April
Pentingnya Mengenal Stroke
Stroke adalah kondisi serius yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa disadari oleh siapa pun, berapapun usianya. Ada dua jenis stroke umum, salah satunya adalah stroke iskemik, yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat karena penyumbatan di pembuluh darah. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah, baik yang berasal dari jantung atau langsung di otak. Ketika gumpalan darah terjadi dan menyebabkan penyumbatan, aliran darah terganggu, yang menyebabkan otak kekurangan oksigen, sehingga sel-sel otak menjadi rusak atau bahkan mati jika tidak segera diobati. Di sisi lain, stroke umum kedua adalah stroke hemoragik yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan pendarahan. Kondisi ini dapat terjadi di dalam jaringan otak atau di ruang antara otak dan selubung pelindungnya. Penyebab umum adalah tekanan darah tinggi atau aneurisma yang pecah. Karena melibatkan pendarahan, jenis stroke ini terkadang lebih berbahaya dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang lebih cepat. Gejala stroke sering muncul tiba-tiba dan harus segera dikenali untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi: Kesulitan bergerak atau kehilangan keseimbangan (ataksia). Gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda (diplopia). Bicara cadel, bicara tidak jelas, atau ketidakmampuan untuk berbicara. Perubahan kondisi mental seperti kebingungan atau penurunan kesadaran. Vertigo, mual, muntah, atau sakit kepala parah. Untuk mencegah stroke dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga gaya hidup sehat sangat penting, seperti berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan sehat bergizi, dan menghindari merokok dan alkohol. Penting untuk memantau tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol secara teratur, serta menjaga kualitas tidur dan mengelola stres dengan baik. Untuk perlindungan ekstra dari risiko kesehatan yang tidak terduga.
thumbnail-article
Korporasi
2026, 01 April
Pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS
Proses pengajuan klaim manfaat MANTAP dan MANTAP PLUS dari IFG Life dirancang agar mudah dan praktis bagi nasabah. Langkah pertama yang Anda perlu dilakukan adalah mengunduh dan mengisi formulir klaim Tebus/Ekspirasi via website resmi IFG Life. Kedua, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen pendukung seperti polis asli, fotokopi KTP, serta informasi rekening bank untuk proses pencairan dana. Kelengkapan dokumen di awal akan membantu mempercepat proses verifikasi klaim. Setelah itu ajukan formulir klaim beserta dokumen yang telah dilengkapi melalui jalur resmi IFG Life, baik melalui tenaga pemasar resmi maupun layanan customer service. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan keabsahan proses klaim. IFG Life juga menyediakan layanan customer service di berbagai kota di Indonesia, sehingga nasabah dapat dengan mudah mendapatkan bantuan jika diperlukan selama proses pengajuan. Dalam kondisi tertentu, jika pemegang polis meninggal dunia, klaim dapat diajukan oleh penerima manfaat sesuai dengan ketentuan polis. Dokumen tambahan seperti akta kematian atau surat keterangan meninggal dari instansi berwenang wajib dilampirkan. Sementara itu, apabila polis asli hilang atau tidak ditemukan, nasabah tetap dapat melanjutkan proses klaim dengan mengajukan permohonan duplikat polis kepada pihak IFG Life. Terakhir, penting untuk diingat, seluruh layanan klaim IFG Life tidak dikenakan biaya. Nasabah diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan IFG Life dan meminta imbalan dalam proses klaim. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi layanan resmi IFG Life melalui call center, WhatsApp, atau email yang tersedia untuk memastikan proses klaim berjalan dengan aman, resmi, dan terpercaya.
thumbnail-article
Viral
2026, 26 Maret
Pentingnya Istirahat Aman Selama Perjalanan Mudik
Perjalanan pulang mudik memiliki risiko yang sama dengan perjalanan saat berangkat, baik menggunakan mobil maupun sepeda motor. Perjalanan panjang dapat memicu kelelahan dan rasa kantuk yang berbahaya saat berkendara. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman seperti posko, masjid, atau rest area. Namun, perlu diwaspadai risiko saat beristirahat di dalam mobil. Beberapa kasus menunjukkan bahaya tidur di dalam kendaraan dengan AC menyala dan jendela tertutup rapat, yang dapat menyebabkan keracunan karbon monoksida (CO). Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sulit dideteksi, namun berisiko fatal. Pengendara sepeda motor juga menghadapi risiko serupa akibat kelelahan, seperti kehilangan fokus hingga potensi kecelakaan. Oleh karena itu, penting untuk beristirahat secara teratur, tetap terhidrasi, dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun. Untuk mengurangi risiko, hindari tidur di dalam mobil tertutup dengan AC menyala, pastikan ventilasi udara cukup, dan pilih lokasi istirahat yang aman.
thumbnail-article
Asuransi
2026, 12 Maret
Aktif Beraktivitas, Puasa Tetap Lancar
Ramadan bukan berarti berhenti bergerak. Kita tetap bekerja, berolahraga ringan, dan menjaga rutinitas sehat setiap hari. Dengan pengelolaan energi yang tepat, aktivitas saat puasa tetap aman dan bermanfaat bagi tubuh. Namun di balik semangat tetap aktif, risiko tak terduga tetap bisa terjadi. Karena itu, IFG Life menghadirkan LifeSAVER , solusi Asuransi Kecelakaan & Olahraga dengan premi terjangkau. Mulai dari Rp49 ribu per bulan , Anda bisa mendapatkan perlindungan hingga ratusan juta rupiah. Nikmati juga cashback menarik untuk 300 nasabah pertama selama periode promo, dapatkan LifeSAVER melalui aplikasi One by IFG atau Anda dapat beli langsung di sini: https://www.life.id/lifesaver
person
download background
#BantuJagaMasaDepan
DownloadOneSekarang
download one by ifg on google play
download one by ifg on app store
Disclaimer
Instagram
X
Youtube
Facebook
Linkedin
TikTok
certification CBQA
certification TUV
Instagram
X
Youtube
Facebook
Linkedin
TikTok
certification CBQA
certification TUV

Pemberitahuan Privasi|Pemberitahuan Kebijakan Cookies|Whistleblower
Copyright © 2023-2025 IFG Life