Beranda

/

Berita Korporasi

/

Detail Berita Korporasi

Korporasi

IFG Life Terapkan IndONIA sebagai Referensi Suku Bunga Rupiah Mulai 1 Januari 2026 sesuai Rekomendasi NWGBR

user-icon
Iqbal Adiyat | 2025, 14 November
share-iconShare
IFG Life menerapkan IndONIA mulai 1 Januari 2026, sesuai rekomendasi NWGBR.

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) yang merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, akan mulai menggunakan IndONIA (Indonesia Overnight Index Average) sebagai referensi suku bunga rupiah efektif per 1 Januari 2026.

 

Langkah ini merujuk pada rekomendasi National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR) yang beranggotakan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Asosiasi Pelaku Pasar Uang dan Pasar Valas Indonesia (APUVINDO).

 

IndONIA dinilai memberikan referensi suku bunga yang lebih akurat, transparan, dan kredibel karena dihitung berdasarkan transaksi aktual di pasar uang antarbank (overnight), sehingga lebih merefleksikan kondisi pasar yang sebenarnya. Hal ini berbeda dengan JIBOR (Jakarta Interbank Offered Rate) yang berbasis pada kontribusi perbankan. JIBOR sendiri akan dihentikan publikasinya pada 31 Desember 2025.

 

Bagi pemegang polis IFG Life dengan produk IFG Pendanaan Hari Tua, IFG Mantap, dan IFG Tampan, secara otomatis akan dilakukan peralihan penggunaan referensi suku bunga JIBOR menuju IndONIA yang disesuaikan dengan spread adjustment (penyesuaian selisih bunga). IFG Life memastikan bahwa dalam transisi ini:

  • tidak ada perubahan terhadap manfaat pertanggungan;
  • tidak ada biaya tambahan yang dikenakan kepada pemegang polis; dan
  • pemegang polis tidak perlu melakukan apapun.

 

"Penerapan referensi suku bunga IndONIA merupakan bagian dari upaya IFG Life dalam memperkuat tata kelola serta memastikan kepercayaan pemegang polis tetap terjaga. Hal ini juga demi menghadirkan ekosistem keuangan yang lebih sehat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan pemegang polis," ujar Mufri Dharmawan, Direktur Investasi IFG Life.

 

Dengan langkah ini, IFG Life menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang berintegritas dan berkelanjutan, serta menyediakan perlindungan di setiap tahap kehidupan masyarakat Indonesia.

 

 

 

Tanya-Jawab Penerapan IndONIA

 

Apa dampak penggunaan referensi suku bunga IndONIA terhadap polis saya?

Tidak ada perubahan polis, tidak ada perubahan manfaat pertanggungan, tidak ada biaya tambahan, dan pemegang polis IFG Life tidak perlu melakukan apapun terkait transisi penggunaan IndONIA.

 

Produk IFG Life apa saja yang terdampak transisi penggunaan IndONIA?

Referensi suku bunga IndONIA akan digunakan pada produk yang sebelumnya menggunakan referensi suku bunga JIBOR, seperti IFG Pendanaan Hari Tua, IFG Tampan, dan IFG Manfaat Bertahap (Mantap).

 

Apa bedanya JIBOR dengan IndONIA? Kenapa tidak menggunakan JIBOR lagi?

JIBOR adalah suku bunga indikatif berbasis kontribusi bank, sementara IndONIA dihitung berdasarkan transaksi aktual di pasar uang antarbank. Karena itu, IndONIA memberikan referensi suku bunga yang lebih transparan dan kredibel.

Sesuai publikasi dari NWGBR yang terdiri beranggotakan dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Asosiasi Pelaku Pasar Uang dan Pasar Valas Indonesia (APUVINDO), JIBOR akan dihentikanpublikasinya per 31 Desember 2025.

 

Antara JIBOR dan IndONIA, manakah yang memiliki rate lebih tinggi?

Suku bunga indikatif berbasis kontribusi bank (JIBOR) memiliki perbedaan rate dengan suku bunga berdasarkantransaksi aktual di pasar uang antarbank (IndONIA). Perbedaan tersebut membutuhkan penyesuaian khusus, yang disebutselisih suku bunga (spread adjustment), sehingga fallback rate yang dihasilkan (IndONIA + spread adjustment) sebandingdengan rate JIBOR. Untuk melihat historis rate JIBOR dan IndONIA, Anda dapat mengunjungi tautan ini.

Penggunaan IndONIA + spread adjustment sebagai pengganti JIBOR mengedepankan prinsip economically equivalent, sehingga rate-nya relatif setara.

 

Apa itu fallback rate?

Fallback rate adalah suku bunga referensi yang digunakan saat suku bunga referensi sebelumnya tidak lagi tersedia. Dalam hal ini, IFG Life akan melakukan transisi penggunaan suku bunga referensi JIBOR dan mengimplementasikanfallback rate IndONIA ditambah dengan spread adjustment.

 

Apa itu spread adjustment?

Secara sederhana, spread adjustment atau selisih suku bunga adalah metode yang digunakan secara internasional untukmeminimalisir perubahan value yang timbul saat transisi penggunaan suku bunga referensi menjadi IndONIA. Baca lebihlengkap tentang transisi penerapan suku bunga referensi IndONIA dan spread adjustment di sini.

 

Apa itu economically equivalent?

Meskipun referensi suku bunga berubah (JIBOR ke IndONIA + spread adjustment), rate-nya tetap sepadan dengan rateyang digunakan sebelumnya, sehingga pengembangan dana relatif sama.

 

Saya bisa lihat di mana terkait informasi atau peraturan penggunaan IndONIA?

Transisi penggunaan referensi suku bunga IndONIA merupakan tindak lanjut atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur(PADG) Bank Indonesia nomor 24/18/PADG/2022, dengan publikasi transisi pengakhiran JIBOR merujuk pada siaranpers bersama NWGBR (lihat di sini). Sementara, informasi terkait spread adjustment merujuk pada siaran pers Bank Indonesia nomor 26/235/Dkom tanggal 31 Oktober 2024 (lihat di sini). Kebijakan ini sejalan dengan agenda benchamrkrate reform yang telah berjalan di pasar keuangan global berbagai otoritas, lembaga, dan asosiasi pelaku pasar di berbagainegara.

Untuk melihat historis IndONIA, penetapan spread adjustment, maupun JIBOR, Anda dapat mengunjungi laman Bank Indonesia (lihat di sini).

 

Saya masih bingung, bisa hubungi siapa untuk penjelasan terkait penerapan IndONIA?

Jika Bapak & Ibu memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut terkait JIBOR dan transisi penerapansuku bunga referensi IndONIA + spread adjustment, hubungi:

 

Call Center  : 1500176
WhatsApp  : 0811 1372 848
Email  : customer_care@ifg-life.id

Berita Terbaru
Korporasi
IFG Life menerapkan IndONIA mulai 1 Januari 2026, sesuai rekomendasi NWGBR.
IFG Life Dorong Kemudahan Layanan sebagai Bagian dari Komitmen Perlindungan Nasabah
PT Asuransi Jiwa IFG ( IFG Life ), yang merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi,memperkuat kualitas layanan kepada pemegang polis dengan mendorong proses klaim yang semakin mudah diakses. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan manfaat perlindungan dapat dirasakan pemegang polis saat dibutuhkan. Kemudahan akses layanan ini didukung melalui pemanfaatan ekosistem digital One by IFG, yang dikembangkan dengan pendekatan customer centricity untuk menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi, transparan, dan relevan dengan kebutuhan nasabah. Hingga akhir tahun 2025, One by IFG telah digunakan lebih dari 370.000 pengguna aktif, serta mencatat lebih dari 250.000 transaksi lintas layanan kesehatan, proteksi, dan investasi. Selain menghadirkan aplikasi One by IFG, IFG Life juga memperkuat layanan tatap muka melalui pembukaan dua kantor layanan khusus yang difokuskan untuk melayani pengajuan klaim jatuh tempo. Kantor layanan khusus ini berlokasi di Jl. Cikini Raya No. 97, Jakarta Pusat, dan Jl. Trunojoyo No. 53, Surabaya. "Kami selalu berupaya memastikan proses pengajuan klaim dapat berjalan lebih cepat, mudah, dan nyaman, serta memberikan kepastian layanan bagi para pemegang polis IFG Life," ujar Gatot Haryadi, Corporate Secretary IFG Life. Komitmen ini juga tercermin dari realisasi pembayaran klaim. Sejak berdiri pada Oktober 2020 hingga Desember 2025, IFG Life telah membayarkan klaim kepada nasabah sebesar Rp23,4 triliun sebagai wujud tanggung jawab perusahaan dalam memenuhi hak-hak pemegang polis. Berbagai penguatan layanan yang dilakukan IFG Life mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun pengalaman nasabah yang lebih baik dan berkelanjutan, serta dapat terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan yang dapat diandalkan di setiap tahap kehidupan.
Korporasi
IFG Life menerapkan IndONIA mulai 1 Januari 2026, sesuai rekomendasi NWGBR.
IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 T Sepanjang 2025
Dalam industri asuransi, kepercayaan bukan sekadar nilai, tetapi fondasi utama hubungan antara perusahaan asuransi dengan pesertanya. Kepercayaan ini dibangun melalui komitmen nyata dalam memenuhi janji perlindungan kepada peserta. Sepanjang 2025, PT Asuransi Jiwa IFG ( IFG Life ) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia ( Mandiri Inhealth ) telah membayar klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai Rp10,7 triliun kepada lebih dari 1,1 juta peserta. Angka ini mencerminkan komitmen nyata kedua perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebagai bagian dari IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG Life dan Mandiri Inhealth memastikan para peserta mendapatkan klaim dan manfaat asuransi secara tepat waktu sesuai ketentuan yang diperjanjikan dalam polis, sehingga peserta dapat fokus pada keberlanjutan rencana masa depan dan pemulihan kesehatannya. Hal ini merupakan cerminan tanggung jawab serta keandalan IFG Life dan Mandiri Inhealth dalam menyediakan perlindungan terbaik bagi para pesertanya. "Kemampuan perusahaan dalam membayar klaim dan manfaat secara konsisten merupakan indikator penting keberlanjutan bisnis asuransi. Sepanjang 2025, IFG Life telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta," ujar Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan Merangkap Plt. Direktur Operasional IFG Life. Marihot H. Tambunan, Plt. Direktur Utama Mandiri Inhealth menambahkan, "Kami ingin para peserta merasakan proses layanan asuransi yang jelas dan mudah. Fokus kami bukan hanya pada manfaat, tetapi juga pada pengalaman peserta saat menggunakan layanan Mandiri Inhealth. Dengan dukungan jaringan layanan yang luas, Mandiri Inhealth terus berupaya memastikan peserta mendapatkan layanan yang konsisten, dapat diandalkan, dan tepercaya. Untuk menjaga kepercayaan tersebut, Mandiri Inhealth telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp4,4 triliun." Seiring penguatan kolaborasi setelah bergabungnya Mandiri Inhealth ke dalam ekosistem IFG pada 2024 lalu, kedua perusahaan kini fokus memperluas dampak layanan bagi masyarakat. Sinergi ini diarahkan untuk membangun ekosistem perlindungan yang relevan dengan kebutuhan peserta. Dengan dukungan lebih dari 8.000 provider layanan kesehatan rekanan di berbagai wilayah di Indonesia, IFG Life dan Mandiri Inhealth memperluas akses terhadap layanan kesehatan dan perlindungan bagi keluarga Indonesia.
Korporasi
IFG Life menerapkan IndONIA mulai 1 Januari 2026, sesuai rekomendasi NWGBR.
Kemudahan Mengakses Asuransi di Era Digital bersama One by IFG
Industri asuransi Indonesia terus memainkan peran penting dalam memperkuat ketahanan finansial masyarakat di tengah tantangan ekonomi global. Namun demikian, tingkat pemanfaatan asuransi masih menghadapi tantangan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa penetrasi industri asuransi pada 2025 masih berada di kisaran 2,72% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), mencerminkan masih terbatasnya adopsi asuransi secara luas di masyarakat. Sejalan dengan kondisi tersebut, tercatat bahwa pertumbuhan premi di segmen asuransi jiwa masih belum menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data AAJI, pendapatan premi asuransi jiwa pada kuartal III-2025 tercatat sebesar Rp133,22 triliun dan mengalami tekanan di beberapa segmen. Di sisi lain, laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat bahwa pengguna internet di Indonesia telah mencapai 80,66% pada 2025. Tingginya tingkat konektivitas ini mendorong PT Asuransi Jiwa IFG ( IFG Life), yang merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, memanfaatkan platform digital terpadu One by IFG guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan asuransi dan proteksi secara digital. “Penetrasi asuransi yang masih rendah menunjukkan ruang pertumbuhan yang besar sekaligus tantangan bagi industri. Bagi IFG Life, kondisi ini menjadi momentum untuk memperluas akses perlindungan melalui produk yang relevan, komprehensif, dan terjangkau. Kami berkomitmen mendorong transformasi dan inovasi dengan tata kelola yang kuat serta fokus pada kebutuhan nyata nasabah,” ungkap Gatot Haryadi, Corporate Secretary IFG Life. Melalui One by IFG, masyarakat dapat mengakses informasi dan edukasi produk asuransi jiwa secara mudah, mengeksplorasi dan membeli produk IFG Life sesuai kebutuhan, serta mengelola polis secara digital dalam satu aplikasi. Platform ini juga mengintegrasikan layanan kesehatan pendukung, seperti akses konsultasi dokter secara daring serta penerbitan surat rujukan medis, sehingga nasabah dapat mengelola perlindungan jiwa dan kesehatan secara lebih praktis, transparan, dan terhubung dalam satu ekosistem. “Digitalisasi menjadi langkah strategis kami untuk menghadirkan layanan proteksi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui One by IFG, kami ingin mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan IFG Life, sekaligus meningkatkan literasi asuransi dan mendukung inklusi keuangan nasional,” tambah Gatot. Hingga akhir 2025, One by IFG telah digunakan oleh lebih dari 500.000 pengguna, dengan lebih dari 370.000 pengguna aktif, serta mencatat lebih dari 250.000 transaksi lintas layanan kesehatan, proteksi, dan investasi. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap ekosistem digital IFG Life yang terintegrasi dan berorientasi pada kemudahan pengguna.
comment-icon
0 Komentar
profile-icon

Belum ada komentar...
person
download background
#BantuJagaMasaDepan
DownloadOneSekarang
download one by ifg on google play
download one by ifg on app store
Disclaimer