Beranda

/

Berita Korporasi

IFG Life Perkuat Literasi untuk Menjaga Stabilitas Lingkungan dan Keuangan
Korporasi
2024, 18 Mei
IFG Life Perkuat Literasi untuk Menjaga Stabilitas Lingkungan dan Keuangan
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan nasional, mendorong penguatan literasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dan keuangan pribadi. Corporate Secretary IFG Life Gatot Haryadi mengatakan, kondisi lingkungan dan keuangan yang seimbang merupakan faktor kunci guna menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Dia menyebutkan bahwa IFG Life sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang menyediakan jasa perlindungan asuransi untuk setiap tahap kehidupan, memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan finansial dan lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan visi IFG Life untuk memberikan perlindungan yang lengkap dan berkesinambungan untuk rencana masa depan nasabahnya. Untuk itu, lanjut Gatot, pihaknya menyambut baik dan turut berpartisipasi dalam gelaran “Oksigen Green Financing” bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan Yayasan Mangrove Indonesia Lestari. “Sebagai perusahaan dengan perspektif jangka panjang untuk masa depan bersama, IFG Life melihat urgensi untuk berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan yang berwawasan keberlanjutan, termasuk salah satunya 'Oksigen Green Financing'. IFG Life turut urun rembuk melakukan literasi serta donasi tanaman lidah mertua yang memang bagus untuk membersihkan udara,” papar Gatot. Kegiatan literasi yang digelar di Bandung ini menyasar para entrepreneur muda dan mahasiswa, yang merupakan generasi penerus estafet kehidupan masyarakat. Dia menegaskan pentingnya literasi sejak dini agar semangat menjaga keseimbangan lingkungan dan keuangan pribadi tertanam di masyarakat. “Kesehatan keuangan saja tidak cukup. Penting bagi kita semua sama-sama menjaga lingkungan tetap bersih dan lestari, sehingga kelak kita dan generasi berikutnya juga yang akan menerima manfaatnya dalam jangka panjang,” tutupnya. Pihaknya menegaskan bahwa aspek keberlanjutan lingkungan telah menjadi salah satu prioritas utama IFG Life. Tercatat sepanjang 2023, IFG Life telah merealisasikan berbagai program tanggung jawab sosial lingkungan, termasuk di antaranya perbaikan sarana konservasi penyu Pantai Bajulmati Malang, bantuan bencana kabut asap di Palangkaraya, penanaman pohon bambu/mangrove di Goa Cermin Bajo, hingga bersih Pantai Pulau Padar di Taman Nasional Komodo. Belum lama ini, IFG Life bersama sejumlah entitas perusahaan di bawah naungan AAJI serta Yayasan Mangrove Indonesia Lestari juga menggelar penanaman mangrove di kawasan ekowisata Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.
Kejar Target Pertumbuhan Berkelanjutan, IFG Life Siap Perkuat Kolaborasi dan Sinergi di BUMN
Korporasi
2024, 17 Mei
Kejar Target Pertumbuhan Berkelanjutan, IFG Life Siap Perkuat Kolaborasi dan Sinergi di BUMN
Penguatan kolaborasi dan sinergi dengan sesama entitas di dalam ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu fokus PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) untuk mewujudkan target pertumbuhan berkelanjutan. Direktur Bisnis Individu IFG Life Fabiola Noralita menyebutkan, IFG Life siap berkembang untuk tumbuh secara berkelanjutan dengan ekspansi, kolaborasi, dan digitalisasi. Perusahaan pun berkomitmen menjadi asuransi jiwa dan kesehatan modern yang fokus memberikan layanan proteksi untuk keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan. IFG Life sebagai bagian dari holding Indonesia Financial Group (IFG) memiliki nilai tambah berupa akses terhadap ekosistem perusahaan-perusahaan milik negara. Terlebih, IFG Life lahir dengan membawa amanat negara untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap sektor asuransi dan memperkokoh industri asuransi nasional. “Kami menyadari salah satu kekuatan IFG Life adalah akses terhadap ekosistem BUMN, sehingga hal ini harus kami pergunakan sebaik-baiknya dengan memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan entitas-entitas lainnya di dalam ekosistem BUMN. Salah satu yang sudah mulai kami kembangkan yakni kolaborasi dan sinergi dengan BTN,” tuturnya. Menurut dia, IFG Life akan terus mengupayakan untuk menyasar ke pangsa pasar group health, memperkuat bisnis korporasi, serta melebarkan lini bisnis bancassurance . Kolaborasi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dilakukan untuk mengembangkan bisnis bersama dan berkomitmen untuk menyediakan produk perlindungan asuransi solutif dan inovatif sesuai dengan kebutuhan para nasabah, sehingga dapat menyediakan one stop service bagi nasabah BTN. Pihaknya melihat banyaknya potensi bisnis, prospek kolaborasi, juga perluasan kemitraan strategis yang dapat dikerjakan oleh IFG Life bersama-sama dengan para pelaku industri, khususnya dalam lingkup ekosistem BUMN, untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat di Indonesia. Saat ini IFG Life telah melakukan kerja sama pengelolaan perlindungan tahapan kehidupan para pegawai beberapa BUMN seperti Kereta Api Indonesia, Bulog, Pos Indonesia, Angkasa Pura II, Hutama Karya, dan Sucofindo. Selain itu IFG Life juga telah melindungi masa depan para pegawai beberapa anak perusahaan dan anggota holding BUMN lainnya seperti Telkomsel, Petrokimia Gresik, hingga Kereta Commuter Indonesia. “IFG Life berkomitmen tumbuh menjadi perusahaan asuransi jiwa yang profesional, sehat, dan dapat dipercaya. Kami terbuka kepada seluruh peluang untuk berkolaborasi dan bersinergi, dan berusaha untuk senantiasa mengembangkan potensi-potensi bisnis baru serta memperluas kemitraan strategis dengan para pemain di industri nasional,” paparnya.
Jaga Komitmen Lindungi Rencana Masa Depan Nasabah, IFG Life dan Bahana TCW Jalin Kolaborasi
Korporasi
2024, 13 Mei
Jaga Komitmen Lindungi Rencana Masa Depan Nasabah, IFG Life dan Bahana TCW Jalin Kolaborasi
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) terus memperkuat komitmennya dalam melindungi tahapan kehidupan keluarga Indonesia. Hal ini salah satunya diwujudkan dengan melakukan kerja sama pengelolaan dana bersama PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW). Adapun, kolaborasi antara IFG Life dengan Bahana TCW kembali dilakukan melalui skema Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) dengan tujuan untuk memaksimalkan aset investasi IFG Life. Direktur Investasi IFG Life Mufri Dharmawan menyebutkan bahwa pemegang polis merupakan prioritas utama. Maka dari itu, pihaknya memastikan pengelolaan aset investasi perusahaan tetap optimal sembari memegang prinsip kehati-hatian sebagai bagian dari penerapan good corporate governance (GCG) dan manajemen risiko. Pihaknya pun melihat komitmen yang sama di Bahana TCW. “Kolaborasi dengan Bahana TCW ini semata-mata kami lakukan agar IFG Life dapat terus melindungi rencana masa depan pemegang polis kami,” ujar Mufri. Dia menegaskan bahwa asuransi merupakan bisnis berbasis kepercayaan. Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang mengelola dana nasabah serta aset milik perusahaan, IFG Life memiliki tanggung jawab besar kepada seluruh stakeholders , mulai dari pemegang polis hingga pemerintah sebagai pemilik perusahaan. Dengan pengalaman dan cakupan layanan serta produk investasi yang berkinerja prima, Bahana TCW yang merupakan perusahaan manajer investasi terkemuka di tanah air adalah mitra yang sesuai dengan komitmen ini. Pada 2023 yang lalu, kerja sama antara IFG Life dan Bahana TCW berfokus pada pengelolaan produk KPD dalam kategori Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau biasa dikenal dengan produk unitlink, di mana kumpulan dana premi dikelola oleh Bahana TCW ke dalam aset investasi untuk mendapatkan imbal hasil yang maksimal. Sementara di tahun 2024 ini, IFG Life dan Bahana TCW kembali menjalin kerja sama KPD untuk kategori non-PAYDI yang berfokus pada optimalisasi pengelolaan aset. Hal ini merupakan bentuk komitmen IFG Life untuk senantiasa menjaga kemampuan perusahaan melakukan kewajiban pembayaran manfaat kepada pemegang polisnya. Sebagai manajer investasi dengan dana kelolaan produk reksa dana terbesar di Indonesia saat ini, Bahana TCW memiliki komitmen untuk terus menjalin sinergi ini secara berkelanjutan. Doni Firdaus selaku Direktur Investasi Bahana TCW mengungkapkan bahwa pada kolaborasi kedua ini Bahana TCW tetap berkomitmen menjaga kepercayaan yang diberikan dengan memberikan kinerja yang lebih baik dari kerja sama sebelumnya. “Pengelolaan KPD tahun lalu mencatatkan kinerja yang positif dengan diversifikasi alokasi di beberapa kelas aset seperti pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Di tahun ini dengan strategi alokasi aset berfokus pada instrumen pendapatan tetap, kami harap dapat memaksimalkan aset investasi IFG Life”, ujar Doni. “Di tengah maraknya sentimen eksternal yang mempengaruhi perekonomian nasional, Bahana TCW melakukan analisis dan perhitungan secara cermat untuk menentukan portofolio investasi. Khusus instrumen pendapatan tetap, saat ini dipandang memiliki potensi yang bagus seiring dengan masih besarnya peluang pemangkasan suku bunga yang akan dilakukan oleh The Fed di tahun ini. Namun demikian, berbagai potensi risiko seperti kondisi ekonomi makro, perkembangan pasar keuangan global, dan faktor geopolitik masih menjadi perhatian kami. Seluruh pengelolaan aset dilakukan secara prudent dengan terus berupaya mengedepankan penerapan manajemen risiko yang sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik dan benar”, tambah Doni. Dalam mengelola investasi, IFG Life selalu menerapkan konsep liability driven investment . Dengan begitu, aktivitas investasi IFG Life selalu disesuaikan dengan profil liabilitas perusahaan agar dapat senantiasa menjaga kemampuan untuk melakukan kewajiban pembayaran klaim kepada para pemegang polisnya. “Untuk pengelolaan investasi, kami lakukan dengan mengacu pada risk management dan tata kelola yang baik, dan betul-betul dijaga agar tidak keluar dari koridor yang sudah digariskan,” ujar Mufri. Sebagaimana diketahui, IFG Life dan Bahana TCW merupakan entitas yang tergabung dalam holding asuransi, penjaminan, dan investasi Indonesia Financial Group (IFG). Kedua belah pihak menggelar acara seremoni kerja sama Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) di Jakarta, baru-baru ini. Selain oleh direksi masing-masing pihak, seremoni penandatanganan kerja sama tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko dan Direktur Keuangan IFG Heru Handayanto.
Perkuat Komitmen Manajemen Mutu, IFG Life Raih Sertifikasi ISO 9001:2015
Korporasi
2024, 07 Mei
Perkuat Komitmen Manajemen Mutu, IFG Life Raih Sertifikasi ISO 9001:2015
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) menegaskan komitmen untuk senantiasa memberikan layanan yang berkualitas dan berkesinambungan bagi masyarakat Indonesia melalui proses pelayanan yang cepat, transparan, serta bertanggung jawab dengan sistem manajemen mutu berstandar internasional. IFG Life telah mengimplementasikan sistem manajemen mutu dalam proses kerjanya, di mana sistem manajemen mutu tersebut telah meraih sertifikasi ISO 9001:2015 dengan ruang lingkup Provision of Underwriting, Policy Management, Claim Management, Management of Payment Receipt, dan Customer Management . Sertifikasi ISO 9001:2015 merupakan standar internasional yang digunakan untuk menetapkan kebijakan dan sasaran mutu ( quality objective ) yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi terpercaya yaitu TÜV SÜD Indonesia. Direktur Operasional IFG Life Iskak Hendrawan menjelaskan, melalui sertifikasi ini IFG Life berkomitmen untuk memberikan layanan yang cepat, transparan, dan bertanggung jawab, serta meningkatkan efektivitas manajemen mutu dalam rangka mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkesinambungan. “Kami telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015. Sertifikasi ini menjadi perwujudan tentang kuatnya komitmen IFG Life yang berorientasi kepada konsumen, sekaligus sebagai pengingat bagi kami untuk senantiasa menjalankan sistem manajemen mutu di IFG Life secara baik dan terpercaya,” ujar Iskak yang turut menghadiri acara penyerahan sertifikat ISO 9001:2015 pada awal tahun ini. Dia menambahkan, penerapan ISO 9001:2015 merupakan salah satu upaya perusahaan untuk mendorong kinerja secara optimal. ISO 9001:2015 menjadi standar acuan bagi perusahaan dalam memastikan stakeholders memperoleh produk dan layanan yang berkualitas secara konsisten. “Alur kerja yang dirancang dengan baik sangat berperan dalam mutu produk dan layanan. Sertifikasi ISO 9001:2015 memastikan bahwa orientasi mutu melekat pada setiap karyawan dan manajemen IFG Life dalam menjalankan proses kerja kami setiap harinya,” lanjutnya. Terdapat sejumlah prinsip manajemen mutu yang harus dipenuhi oleh IFG Life dalam penyusunan sertifikasi ISO 9001:2015, yaitu di antaranya fokus kepada konsumen, kepemimpinan, keterlibatan pihak berkepentingan di semua tingkatan, pendekatan dalam proses, perbaikan ( improvement ), pengambilan keputusan, hingga manajemen hubungan ( relationship management ). Di sisi lain, tambah Iskak, dengan sertifikasi yang diakui di tingkat internasional, IFG Life memperoleh keunggulan untuk bersaing dan memperbesar peluang masuk ke pasar yang lebih luas. “Ini juga sejalan dengan visi dan misi IFG Life untuk menjadi perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan terbesar di Indonesia yang tumbuh berkelanjutan agar dapat melayani masyarakat di Indonesia dalam jangka panjang,” tuturnya. Sebagai bagian dari holding asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG Life memiliki posisi strategis dalam memenuhi seluruh kebutuhan asuransi jiwa dan kesehatan di Indonesia. IFG Life berkomitmen menyediakan produk dan layanan asuransi proteksi yang terpercaya dan komprehensif mulai dari lahir hingga tutup usia. Mendapatkan izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 7 April 2021, IFG Life menjunjung tinggi tata kelola yang baik dan manajemen risiko yang kuat dan penuh kehati-hatian dalam menjalankan bisnisnya. Lebih lanjut, IFG Life juga mengoptimalkan manajemen mutu untuk mendorong pemberian layanan berkualitas serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses layanan sehingga masyarakat dapat memperoleh proteksi yang maksimal sesuai dengan kebutuhannya. “Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang terus berkembang, IFG Life siap memberikan layanan proteksi yang prima dan mudah diakses, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabahnya di masa depan,” tutup Iskak.
Wujudkan Komitmen Keberlanjutan, IFG Life Tanam Mangrove di PIK Bersama AAJI dan Yayasan Mangrove Indonesia Lestari
Korporasi
2024, 04 Mei
Wujudkan Komitmen Keberlanjutan, IFG Life Tanam Mangrove di PIK Bersama AAJI dan Yayasan Mangrove Indonesia Lestari
Sebanyak 25 pelaku industri asuransi melakukan penanaman mangrove di kawasan ekowisata Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) turut serta dalam kegiatan berwawasan lingkungan tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Penanaman mangrove ini dinaungi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dengan menggandeng Yayasan Mangrove Indonesia Lestari. Corporate Secretary IFG Life Gatot Haryadi menegaskan, pihaknya menyambut positif kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan secara bersama-sama dengan para mitra di industri. Sebab, hal ini tidak saja menegaskan komitmen IFG Life terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga kepedulian para pelaku industri terhadap alam yang berkelanjutan. “Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang sangat peduli dengan masa depan keluarga Indonesia, kami melihat urgensi untuk berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan yang berwawasan keberlanjutan, termasuk salah satunya menanam bibit mangrove di pesisir Jakarta,” papar Gatot. Mangrove tidak hanya menyediakan habitat untuk berbagai spesies hayati, tetapi juga berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Terlebih, Jakarta yang merupakan ibu kota Republik Indonesia dan berpenduduk lebih dari 11 juta jiwa juga berbatasan langsung dengan pesisir laut. Selain manfaat ekologis, mangrove juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi kepada masyarakat, khususnya masyarakat setempat. Kawasan mangrove tidak hanya bermanfaat melindungi kawasan pesisir dari abrasi, melainkan juga mendorong naiknya sumber daya perikanan, hingga menghadirkan potensi ekowisata yang dapat membawa manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. Bahkan hasil dari tanaman mangrove juga selanjutnya dapat diolah menjadi produk konsumsi seperti makanan ringan hingga sirup. “Banyak sekali manfaat yang diberikan mangrove untuk alam dan manusia,” lanjutnya. Gatot menyebutkan bahwa aspek keberlanjutan lingkungan telah menjadi salah satu prioritas utama IFG Life. Tercatat sepanjang 2023, IFG Life telah merealisasikan berbagai program tanggung jawab sosial lingkungan, termasuk di antaranya perbaikan sarana konservasi penyu Pantai Bajulmati Malang, bantuan bencana kabut asap di Palangkaraya, penanaman pohon bambu/mangrove di Goa Cermin Bajo, hingga bersih Pantai Pulau Padar di Taman Nasional Komodo. “Kami menilai berbagai kegiatan pelestarian lingkungan perlu untuk didukung bersama-sama oleh berbagai pihak di negeri ini agar lingkungan tempat kita tinggal menjadi lestari dan berkelanjutan. Pada akhirnya, kita juga yang kelak akan merasakan manfaatnya,” tutupnya.
Peduli Perlindungan Konsumen, IFG Life Gabung Keanggotaan LAPS SJK untuk Wadah Pengaduan Pemegang Polis
Korporasi
2024, 03 Mei
Peduli Perlindungan Konsumen, IFG Life Gabung Keanggotaan LAPS SJK untuk Wadah Pengaduan Pemegang Polis
Pemegang polis asuransi selaku konsumen, kini dapat merasa lebih aman karena memiliki akses ke Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) sebagai wadah untuk menyampaikan keluhan mereka. PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) telah bergabung sebagai anggota LAPS SJK, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pelayanan kepada pemegang polis. Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, menyatakan bahwa IFG Life telah menjadi anggota resmi LAPS SJK sejak tahun 2021. LAPS SJK adalah lembaga yang bertugas menyelesaikan sengketa di sektor keuangan di luar proses pengadilan. Pihaknya berharap bahwa keanggotaan IFG Life di LAPS SJK akan memberikan kontribusi positif terhadap upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri asuransi nasional. Selain itu, keanggotaan IFG Life di LAPS SJK juga diharapkan akan meningkatkan kepercayaan pelaku usaha terhadap lembaga tersebut. Dengan demikian, ketika terjadi sengketa antara pelaku usaha dan konsumen, pelaku usaha akan lebih cenderung memilih LAPS SJK sebagai tempat penyelesaian sengketa daripada lembaga lain. Keberadaan LAPS SJK memberikan alternatif bagi konsumen untuk mengajukan keluhan saat terjadi sengketa dengan pelaku usaha di sektor jasa keuangan, termasuk di sektor asuransi. "Dengan keanggotaan IFG Life di LAPS SJK, ini menunjukkan komitmen yang kuat kami terhadap kepentingan konsumen. Kami berharap bahwa langkah ini akan membantu memulihkan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sektor asuransi," ujarnya. Sebagaimana diketahui, pengaduan konsumen masih kerap terjadi di berbagai sektor industri di Indonesia termasuk di industri jasa keuangan yang mencakup sektor perbankan, asuransi pembiayaan, dana pensiun, pegadaian, penjaminan, hingga modal ventura. Pada tahun 2023, LAPS SJK menangani 2.501 pengaduan dari berbagai sektor jasa keuangan, menandai peningkatan sebesar 39% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari sektor asuransi, terdapat 260 pengaduan yang diterima dan ditangani oleh LAPS SJK pada tahun 2023, menunjukkan penurunan sebesar 2,3% dari jumlah 266 pengaduan pada tahun 2022. Merujuk POJK 31/2020 tentang Penyelenggaraan Layanan Konsumen dan Masyarakat, ada dua jenis pengaduan yang dapat diadukan oleh konsumen. Pertama , pengaduan yang berindikasi sengketa berupa ungkapan ketidakpuasan yang disebabkan kerugian. Kedua , pengaduan yang berindikasi pelanggaran berupa adanya indikasi pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan. Adapun, pengaduan yang dapat diadukan dan diselesaikan melalui LAPS SJK hanya merupakan pengaduan yang berindikasi sengketa. Pengaduan tersebut dapat disampaikan melalui dua cara, secara langsung dengan datang ke LAPS SJK maupun secara digital melalui aplikasi portal perlindungan konsumen (APPK) di laman 157.ojk.go.id. Agar semakin jelas tentang layanan pengaduan LAPS SJK, konsumen dapat mengakses laman www.lapssjk.id untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap dan detail.
Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan Termuda BUMN Berbagi Pengalaman Pimpin Perusahaan Melewati Krisis
Korporasi
2024, 02 Mei
Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan Termuda BUMN Berbagi Pengalaman Pimpin Perusahaan Melewati Krisis
Bertempat di Garuda Sentra Operasi, Tangerang, BUMN Muda melaksanakan BUMN Muda Leadership Day pada 26 April 2024. BUMN Muda merupakan sebuah wadah bagi talenta-talenta muda BUMN untuk berbagi ide, inspirasi, inovasi, dan berkreasi sehingga bisa menjadi SDM yang unggul, kompetitif, mandiri, sehingga mampu membawa BUMN go global . BUMN Muda Leadership Day menghadirkan Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan IFG Life yang juga merupakan Chief of Research and Policy BUMN Muda. Ryan berbagi pengalamannya menangani krisis di Jiwasraya saat beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi Jiwasraya pada umur 31 tahun. Berbekal pengalaman sebagai konsultan selama 10 tahun, Ryan memiliki peran penting pada program penyelamatan polis Jiwasraya, hingga pengalihan polis ke IFG Life. "Jiwasraya dan Garuda Indonesia merupakan case restrukturisasi terbesar yang pernah dilakukan di Indonesia. Sejak awal, kami berkomitmen untuk melakukan penyelamatan polis hingga selesai. Alhamdulillah, berkat kerja tim dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, saat ini turbulensi dan masa krisis sudah dilewati," ujarnya. Ryan menegaskan, dalam menghadapi krisis hendaknya leaders memiliki kemampuan komunikasi yang baik, teknik pengambilan keputusan yang tepat, juga tetap tenang saat menghadapi tekanan. "Kondisi saat krisis sangat dinamis dan volatile . Penting untuk selalu adaptif dan agile , dan kita harus mampu melihat dari berbagai perspektif agar keputusan yang diambil tepat dengan risiko yang terukur," tambah Ryan. Kegiatan yang bertajuk Leading Through Turbulences ini merupakan bentuk kolaborasi BUMN Muda dengan Garuda Indonesia. Dibuka secara virtual oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, acara ini menghadirkan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Prasetio, Direktur Teknik Garuda Indonesia Rahmat Hanafi, serta Direktur Keuangan IFG Life Ryan Diastana Firman sebagai pembicara. Jajaran direksi Garuda Indonesia berbagi pengalaman memimpin perusahaan melewati krisis saat pandemi. Hal penting yang harus diterapkan saat menghadapi kondisi yang menantang adalah kemampuan mendefinisikan peluang, menakar risiko, memperkuat mindset bertumbuh, serta fokus pada impact yang lebih besar. Kegiatan ini ditutup dengan kunjungan 100 peserta BUMN Muda Leadership Day ke hangar GMF Aero Asia, mendapatkan pengalaman baru melihat kegiatan perawatan pesawat serta fasilitas hangar Garuda Indonesia di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Perempuan Indonesia Kian Menunjukkan Peran Strategis di Sektor Asuransi
Korporasi
2024, 23 April
Perempuan Indonesia Kian Menunjukkan Peran Strategis di Sektor Asuransi
Peran perempuan dalam industri asuransi di Indonesia semakin penting dan strategis, baik sebagai konsumen, maupun karyawan dan pengambil keputusan. Jenjang karir semakin terbuka, kendati masih terdapat sejumlah tantangan untuk diatasi. Demikian dikemukakan oleh Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) saat mengisi sesi seminar dalam Rangka Hari Kartini “The Role of Women Leadership in Digital Era” yang digelar LPPI di Jakarta, Selasa (23/4/2024). Fabiola menyebutkan bahwa secara global, terlihat adanya tren peningkatan peran strategis perempuan di dalam berbagai bidang kehidupan. Dari sisi status sosial ekonomi, kemampuan dalam mengambil keputusan, juga kekuasaan perempuan untuk memengaruhi pengeluaran rumah tangga semakin meningkat. “Perempuan kini cenderung memperoleh penghasilan lebih banyak dan memiliki kendali yang lebih baik atas aset mereka, sehingga dapat membantu keluarga dan komunitas mereka menjadi sejahtera—sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” tuturnya. Fabiola menyebutkan di era digital saat ini, di mana teknologi terus berkembang dengan cepat dan pasar asuransi semakin kompleks, kehadiran perempuan menjadi semakin penting. Perempuan tidak hanya membawa perspektif yang unik dan beragam tetapi juga dapat semakin memperluas pemahaman keluarga dan masyarakat untuk membuat keputusan dalam menggunakan layanan asuransi, membeli produknya, bahkan hingga menjual produk layanan tersebut. “Salah satu segmen yang terus digarap oleh perusahaan asuransi jiwa di Indonesia adalah segmen perempuan,” ujarnya. Mengutip data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) periode Januari–September 2023, premi produk tradisional asuransi jiwa mengalami peningkatan tahunan sebesar 12,5%. Pertumbuhan ini memberikan gambaran bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi jiwa terus meningkat, dan hal itu tidak terlepas dari peran kunci perempuan sebagai pengambil keputusan dalam melakukan pembelian produk asuransi maupun dalam pemasaran produk. Kemampuan perempuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan memahami kebutuhan market dengan lebih baik, menjadi nilai tambah tersendiri yang menempatkan kaum hawa di posisi strategis sektor perasuransian. Bahkan perempuan di industri asuransi juga menduduki posisi-posisi kunci dalam manajemen risiko, analisis data, dan pengembangan produk. Hal itu tidak terlepas dari tumbuhnya kesadaran di banyak perusahaan saat ini tentang pentingnya inklusi dan keberagaman dalam organisasi. Demikian pula perusahaan asuransi saat ini, yang umumnya telah mengadopsi kebijakan dan inisiatif tanpa memandang gender, yang tercermin dalam program mentoring , pelatihan kepemimpinan, kebijakan fleksibilitas kerja, dan sebagainya. Dia pun memandang, ke depannya akan semakin dibutuhkan partisipasi kaum perempuan menjadi agen atau agency leader dan memegang tampuk pimpinan di industri asuransi, seiring meningkatnya kebutuhan perempuan terhadap produk asuransi. “Di IFG Life sendiri, dua dari lima dewan direksi merupakan perempuan. Mereka memainkan peran penting dalam membentuk strategi bisnis, memperluas pasar, dan memastikan keberlanjutan perusahaan dalam menghadapi tantangan-tantangan yang terus berkembang,” tutur Fabiola. Tantangan Perempuan Meskipun jenjang karir untuk perempuan di industri asuransi telah berkembang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dia menyebutkan bahwa memang masih ada tantangan yang perlu diatasi untuk memastikan kesetaraan dan keadilan dalam kesempatan karir. Hal itu terutama terkait dengan stereotipe gender yang terkadang dialami oleh perempuan. Perempuan sering dianggap kurang mampu dalam mengambil risiko atau memimpin tim, meskipun bukti menunjukkan sebaliknya. Selain itu, banyak perempuan sering menghadapi tantangan dalam mencapai keseimbangan antara karir dan tanggung jawab keluarga. “Oleh karenanya, penting bagi perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan-hambatan ini agar perempuan dapat meraih potensi karir mereka sepenuhnya. Penting untuk terus mendorong budaya perusahaan agar lebih inklusif dan menghargai kontribusi semua anggota tim, tanpa memandang jenis kelamin. Dengan demikian, industri asuransi dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, baik, dan berkelanjutan bagi semua anggotanya, termasuk perempuan,” tutupnya.
person
dowload background

Life by IFG

Perlindungan easy untuk jalani hidup tanpa worry.

Download Life by IFG sekarang.

download ifg life app on google playdownload ifg life app on app store
download ifg life app