Masih banyak orang yang tidak memahami tentang penyakit yang satu ini. Parkinson merupakan jenis penyakit yang akan menyerang sistem saraf pusat yang ada pada manusia. Jenis penyakit ini sering disebut juga sebagai penyakit menahun dan progresif dan bahkan penyebabnya belum bisa dipastikan dengan baik. Yuk simak pengertian penyakit parkinson.

Mengenal Penyakit Parkinson dan Apa Saja Gejalanya
Mengenal Penyakit Parkinson dan Apa Saja Gejalanya

Pengertian Gangguan Parkinson

Pengertian parkinson adalah gangguan progresif pada sistem saraf yang mempengaruhi pergerakan tubuh. Penyakit ini disebut progresif karena berkembang secara bertahap dan semakin memburuk dari waktu ke waktu. Gangguan tersebut terjadi ketika beberapa sel saraf di otak mati dan tidak menghasilkan cukup dopamin, zat kimia otak yang mengontrol gerakan otot.

Bentuk Gejala Penyakit yang Dimunculkan

1. Bradikinesia

Bradikinesia diartikan sebagai kondisi gerakan lambat. Pasien merasakan gejala ini sebagai penurunan ketangkasan tangan dan kaki untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pada awalnya, pasien mungkin mengeluhkan kelambatan atau kesulitan bangun dari kursi atau tempat tidur. Setelah itu, otot-otot wajah juga lambat dan ekspresi wajah menghilang dan berkedip lebih sedikit.

Di kaki, gaya berjalan lambat dan ada langkah-langkah kecil. Pada stadium lanjut, tidak jarang orang menjadi beku saat berjalan. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan jika dibiarkan saja tanpa adanya penanganan. Oleh karena itu, untuk bisa mendapatkan perawatan yang terbaik maka anda perlu melakukan pemeriksaan untuk meredakan gejala dari penyakit ini

2. Resting Tremor

Gejala selanjutnya yang bisa terjadi yaitu adalah tremor istirahat atau tremor resting pada anggota badan. Tremor dikenal sebagai gejala paling umum dari penyakit Parkinson. Tremor adalah gejala yang paling sering menyebabkan pasien mencari pertolongan medis. Gejala ini bersifat asimetri dan dimulai pada satu sisi tubuh, tetapi kemudian dapat mempengaruhi kedua sisi tubuh.

Selain itu, getaran dapat terjadi bahkan ketika tubuh tidak bergerak. Ini sering disebut tremor rol pil karena biasanya dimulai dengan gerakan bolak-balik antara ibu jari dan jari telunjuk. Setidaknya 20% pasien tidak mengeluhkan tremor ketika sedang melakukan pemeriksaan lebih lengkap di dokter. Perhatikan dengan baik kondisi kesehatan tubuh anda

3. Gangguan Postur Serta Keseimbangan

Selain gejala utama di atas, berikut gejala yang biasa muncul pada stadium lanjut. Para pasien parkinson memiliki postur tubuh yang relatif bungkuk. Pada stadium lanjut, tubuh bisa menjadi kaku bahkan seperti patung. Selain gejala gangguan gerakan yang tercantum di atas, penderita penyakit Parkinson juga dapat menunjukkan gejala lain yang bervariasi

Beberapa gejala yang dialami yaitu hilangnya kemampuan mencium. Berikut adalah salah satu gejala awal yang terjadi pada Parkinson yaitu muncul bertahun-tahun sebelum gejala gangguan gerakan muncul. Disfungsi nutrisi, termasuk disuria, sering buang air kecil, dan disfungsi seksual. Peningkatan air liur disertai dengan kesulitan menelan sampai mengalami gangguan tidur

4. Rigitas

Gejala yang bisa dialami oleh penderita penyakit parkinson yaitu salah satunya rigitas. Kekakuan atau rigiditas adalah kekakuan otot dan persendian. Orang dengan gangguan Parkinson sering mengeluh kaku saat menggerakkan anggota tubuh atau menggelengkan kepala. Kekakuan otot dan sendi juga ditunjukkan dengan tulisan tangan yang lebih kecil atau mikrograf.

Namun, dokter dapat menggunakan berbagai obat dan pilihan pengobatan untuk meredakan gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Alasannya adalah meskipun penyakit ini tidak fatal, komplikasi penyakit ini bisa serius. Oleh karena itu, ketika mengalami gejala yang dialami diatas segera lakukan pemeriksaan secara lengkap ke dokter terdekat untuk dapat penanganan