Beranda

/

Berita Korporasi

/

Detail Berita Korporasi

Korporasi

KSEI Jalin Kerja Sama dengan IFG Life: Pengguna Perdana Sistem Multi Investasi Terpadu pada Perusahaan Asuransi

user-icon
Iqbal Adiyat | 2024, 21 Mei
share-iconShare
KSEI Jalin Kerja Sama dengan IFG Life: Pengguna Perdana Sistem Multi Investasi Terpadu pada Perusahaan Asuransi

Hari ini, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi meluncurkan penggunaan perdana layanan Sistem Multi Investasi Terpadu (S-MULTIVEST) dengan PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life). Kerja sama tersebut menjadi awal mula penggunaan sistem di pasar modal untuk perusahaan asuransi.

Kolaborasi ini diluncurkan secara simbolis oleh Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat dan Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko, disaksikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Direksi dan Komisaris PT Bursa Efek Indonesia dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, serta para tamu undangan lain. Turut hadir dan menyaksikan prosesi tersebut, Direktur Syariah Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) Pandji P. Djajanegara selaku Bank Kustodian yang bekerjasama dengan IFG Life untuk penggunaan S-MULTIVEST.

S-MULTIVEST merupakan platform yang mengintegrasikan pemilik aset (asset owner) dengan pelaku industri investasi dalam rangka penyelesaian transaksi multi-investasi khususnya dalam proses pengiriman instruksi, pemberian konfirmasi antar para pihak serta memenuhi kebutuhan pelaporan secara elektronik. Platform yang diluncurkan KSEI sejak tahun 2021 ini merupakan pengembangan dari Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi reksa dana sejak tahun 2016. Kedua sistem tersebut merupakan salah satu tonggak sejarah pengembangan pasar modal Indonesia, karena KSEI berhasil mengembangkan sistem terintegrasi untuk proses administrasi dan transaksi produk investasi.

Menanggapi kolaborasi ini, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menyampaikan, “Kerja sama penggunaan S-MULTIVEST di industri keuangan dapat memberikan banyak manfaat, baik bagi pengguna S-MULTIVEST maupun regulator. Manfaat bagi Pengguna S-MULTIVEST antara lain efisiensi proses, platform yang terintegrasi, serta kemudahan pemantauan dan pelaporan. Selain itu dengan adanya standarisasi proses, data yang terintegrasi, dan ketersedian data transaksi secara realtime diharapkan dapat memberikan manfaat bagi regulator untuk mempermudah proses pengawasan oleh regulator terhadap pengguna S-MULTIVEST,”’ ucap Samsul.

Lebih lanjut, Samsul berharap bahwa berbagai manfaat dari penggunaan S-MULTIVEST dapat menarik semakin banyak pihak yang berasal dari industri keuangan lainnya, yang menyusul PT Asuransi Jiwa IFG untuk menggunakan S-MULTIVEST ke depannya.

Perjanjian kerja sama penggunaan layanan Sistem Multi Investasi Terpadu telah ditandatangani KSEI dan IFG Life pada 16 Februari 2024. Perjanjian tersebut menjadi dasar bagi IFG Life dalam menggunakan S-MULTIVEST untuk dapat melakukan kegiatan transaksi aset investasi atas dana kelolaan dari produk asuransi, maupun kegiatan lain terkait dengan pencatatan maupun pelaporan transaksi melalui S-MULTIVEST. Kerja sama antara KSEI dan IFG Life merupakan jalinan perdana antara pasar modal dan asuransi dalam hal penggunaan sistem.

Direktur Investasi IFG Life Mufri Dharmawan menyatakan bahwa penggunaan layanan S-MULTIVEST ini membuat kegiatan operasional investasi lebih efisien. Selain itu, pengelolaan investasi menjadi lebih transparan karena data transaksi dapat diakses oleh regulator kapan saja. Hal ini merupakan salah satu upaya nyata IFG Life untuk memastikan aset investasi dikelola secara profesional dengan memegang prinsip kehati-hatian sebagai bagian dari good corporate governance (GCG) dan manajemen risiko.

"Kerja sama IFG Life dengan KSEI akan memperkuat tata kelola investasi di IFG Life, sesuai dengan komitmen IFG Life guna memastikan proses bisnis yang akuntabel dan berkelanjutan bagi nasabah. Penggunaan platform S-MULTIVEST ini kami lakukan dengan tujuan utama agar dana nasabah aman, sehingga rencana masa depan pemegang polis IFG Life tetap terjaga. IFG Life merupakan perusahaan asuransi pertama yang menggunakan sistem ini, bukti keseriusan kami menjaga amanat para nasabah” ujar Mufri. Untuk mendukung ini, IFG Life bekerja sama dengan Bank Mandiri dan CIMB Niaga selaku Bank Kustodian.

Sementara itu, Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh KSEI tersebut. “Kehadiran dan implementasi S-MULTIVEST menjadi salah satu alternatif platform untuk nasabah kustodian CIMB Niaga, sekaligus menambahkan kapabilitas kanal distribusi dalam pengiriman instruksi transaksi para nasabah yang telah dimiliki CIMB Niaga. Diharapkan dengan adanya sistem S-MULTIVEST dari KSEI ini dapat memberi nilai tambah terhadap pelayanan untuk nasabah kustodian CIMB Niaga, khususnya dari sisi validitas dan efisiensi waktu dalam pengiriman instruksi. Karena bagi CIMB Niaga nasabah adalah #YangUtama,” ujar Pandji.

Dengan terjalinnya kerja sama penggunaan layanan sistem multi investasi terpadu untuk perusahaan asuransi, maka diharapkan industri keuangan menjadi semakin kuat dan mendukung kekuatan ekonomi dalam negeri.

Berita Terbaru
Korporasi
KSEI Jalin Kerja Sama dengan IFG Life: Pengguna Perdana Sistem Multi Investasi Terpadu pada Perusahaan Asuransi
Ubah Resolusi Jadi Aksi: 5 Kebiasaan Kunci Menuju Finansial yang Lebih Stabil
Memasuki tahun baru, resolusi sering menjadi momentum untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat. Hal ini semakin relevan di tengah ketidakpastian ekonomi global, yang diproyeksikan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) sebagai tahun yang rentan akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi, termasuk di Indonesia. Dalam situasi ini, perencanaan keuangan yang disiplin menjadi kunci untuk menghadapi masa depan dengan lebih mantap. Sejalan dengan hal tersebut, PT Asuransi Jiwa IFG ( IFG Life ), yang merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, menekankan pentingnya kesiapan finansial sejak dini. “Ketika kondisi ekonomi semakin menantang, literasi keuangan menjadi semakin penting. Sebagai salah satu pelaku utama di industri asuransi jiwa & kesehatan, IFG Life berkomitmen memberikan layanan terbaik serta perlindungan yang komprehensif dan berkelanjutan kepada konsumen. Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui produk dan proses klaim, tetapi juga dengan mendampingi masyarakat membangun stabilitas finansial melalui edukasi dan perencanaan yang terukur,” ujar Gatot Haryadi, Corporate Secretary IFG Life. Jika kamu ingin mulai menyusun rencana keuangan yang lebih konkret, berikut beberapa resolusi yang bisa dipertimbangkan untuk menyambut 2026. 1. Menabung di awal bulan Meski terdengar klise, kebiasaan menabung tetap menjadi fondasi utama dalam perencanaan keuangan. Kunci dari kebiasaan ini bukan pada besar kecilnya jumlah, melainkan konsistensi. Agar lebih efektif, kamu bisa coba untuk menabung di awal bulan. Begitu gaji diterima, sebagian dana bisa langsung dipindahkan ke rekening tabungan atau dialokasikan ke rekening dana nasabah (RDN) sebagai langkah awal berinvestasi. Dengan cara ini, menabung menjadi bagian dari sistem keuangan, bukan sekadar niat baik di akhir bulan. Tabungan pun perlu dijadikan komponen tetap dalam anggaran dan perencanaan keuangan, sehingga tetap berjalan terlepas dari naik turunnya pengeluaran bulanan. 2. Evaluasi sebelum membeli Resolusi tahun baru juga dapat dimulai dengan membangun kebiasaan belanja yang lebih mindful . Di era belanja online , proses pembelian yang serba cepat kerap membuat keputusan diambil secara impulsif. Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memberi jeda satu atau dua hari sebelum checkout , terutama untuk barang yang tidak mendesak. Sebelum menyelesaikan transaksi, ajukan tiga pertanyaan dasar: apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan, apakah akan bermanfaat, dan apakah tersedia anggaran. Kebiasaan ini membantu meningkatkan kesadaran dalam mengelola pengeluaran tanpa harus sepenuhnya menahan diri dari belanja. 3. Hati-hati dengan layanan berbasis langganan Model layanan berbasis langganan semakin umum, dari aplikasi hingga hiburan digital. Tanpa disadari biaya kecil yang dibayar rutin dapat menggerus pendapatan bulanan, termasuk dari layanan yang sudah jarang digunakan. Untuk menghindari kebocoran anggaran, kamu bisa mulai kebiasaan untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap layanan yang masih aktif di riwayat transaksi e-wallet atau kartu kredit. Menggunakan satu alamat email khusus untuk layanan berbayar juga dapat membantu, sehingga lebih mudah melacak layanan apa saja yang masih aktif dan segera menghentikan yang sudah tidak diperlukan. 4. Memahami perlindungan yang kamu punya Situasi tak terduga dapat terjadi kapan saja, sehingga penting memahami perlindungan yang dimiliki, termasuk asuransi dan BPJS. Luangkan waktu untuk memahami kembali manfaat, ketentuan klaim, hingga batasannya, agar perlindungan dapat dimanfaatkan optimal dan kebutuhan lain dapat diantisipasi dalam perencanaan keuangan. Sejumlah penyedia asuransi, seperti IFG Life, kini menghadirkan layanan digital untuk membantu nasabah memahami perlindungan yang dimiliki tanpa harus menelusuri dokumen polis secara manual. Melalui aplikasi One by IFG , nasabah dapat mengakses informasi terkait jenis asuransi dan manfaat perlindungan, sekaligus memanfaatkan proses klaim yang lebih sederhana. Kehadiran layanan digital ini ditujukan untuk meningkatkan kemudahan akses layanan asuransi bagi masyarakat, baik dari sisi informasi maupun proses. 5. Tetapkan “limit hidup” Berniat untuk lebih hemat pun sering kali tidak cukup. Kamu perlu batasan yang jelas untuk membantu mengatur pengeluaran gaya hidup dengan lebih konsisten. Karena itu, memasuki 2026, kamu dapat mulai menetapkan “limit hidup” atau batas maksimal pengeluaran bulanan untuk kebutuhan gaya hidup seperti makan di luar, hiburan, atau aktivitas sosial. Angka ini sebaiknya ditentukan sejak awal bulan dan dibuat lebih rendah dari limit kartu yang tersedia. Dengan cara ini, pengeluaran tetap terkontrol tanpa harus sepenuhnya mengorbankan ruang untuk bersenang-senang, sehingga keseimbangan antara menikmati hidup dan menjaga kesehatan keuangan tetap terjaga. Pada akhirnya, membangun kebiasaan finansial bukan soal perubahan besar yang dilakukan sekaligus, melainkan konsistensi dalam langkah-langkah kecil sehari-hari. Di tengah ketidakpastian ekonomi, resolusi keuangan yang realistis dan terukur dapat menjadi pegangan untuk menjaga stabilitas dan rasa aman. Dengan perencanaan yang lebih sadar dan disiplin, kamu dapat menghadapi 2026 dengan lebih siap, bukan hanya untuk bertahan, tetapi juga untuk kestabilan finansial di setiap tahap kehidupan.
Korporasi
KSEI Jalin Kerja Sama dengan IFG Life: Pengguna Perdana Sistem Multi Investasi Terpadu pada Perusahaan Asuransi
IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 T Sepanjang 2025
Dalam industri asuransi, kepercayaan bukan sekadar nilai, tetapi fondasi utama hubungan antara perusahaan asuransi dengan pesertanya. Kepercayaan ini dibangun melalui komitmen nyata dalam memenuhi janji perlindungan kepada peserta. Sepanjang 2025, PT Asuransi Jiwa IFG ( IFG Life ) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia ( Mandiri Inhealth ) telah membayar klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai Rp10,7 triliun kepada lebih dari 1,1 juta peserta. Angka ini mencerminkan komitmen nyata kedua perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebagai bagian dari IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG Life dan Mandiri Inhealth memastikan para peserta mendapatkan klaim dan manfaat asuransi secara tepat waktu sesuai ketentuan yang diperjanjikan dalam polis, sehingga peserta dapat fokus pada keberlanjutan rencana masa depan dan pemulihan kesehatannya. Hal ini merupakan cerminan tanggung jawab serta keandalan IFG Life dan Mandiri Inhealth dalam menyediakan perlindungan terbaik bagi para pesertanya. "Kemampuan perusahaan dalam membayar klaim dan manfaat secara konsisten merupakan indikator penting keberlanjutan bisnis asuransi. Sepanjang 2025, IFG Life telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta," ujar Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan Merangkap Plt. Direktur Operasional IFG Life. Marihot H. Tambunan, Plt. Direktur Utama Mandiri Inhealth menambahkan, "Kami ingin para peserta merasakan proses layanan asuransi yang jelas dan mudah. Fokus kami bukan hanya pada manfaat, tetapi juga pada pengalaman peserta saat menggunakan layanan Mandiri Inhealth. Dengan dukungan jaringan layanan yang luas, Mandiri Inhealth terus berupaya memastikan peserta mendapatkan layanan yang konsisten, dapat diandalkan, dan tepercaya. Untuk menjaga kepercayaan tersebut, Mandiri Inhealth telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp4,4 triliun." Seiring penguatan kolaborasi setelah bergabungnya Mandiri Inhealth ke dalam ekosistem IFG pada 2024 lalu, kedua perusahaan kini fokus memperluas dampak layanan bagi masyarakat. Sinergi ini diarahkan untuk membangun ekosistem perlindungan yang relevan dengan kebutuhan peserta. Dengan dukungan lebih dari 8.000 provider layanan kesehatan rekanan di berbagai wilayah di Indonesia, IFG Life dan Mandiri Inhealth memperluas akses terhadap layanan kesehatan dan perlindungan bagi keluarga Indonesia.
Korporasi
KSEI Jalin Kerja Sama dengan IFG Life: Pengguna Perdana Sistem Multi Investasi Terpadu pada Perusahaan Asuransi
IFG Life Dorong Kemudahan Layanan sebagai Bagian dari Komitmen Perlindungan Nasabah
PT Asuransi Jiwa IFG ( IFG Life ), yang merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi,memperkuat kualitas layanan kepada pemegang polis dengan mendorong proses klaim yang semakin mudah diakses. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan manfaat perlindungan dapat dirasakan pemegang polis saat dibutuhkan. Kemudahan akses layanan ini didukung melalui pemanfaatan ekosistem digital One by IFG, yang dikembangkan dengan pendekatan customer centricity untuk menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi, transparan, dan relevan dengan kebutuhan nasabah. Hingga akhir tahun 2025, One by IFG telah digunakan lebih dari 370.000 pengguna aktif, serta mencatat lebih dari 250.000 transaksi lintas layanan kesehatan, proteksi, dan investasi. Selain menghadirkan aplikasi One by IFG, IFG Life juga memperkuat layanan tatap muka melalui pembukaan dua kantor layanan khusus yang difokuskan untuk melayani pengajuan klaim jatuh tempo. Kantor layanan khusus ini berlokasi di Jl. Cikini Raya No. 97, Jakarta Pusat, dan Jl. Trunojoyo No. 53, Surabaya. "Kami selalu berupaya memastikan proses pengajuan klaim dapat berjalan lebih cepat, mudah, dan nyaman, serta memberikan kepastian layanan bagi para pemegang polis IFG Life," ujar Gatot Haryadi, Corporate Secretary IFG Life. Komitmen ini juga tercermin dari realisasi pembayaran klaim. Sejak berdiri pada Oktober 2020 hingga Desember 2025, IFG Life telah membayarkan klaim kepada nasabah sebesar Rp23,4 triliun sebagai wujud tanggung jawab perusahaan dalam memenuhi hak-hak pemegang polis. Berbagai penguatan layanan yang dilakukan IFG Life mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun pengalaman nasabah yang lebih baik dan berkelanjutan, serta dapat terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan yang dapat diandalkan di setiap tahap kehidupan.
comment-icon
0 Komentar
profile-icon

Belum ada komentar...
person
download background
#BantuJagaMasaDepan
DownloadOneSekarang
download one by ifg on google play
download one by ifg on app store
Disclaimer