Masa pensiun merupakan masa keemasan dalam hidup. Di saat itu, kita bisa menikmati berbagai macam hasil jerih payah kita selama bekerja dan menikmati waktu dan hidup dengan lebih baik lagi. Berbagai macam rencana yang dapat dilakukan untuk menikmati masa pensiun.

Akan tetapi, berbagai kegiatan tersebut tentu saja membutuhkan dana. Salah satu metode penyimpanan dana yang dapat dicairkan apabila dibutuhkan saat pensiun yaitu menggunakan asuransi. Jenis asuransi yang bisa digunakan untuk hal tersebut adalah asuransi pensiun.

Asuransi Pensiun, Strategi Mempersiapkan Hari Tua yang Bahagia
Asuransi Pensiun, Strategi Mempersiapkan Hari Tua yang Bahagia

Beberapa perusahaan asuransi biasanya telah memiliki program ini dengan benefit menarik. Nah, artikel ini akan menjelaskan mengenai asuransi pensiun, manfaat, hingga syarat kepesertaannya.

Latar Belakang Asuransi Pensiun

Keberadaan asuransi pensiun tidak lain dan tidak bukan didasari karena banyaknya masyarakat biasanya tidak terlalu siap secara finansial untuk menghadapi masa tua atau pensiun mereka. Padahal, bila melihat dari data yang ada rata-rata masa hidup masyarakat Indonesia terus meningkat.

Hingga saat ini, pria Indonesia mengalami peningkatan rata-rata masa hidup hingga 69 tahun atau naik 12 tahun. Sementara itu, untuk wanita Indonesia memiliki rata-rata masa hidup lebih tinggi yaitu hingga 73 tahun dengan peningkatan sebanyak 13 tahun.

Berdasarkan data tersebut, dapat kita lihat bahwa dengan bertambahnya rata-rata masa hidup masyarakat Indonesia berarti masa pensiun mereka akan semakin lama. Oleh karena itu, perencanaan keuangan menggunakan asuransi pensiun sangat diperlukan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia) ini.

Selain dari masa hidup, kebutuhan sehari-hari di masa sekarang terus meningkat. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kejadian yang menimpa dunia ini dalam beberapa tahun terakhir, seperti pandemi, inflasi, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, tak menuntut kemungkinan jika suatu saat nanti akan terjadi hal tidak terduga lainnya. Hal inilah yang membuat kita perlu menyiapkan dan mengatur keuangan agar dapat dimanfaatkan dan digunakan saat hari tua nanti. Kondisi ini jugalah yang melatarbelakangi berkembangnya asuransi pensiun di Indonesia.

Manfaat Asuransi Pensiun

Sama halnya dengan produk proteksi lainnya, asuransi hari tua juga memiliki sejumlah manfaat. Adapun beberapa manfaat yang akan diperoleh pemilik polis asuransi pensiun, sebagai berikut:

1.  Perlindungan Dana untuk Jangka Panjang

Asuransi ini memastikan Anda memiliki dana yang dapat dimanfaatkan setelah pensiun. Dana ini dapat dinikmati mulai dari setelah masuk usia sejak 30 hari pertama hingga 30 atau 50 tahun setelahnya.

2.   Perlindungan Multi Generasi

Orang yang menyimpan dananya melalui program asuransi pensiun memiliki simpanan dana yang sewaktu-waktu dapat diambil oleh ahli waris. Dana tersebut bisa dicairkan apabila tertanggung meninggal dunia sebelum masa asuransinya berlaku.

Biasanya pihak perusahaan akan memberikan dana kembali untuk uang pertanggungan kepada ahli waris yang berhak. Dengan demikian, dana pensiun ini dapat bermanfaat bagi generasi berikutnya meskipun orang tertanggung meninggal dunia.

3.  Membantu merencanakan keuangan sejak masa produktif

Perencanaan keuangan melalui asuransi ini dapat dilakukan sejak Anda masih berada di usia produktif. Dengan menyisihkan sebagian penghasilan untuk pembayaran premi asuransi pensiun, maka Anda telah menabung dan memiliki rencana untuk masa pensiun nanti. Tak hanya itu, premi yang dibayarkan juga menjadi modal dana pensiun nantinya.

Syarat Kepesertaan Asuransi Pensiun

Untuk bisa memiliki asuransi pensiun, para peserta harus memenuhi persyaratan yang berlaku. Secara umum, setidaknya ada dua syarat kepesertaan asuransi pensiun. Berikut penjelasannya.

●    Usia Masuk Pembayaran Tertanggung

Untuk melakukan pembayaran premi, peserta asuransi memenuhi syarat umur minimal. Usia minimal biasanya mulai dari 18 tahun hingga masa pensiunnya.

●    Masa Asuransi

Masa asuransi ini yang dapat dibayarkan oleh orang tertanggung berbeda tergantung perusahaan, tetapi biasanya berkisar antara 90-100 tahun maksimal. Penjelasan seputar masa asuransi pensiun ini dijelaskan dalam polis asuransi. Oleh sebab itu, sebelum menandatangani polis, pastikan untuk mempelajarinya terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *