Beranda

/

Berita Korporasi

Rayakan Iduladha 1445 H, IFG Life Berbagi Daging Kurban
Korporasi
2024, 20 Juni
Rayakan Iduladha 1445 H, IFG Life Berbagi Daging Kurban
Memperingati Iduladha 1445 H, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) turut menyumbangkan satu ekor sapi dalam kegiatan Idul Qurban Niaga Rahmat yang dilaksanakan di lingkungan gedung Graha CIMB Niaga, Jakarta. Kegiatan Idul Qurban Niaga Rahmat ini khusus digelar bagi tenant gedung Graha CIMB Niaga serta masyarakat di sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membangun kepedulian dan solidaritas kepada sesama, terutama para pegawai di lingkungan gedung yang lebih membutuhkan. Corporate Secretary IFG Life Gatot Haryadi menuturkan kurban IFG Life tahun ini akan dibagikan ke seluruh tenaga alih daya perusahaan. "Alhamdulillah, Iduladha 1445 H ini IFG Life turut berpartisipasi dalam program Idul Qurban Niaga Rahmat dengan menyumbangkan satu ekor sapi. Insyaallah daging hasil kurban ini akan kami bagikan ke seluruh tenaga alih daya IFG Life seperti Pramusaji, Security, Messenger, dan sebagainya. Selain itu, dari panitia Idul Qurban Niaga Rahmat juga akan membagikan daging kurban ke masyarakat sekitar yang lebih membutuhkan. Semoga kurban tahun ini dapat memberikan berkah dan kebahagiaan bagi seluruh penerima daging kurban, serta IFG Life dapat terus berpartisipasi pada kegiatan ini di tahun-tahun berikutnya," ujar Gatot. Kegiatan Idul Qurban Niaga Rahmat dilaksanakan pada Rabu, 19 Juni 2024. Untuk menjamin kesehatan hewan kurban dan memastikan penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam, pemotongan dilaksanakan di Rumah Pemotongan Andara Ciganjur, Jakarta Selatan. Setelah dilakukan pengepakan, daging kurban dikirim ke Masjid Niaga Rahmat, Graha CIMB Niaga untuk kemudian dibagikan kepada para penerima kurban. Selain untuk para pegawai tenant di Graha CIMB Niaga, daging kurban juga akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, juga pelosok daerah yang lebih membutuhkan. Partisipasi dalam kegiatan Idul Qurban Niaga Rahmat ini merupakan salah satu bentuk komitmen IFG Life untuk terus memberikan kontribusi ke masyarakat. Sebagai perusahaan yang peduli dengan masyarakat sekitar, IFG Life memandang penting untuk turut serta dalam kegiatan bernilai sosial. "Ibadah kurban merupakan simbol keikhlasan, melepaskan diri dari keterikatan terhadap hal duniawi. Berkurban juga dilakukan untuk berbagi dan mempererat tali persaudaraan. Sepanjang tahun 2024, IFG Life telah melakukan berbagai kegiatan sosial untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama, seperti pembagian takjil yang dilakukan serentak di lima kota, serta silaturahmi dan donasi ke panti asuhan. Kegiatan berbagi kepada sesama merupakan bentuk tanggung jawab sosial kami, dan kegiatan sejenis akan terus kami lakukan hingga akhir tahun," tutup Gatot.
Siap Berlari Kembangkan Bisnis, IFG Life Fokus Garap Bisnis Korporasi dan Bancassurance
Korporasi
2024, 05 Juni
Siap Berlari Kembangkan Bisnis, IFG Life Fokus Garap Bisnis Korporasi dan Bancassurance
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) di tahun 2024 akan fokus memperkuat bisnis korporasi sebagai anchor business , sekaligus mengembangkan bisnis bancassurance . Direktur Bisnis Individu IFG Life Fabiola Noralita menambahkan bahwa segmen korporasi memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi jangkar utama penopang bisnis atau anchor business . Hingga saat ini, ujarnya, segmen korporasi di IFG Life menunjukkan pertumbuhan yang optimal. “Sebagian besar dari pendapatan premi kami di empat bulan pertama tahun ini didominasi oleh segmen korporasi, yang didominasi oleh jenis produk asuransi tradisional yang berfokus pada proteksi,” kata Fabiola. IFG Life sendiri memiliki sejumlah produk asuransi kumpulan yang memberikan perlindungan bagi karyawan dan peserta. Produk-produk tersebut mencakup perlindungan asuransi jiwa, kecelakaan diri karyawan, kesehatan dan penyakit kritis, serta manfaat purna karya. Sebagai bagian dari holding asuransi, penjaminan, dan investasi Indonesia Financial Group (IFG), IFG Life terutama membidik ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN). IFG Life juga membuka potensi bisnis untuk berkolaborasi dengan korporasi-korporasi di luar ekosistem BUMN. Selain itu, kanal bisnis bancassurance juga memiliki potensi besar. IFG Life mencatatkan perkembangan signifikan sejak menjalin kerja sama preferred partnership dengan BTN. “Kami melihat penopang utama bisnis ke depannya ada pada segmen korporasi, dengan jenis produk asuransi tradisional. Meskipun demikian, kami tetap melihat adanya potensi yang besar di lini bisnis bancassurance dan agency . Sejak melakukan kerja sama preferred partnership dengan BTN, bisnis bancassurance tumbuh positif. Di tahun ini kami akan memperluas sinergi dengan partner bank lainnya,” ujar Fabiola. IFG Life optimis pendapatan premi pada tahun ini tumbuh pesat dari posisi tahun lalu. Direktur Keuangan IFG Life Ryan Diastana Firman mengatakan bahwa pada tahun ini pihaknya siap untuk berlari mengembangkan bisnis setelah selesai menjalankan amanat negara dalam proses pengalihan polis nasabah Jiwasraya. “Kami bersyukur IFG Life berhasil menyelesaikan amanat negara untuk menerima pengalihan polis dari Jiwasraya, sehingga nasabah ex Jiwasraya dapat kembali merasakan manfaat polisnya. Ke depannya kami bisa lebih fokus mendorong pengembangan dan pertumbuhan bisnis,” tutur Ryan. IFG Life mencatat perolehan pendapatan premi tahun lalu sebesar Rp1,22 triliun. Ryan optimis kinerja pendapatan premi tahun ini tumbuh positif, mengingat pencapaian premi IFG Life sepanjang empat bulan pertama telah mencapai Rp453,7 miliar. “Melihat pencapaian hingga April kemarin, kami yakin pendapatan premi di tahun ini akan lebih besar dibanding tahun lalu,” ujarnya. Sebagai informasi, pendapatan premi IFG Life sampai dengan April 2024 mencapai Rp453,7 miliar atau melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023. Produk asuransi tradisional, termasuk yang dipasarkan kepada segmen korporasi, menjadi penopang utama pendapatan premi. Produk tersebut berkontribusi sebanyak 95% dari keseluruhan perolehan premi, sedangkan unit-linked atau produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hanya sebesar 5%.
IFG Life Optimis Prospek Positif Bisnis Asuransi Jiwa dan Kesehatan
Korporasi
2024, 29 Mei
IFG Life Optimis Prospek Positif Bisnis Asuransi Jiwa dan Kesehatan
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) optimis prospek bisnis asuransi jiwa dan kesehatan pada 2024 tetap positif dengan penguatan pada produk asuransi jiwa tradisional dan pengembangan bisnis korporasi sebagai anchor business . Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu IFG Life menyebutkan bahwa produk asuransi jiwa tradisional atau produk yang fokus pada proteksi merupakan fokus utama IFG Life dalam melakukan inovasi dan pengembangan untuk menyediakan produk dan layanan jasa asuransi bagi masyarakat. Selain produk asuransi untuk nasabah individu, lanjutnya, IFG Life juga fokus mengembangkan produk asuransi untuk nasabah kumpulan dan korporasi, terutama dari ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini tidak terlepas dari DNA IFG Life sebagai bagian dari anggota holding asuransi, penjaminan, dan investasi, Indonesia Financial Group (IFG). “Kami melihat bisnis korporasi memiliki potensi sangat besar sehingga kami mengambil langkah pasti untuk menjadikan lini bisnis ini sebagai anchor business perusahaan. Tentu saja dengan tetap tidak meninggalkan segmen ritel dengan produk unggulan kami seperti IFG LifeSAVER dan IFG LifeCOVER,” ujarnya dalam acara jumpa media di Jakarta, Rabu (29/5/2024). Dia menyebutkan, pendapatan premi IFG Life sampai dengan April 2024 mencapai Rp453,7 miliar yang ditopang oleh produk tradisional. Angka ini melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023. Komposisi premi dari produk asuransi tradisional mencapai 95% dari total pendapatan premi. Sementara itu, komposisi pendapatan premi dari produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked hanya sebanyak 5%. “Dari pendapatan premi kami di empat bulan pertama tahun ini, produk asuransi tradisional memang memberikan sumbangsih yang dominan. Hal ini memang tidak terlepas dari fokus kami untuk berusaha seoptimal mungkin memperkuat sekaligus membawa kembali asuransi ke garis awal mulanya, yakni perlindungan,” ujarnya. Dari sisi saluran distribusi, kanal bisnis bancassurance juga memiliki potensi besar. Pihaknya mengalami perkembangan signifikan kanal bisnis bancassurance sejak menjalin kerja sama preferred partnership dengan BTN. “Berbagai pengembangan dan inovasi yang dilakukan IFG Life ini juga didukung oleh infrastruktur IT dan digitalisasi yang baik. Kami harap dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan produk dan jasa asuransi,” imbuh Fabiola. Peralihan Polis sebagai Amanat Negara Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan IFG Life optimis bisnis perusahaan akan semakin baik di tahun ini. Terlebih, pihaknya telah berhasil menyelesaikan amanat negara untuk menerima pengalihan polis dan aset hasil restrukturisasi nasabah eks PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dia mengakui, tahun 2023 merupakan tahun yang cukup menantang untuk industri asuransi. Namun, IFG Life mampu melalui tahun tersebut dengan baik, bahkan berhasil menyelesaikan amanat negara. Sebagaimana diketahui, proses restrukturisasi Jiwasraya dinyatakan selesai oleh Kementerian BUMN pada akhir Desember 2023. IFG Life berperan menerima pengalihan polis, sehingga manfaat polis nasabah eks Jiwasraya dapat tetap berjalan. “Kami bersyukur IFG Life berhasil menyelesaikan amanat negara untuk menerima pengalihan polis dari Jiwasraya. Ini semua merupakan hasil kerja bersama dan dukungan semua pihak sehingga semua nasabah yang polisnya dialihkan mendapatkan keberlanjutan manfaat polis,” ujar Ryan. Tercatat sampai dengan 3 Mei 2024, IFG Life telah menerima pengalihan liabilitas polis Jiwasraya sebanyak 313.009 polis dengan total liabilitas senilai Rp37,89 triliun. IFG Life juga telah melakukan pembayaran klaim kepada para pemegang polis eks Jiwasraya sebesar Rp13,95 triliun. “Terhitung sejak Desember 2021 sampai dengan 30 April 2024, nilai klaim yang telah dibayarkan IFG Life untuk pemegang polis eks Jiwasraya mencapai Rp13,95 triliun. Ini sebagai wujud dari komitmen kuat kami untuk membayarkan manfaat polis para nasabah.” ujarnya. Ryan memastikan pembayaran manfaat ini tetap menjaga Risk-Based Capital (RBC) di level sehat sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni di atas 120%. Hal ini demi konsistensi perusahaan menjaga perkembangan bisnis dan pertumbuhan yang berkelanjutan,
KSEI Jalin Kerja Sama dengan IFG Life: Pengguna Perdana Sistem Multi Investasi Terpadu pada Perusahaan Asuransi
Korporasi
2024, 21 Mei
KSEI Jalin Kerja Sama dengan IFG Life: Pengguna Perdana Sistem Multi Investasi Terpadu pada Perusahaan Asuransi
Hari ini, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi meluncurkan penggunaan perdana layanan Sistem Multi Investasi Terpadu (S-MULTIVEST) dengan PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life). Kerja sama tersebut menjadi awal mula penggunaan sistem di pasar modal untuk perusahaan asuransi. Kolaborasi ini diluncurkan secara simbolis oleh Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat dan Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko, disaksikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Direksi dan Komisaris PT Bursa Efek Indonesia dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, serta para tamu undangan lain. Turut hadir dan menyaksikan prosesi tersebut, Direktur Syariah Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) Pandji P. Djajanegara selaku Bank Kustodian yang bekerjasama dengan IFG Life untuk penggunaan S-MULTIVEST. S-MULTIVEST merupakan platform yang mengintegrasikan pemilik aset (asset owner) dengan pelaku industri investasi dalam rangka penyelesaian transaksi multi-investasi khususnya dalam proses pengiriman instruksi, pemberian konfirmasi antar para pihak serta memenuhi kebutuhan pelaporan secara elektronik. Platform yang diluncurkan KSEI sejak tahun 2021 ini merupakan pengembangan dari Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi reksa dana sejak tahun 2016. Kedua sistem tersebut merupakan salah satu tonggak sejarah pengembangan pasar modal Indonesia, karena KSEI berhasil mengembangkan sistem terintegrasi untuk proses administrasi dan transaksi produk investasi. Menanggapi kolaborasi ini, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menyampaikan, “Kerja sama penggunaan S-MULTIVEST di industri keuangan dapat memberikan banyak manfaat, baik bagi pengguna S-MULTIVEST maupun regulator. Manfaat bagi Pengguna S-MULTIVEST antara lain efisiensi proses, platform yang terintegrasi, serta kemudahan pemantauan dan pelaporan. Selain itu dengan adanya standarisasi proses, data yang terintegrasi, dan ketersedian data transaksi secara realtime diharapkan dapat memberikan manfaat bagi regulator untuk mempermudah proses pengawasan oleh regulator terhadap pengguna S-MULTIVEST,”’ ucap Samsul. Lebih lanjut, Samsul berharap bahwa berbagai manfaat dari penggunaan S-MULTIVEST dapat menarik semakin banyak pihak yang berasal dari industri keuangan lainnya, yang menyusul PT Asuransi Jiwa IFG untuk menggunakan S-MULTIVEST ke depannya. Perjanjian kerja sama penggunaan layanan Sistem Multi Investasi Terpadu telah ditandatangani KSEI dan IFG Life pada 16 Februari 2024. Perjanjian tersebut menjadi dasar bagi IFG Life dalam menggunakan S-MULTIVEST untuk dapat melakukan kegiatan transaksi aset investasi atas dana kelolaan dari produk asuransi, maupun kegiatan lain terkait dengan pencatatan maupun pelaporan transaksi melalui S-MULTIVEST. Kerja sama antara KSEI dan IFG Life merupakan jalinan perdana antara pasar modal dan asuransi dalam hal penggunaan sistem. Direktur Investasi IFG Life Mufri Dharmawan menyatakan bahwa penggunaan layanan S-MULTIVEST ini membuat kegiatan operasional investasi lebih efisien. Selain itu, pengelolaan investasi menjadi lebih transparan karena data transaksi dapat diakses oleh regulator kapan saja. Hal ini merupakan salah satu upaya nyata IFG Life untuk memastikan aset investasi dikelola secara profesional dengan memegang prinsip kehati-hatian sebagai bagian dari good corporate governance (GCG) dan manajemen risiko. "Kerja sama IFG Life dengan KSEI akan memperkuat tata kelola investasi di IFG Life, sesuai dengan komitmen IFG Life guna memastikan proses bisnis yang akuntabel dan berkelanjutan bagi nasabah. Penggunaan platform S-MULTIVEST ini kami lakukan dengan tujuan utama agar dana nasabah aman, sehingga rencana masa depan pemegang polis IFG Life tetap terjaga. IFG Life merupakan perusahaan asuransi pertama yang menggunakan sistem ini, bukti keseriusan kami menjaga amanat para nasabah” ujar Mufri. Untuk mendukung ini, IFG Life bekerja sama dengan Bank Mandiri dan CIMB Niaga selaku Bank Kustodian. Sementara itu, Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh KSEI tersebut. “Kehadiran dan implementasi S-MULTIVEST menjadi salah satu alternatif platform untuk nasabah kustodian CIMB Niaga, sekaligus menambahkan kapabilitas kanal distribusi dalam pengiriman instruksi transaksi para nasabah yang telah dimiliki CIMB Niaga. Diharapkan dengan adanya sistem S-MULTIVEST dari KSEI ini dapat memberi nilai tambah terhadap pelayanan untuk nasabah kustodian CIMB Niaga, khususnya dari sisi validitas dan efisiensi waktu dalam pengiriman instruksi. Karena bagi CIMB Niaga nasabah adalah #YangUtama,” ujar Pandji. Dengan terjalinnya kerja sama penggunaan layanan sistem multi investasi terpadu untuk perusahaan asuransi, maka diharapkan industri keuangan menjadi semakin kuat dan mendukung kekuatan ekonomi dalam negeri.
IFG Life Perkuat Literasi untuk Menjaga Stabilitas Lingkungan dan Keuangan
Korporasi
2024, 18 Mei
IFG Life Perkuat Literasi untuk Menjaga Stabilitas Lingkungan dan Keuangan
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan nasional, mendorong penguatan literasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dan keuangan pribadi. Corporate Secretary IFG Life Gatot Haryadi mengatakan, kondisi lingkungan dan keuangan yang seimbang merupakan faktor kunci guna menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Dia menyebutkan bahwa IFG Life sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang menyediakan jasa perlindungan asuransi untuk setiap tahap kehidupan, memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan finansial dan lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan visi IFG Life untuk memberikan perlindungan yang lengkap dan berkesinambungan untuk rencana masa depan nasabahnya. Untuk itu, lanjut Gatot, pihaknya menyambut baik dan turut berpartisipasi dalam gelaran “Oksigen Green Financing” bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan Yayasan Mangrove Indonesia Lestari. “Sebagai perusahaan dengan perspektif jangka panjang untuk masa depan bersama, IFG Life melihat urgensi untuk berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan yang berwawasan keberlanjutan, termasuk salah satunya 'Oksigen Green Financing'. IFG Life turut urun rembuk melakukan literasi serta donasi tanaman lidah mertua yang memang bagus untuk membersihkan udara,” papar Gatot. Kegiatan literasi yang digelar di Bandung ini menyasar para entrepreneur muda dan mahasiswa, yang merupakan generasi penerus estafet kehidupan masyarakat. Dia menegaskan pentingnya literasi sejak dini agar semangat menjaga keseimbangan lingkungan dan keuangan pribadi tertanam di masyarakat. “Kesehatan keuangan saja tidak cukup. Penting bagi kita semua sama-sama menjaga lingkungan tetap bersih dan lestari, sehingga kelak kita dan generasi berikutnya juga yang akan menerima manfaatnya dalam jangka panjang,” tutupnya. Pihaknya menegaskan bahwa aspek keberlanjutan lingkungan telah menjadi salah satu prioritas utama IFG Life. Tercatat sepanjang 2023, IFG Life telah merealisasikan berbagai program tanggung jawab sosial lingkungan, termasuk di antaranya perbaikan sarana konservasi penyu Pantai Bajulmati Malang, bantuan bencana kabut asap di Palangkaraya, penanaman pohon bambu/mangrove di Goa Cermin Bajo, hingga bersih Pantai Pulau Padar di Taman Nasional Komodo. Belum lama ini, IFG Life bersama sejumlah entitas perusahaan di bawah naungan AAJI serta Yayasan Mangrove Indonesia Lestari juga menggelar penanaman mangrove di kawasan ekowisata Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.
Kejar Target Pertumbuhan Berkelanjutan, IFG Life Siap Perkuat Kolaborasi dan Sinergi di BUMN
Korporasi
2024, 17 Mei
Kejar Target Pertumbuhan Berkelanjutan, IFG Life Siap Perkuat Kolaborasi dan Sinergi di BUMN
Penguatan kolaborasi dan sinergi dengan sesama entitas di dalam ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu fokus PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) untuk mewujudkan target pertumbuhan berkelanjutan. Direktur Bisnis Individu IFG Life Fabiola Noralita menyebutkan, IFG Life siap berkembang untuk tumbuh secara berkelanjutan dengan ekspansi, kolaborasi, dan digitalisasi. Perusahaan pun berkomitmen menjadi asuransi jiwa dan kesehatan modern yang fokus memberikan layanan proteksi untuk keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan. IFG Life sebagai bagian dari holding Indonesia Financial Group (IFG) memiliki nilai tambah berupa akses terhadap ekosistem perusahaan-perusahaan milik negara. Terlebih, IFG Life lahir dengan membawa amanat negara untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap sektor asuransi dan memperkokoh industri asuransi nasional. “Kami menyadari salah satu kekuatan IFG Life adalah akses terhadap ekosistem BUMN, sehingga hal ini harus kami pergunakan sebaik-baiknya dengan memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan entitas-entitas lainnya di dalam ekosistem BUMN. Salah satu yang sudah mulai kami kembangkan yakni kolaborasi dan sinergi dengan BTN,” tuturnya. Menurut dia, IFG Life akan terus mengupayakan untuk menyasar ke pangsa pasar group health, memperkuat bisnis korporasi, serta melebarkan lini bisnis bancassurance . Kolaborasi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dilakukan untuk mengembangkan bisnis bersama dan berkomitmen untuk menyediakan produk perlindungan asuransi solutif dan inovatif sesuai dengan kebutuhan para nasabah, sehingga dapat menyediakan one stop service bagi nasabah BTN. Pihaknya melihat banyaknya potensi bisnis, prospek kolaborasi, juga perluasan kemitraan strategis yang dapat dikerjakan oleh IFG Life bersama-sama dengan para pelaku industri, khususnya dalam lingkup ekosistem BUMN, untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat di Indonesia. Saat ini IFG Life telah melakukan kerja sama pengelolaan perlindungan tahapan kehidupan para pegawai beberapa BUMN seperti Kereta Api Indonesia, Bulog, Pos Indonesia, Angkasa Pura II, Hutama Karya, dan Sucofindo. Selain itu IFG Life juga telah melindungi masa depan para pegawai beberapa anak perusahaan dan anggota holding BUMN lainnya seperti Telkomsel, Petrokimia Gresik, hingga Kereta Commuter Indonesia. “IFG Life berkomitmen tumbuh menjadi perusahaan asuransi jiwa yang profesional, sehat, dan dapat dipercaya. Kami terbuka kepada seluruh peluang untuk berkolaborasi dan bersinergi, dan berusaha untuk senantiasa mengembangkan potensi-potensi bisnis baru serta memperluas kemitraan strategis dengan para pemain di industri nasional,” paparnya.
Jaga Komitmen Lindungi Rencana Masa Depan Nasabah, IFG Life dan Bahana TCW Jalin Kolaborasi
Korporasi
2024, 13 Mei
Jaga Komitmen Lindungi Rencana Masa Depan Nasabah, IFG Life dan Bahana TCW Jalin Kolaborasi
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) terus memperkuat komitmennya dalam melindungi tahapan kehidupan keluarga Indonesia. Hal ini salah satunya diwujudkan dengan melakukan kerja sama pengelolaan dana bersama PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW). Adapun, kolaborasi antara IFG Life dengan Bahana TCW kembali dilakukan melalui skema Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) dengan tujuan untuk memaksimalkan aset investasi IFG Life. Direktur Investasi IFG Life Mufri Dharmawan menyebutkan bahwa pemegang polis merupakan prioritas utama. Maka dari itu, pihaknya memastikan pengelolaan aset investasi perusahaan tetap optimal sembari memegang prinsip kehati-hatian sebagai bagian dari penerapan good corporate governance (GCG) dan manajemen risiko. Pihaknya pun melihat komitmen yang sama di Bahana TCW. “Kolaborasi dengan Bahana TCW ini semata-mata kami lakukan agar IFG Life dapat terus melindungi rencana masa depan pemegang polis kami,” ujar Mufri. Dia menegaskan bahwa asuransi merupakan bisnis berbasis kepercayaan. Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang mengelola dana nasabah serta aset milik perusahaan, IFG Life memiliki tanggung jawab besar kepada seluruh stakeholders , mulai dari pemegang polis hingga pemerintah sebagai pemilik perusahaan. Dengan pengalaman dan cakupan layanan serta produk investasi yang berkinerja prima, Bahana TCW yang merupakan perusahaan manajer investasi terkemuka di tanah air adalah mitra yang sesuai dengan komitmen ini. Pada 2023 yang lalu, kerja sama antara IFG Life dan Bahana TCW berfokus pada pengelolaan produk KPD dalam kategori Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau biasa dikenal dengan produk unitlink, di mana kumpulan dana premi dikelola oleh Bahana TCW ke dalam aset investasi untuk mendapatkan imbal hasil yang maksimal. Sementara di tahun 2024 ini, IFG Life dan Bahana TCW kembali menjalin kerja sama KPD untuk kategori non-PAYDI yang berfokus pada optimalisasi pengelolaan aset. Hal ini merupakan bentuk komitmen IFG Life untuk senantiasa menjaga kemampuan perusahaan melakukan kewajiban pembayaran manfaat kepada pemegang polisnya. Sebagai manajer investasi dengan dana kelolaan produk reksa dana terbesar di Indonesia saat ini, Bahana TCW memiliki komitmen untuk terus menjalin sinergi ini secara berkelanjutan. Doni Firdaus selaku Direktur Investasi Bahana TCW mengungkapkan bahwa pada kolaborasi kedua ini Bahana TCW tetap berkomitmen menjaga kepercayaan yang diberikan dengan memberikan kinerja yang lebih baik dari kerja sama sebelumnya. “Pengelolaan KPD tahun lalu mencatatkan kinerja yang positif dengan diversifikasi alokasi di beberapa kelas aset seperti pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Di tahun ini dengan strategi alokasi aset berfokus pada instrumen pendapatan tetap, kami harap dapat memaksimalkan aset investasi IFG Life”, ujar Doni. “Di tengah maraknya sentimen eksternal yang mempengaruhi perekonomian nasional, Bahana TCW melakukan analisis dan perhitungan secara cermat untuk menentukan portofolio investasi. Khusus instrumen pendapatan tetap, saat ini dipandang memiliki potensi yang bagus seiring dengan masih besarnya peluang pemangkasan suku bunga yang akan dilakukan oleh The Fed di tahun ini. Namun demikian, berbagai potensi risiko seperti kondisi ekonomi makro, perkembangan pasar keuangan global, dan faktor geopolitik masih menjadi perhatian kami. Seluruh pengelolaan aset dilakukan secara prudent dengan terus berupaya mengedepankan penerapan manajemen risiko yang sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik dan benar”, tambah Doni. Dalam mengelola investasi, IFG Life selalu menerapkan konsep liability driven investment . Dengan begitu, aktivitas investasi IFG Life selalu disesuaikan dengan profil liabilitas perusahaan agar dapat senantiasa menjaga kemampuan untuk melakukan kewajiban pembayaran klaim kepada para pemegang polisnya. “Untuk pengelolaan investasi, kami lakukan dengan mengacu pada risk management dan tata kelola yang baik, dan betul-betul dijaga agar tidak keluar dari koridor yang sudah digariskan,” ujar Mufri. Sebagaimana diketahui, IFG Life dan Bahana TCW merupakan entitas yang tergabung dalam holding asuransi, penjaminan, dan investasi Indonesia Financial Group (IFG). Kedua belah pihak menggelar acara seremoni kerja sama Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) di Jakarta, baru-baru ini. Selain oleh direksi masing-masing pihak, seremoni penandatanganan kerja sama tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko dan Direktur Keuangan IFG Heru Handayanto.
Perkuat Komitmen Manajemen Mutu, IFG Life Raih Sertifikasi ISO 9001:2015
Korporasi
2024, 07 Mei
Perkuat Komitmen Manajemen Mutu, IFG Life Raih Sertifikasi ISO 9001:2015
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) menegaskan komitmen untuk senantiasa memberikan layanan yang berkualitas dan berkesinambungan bagi masyarakat Indonesia melalui proses pelayanan yang cepat, transparan, serta bertanggung jawab dengan sistem manajemen mutu berstandar internasional. IFG Life telah mengimplementasikan sistem manajemen mutu dalam proses kerjanya, di mana sistem manajemen mutu tersebut telah meraih sertifikasi ISO 9001:2015 dengan ruang lingkup Provision of Underwriting, Policy Management, Claim Management, Management of Payment Receipt, dan Customer Management . Sertifikasi ISO 9001:2015 merupakan standar internasional yang digunakan untuk menetapkan kebijakan dan sasaran mutu ( quality objective ) yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi terpercaya yaitu TÜV SÜD Indonesia. Direktur Operasional IFG Life Iskak Hendrawan menjelaskan, melalui sertifikasi ini IFG Life berkomitmen untuk memberikan layanan yang cepat, transparan, dan bertanggung jawab, serta meningkatkan efektivitas manajemen mutu dalam rangka mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkesinambungan. “Kami telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015. Sertifikasi ini menjadi perwujudan tentang kuatnya komitmen IFG Life yang berorientasi kepada konsumen, sekaligus sebagai pengingat bagi kami untuk senantiasa menjalankan sistem manajemen mutu di IFG Life secara baik dan terpercaya,” ujar Iskak yang turut menghadiri acara penyerahan sertifikat ISO 9001:2015 pada awal tahun ini. Dia menambahkan, penerapan ISO 9001:2015 merupakan salah satu upaya perusahaan untuk mendorong kinerja secara optimal. ISO 9001:2015 menjadi standar acuan bagi perusahaan dalam memastikan stakeholders memperoleh produk dan layanan yang berkualitas secara konsisten. “Alur kerja yang dirancang dengan baik sangat berperan dalam mutu produk dan layanan. Sertifikasi ISO 9001:2015 memastikan bahwa orientasi mutu melekat pada setiap karyawan dan manajemen IFG Life dalam menjalankan proses kerja kami setiap harinya,” lanjutnya. Terdapat sejumlah prinsip manajemen mutu yang harus dipenuhi oleh IFG Life dalam penyusunan sertifikasi ISO 9001:2015, yaitu di antaranya fokus kepada konsumen, kepemimpinan, keterlibatan pihak berkepentingan di semua tingkatan, pendekatan dalam proses, perbaikan ( improvement ), pengambilan keputusan, hingga manajemen hubungan ( relationship management ). Di sisi lain, tambah Iskak, dengan sertifikasi yang diakui di tingkat internasional, IFG Life memperoleh keunggulan untuk bersaing dan memperbesar peluang masuk ke pasar yang lebih luas. “Ini juga sejalan dengan visi dan misi IFG Life untuk menjadi perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan terbesar di Indonesia yang tumbuh berkelanjutan agar dapat melayani masyarakat di Indonesia dalam jangka panjang,” tuturnya. Sebagai bagian dari holding asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG Life memiliki posisi strategis dalam memenuhi seluruh kebutuhan asuransi jiwa dan kesehatan di Indonesia. IFG Life berkomitmen menyediakan produk dan layanan asuransi proteksi yang terpercaya dan komprehensif mulai dari lahir hingga tutup usia. Mendapatkan izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 7 April 2021, IFG Life menjunjung tinggi tata kelola yang baik dan manajemen risiko yang kuat dan penuh kehati-hatian dalam menjalankan bisnisnya. Lebih lanjut, IFG Life juga mengoptimalkan manajemen mutu untuk mendorong pemberian layanan berkualitas serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses layanan sehingga masyarakat dapat memperoleh proteksi yang maksimal sesuai dengan kebutuhannya. “Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang terus berkembang, IFG Life siap memberikan layanan proteksi yang prima dan mudah diakses, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabahnya di masa depan,” tutup Iskak.
person
dowload background

Life by IFG

Perlindungan easy untuk jalani hidup tanpa worry.

Download Life by IFG sekarang.

download ifg life app on google playdownload ifg life app on app store
download ifg life app