Asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang tujuannya untuk menanggung seseorang atas kerugian finansial tak terduga yang disebabkan oleh meninggalnya tertanggung. Saaat ini, jenis asuransi jiwa sudah sangat beragam dan setiap jenis memilki manfaat pertanggungan yang berbeda. Lantas, apa saja jenis-jenis asuransi jiwa itu? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

4 Jenis Asuransi Jiwa dan Manfaatnya
4 Jenis Asuransi Jiwa dan Manfaatnya

Jenis Asuransi Jiwa dan Manfaat Pertanggungannya

Dalam sikapiuangmu.ojk.go.id diterangkan bahwa, asuransi jiwa adalah kontrak perjanjian antara pemegang polis sebagai tertanggung dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung. Isi dari perjanjian tersebut yaitu perusahaan asuransi berjanji memberikan pembayaran yang didasarkan atas meninggalnya tertanggung atau pembayaran yang didasarkan pada hidupnya tertanggung. Nominal manfaat yang dibayarkan sudah ditentukan dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana.

Jenis asuransi ini memberikan perlindungan kepada tetanggung dari dampak kerugian yang disebabkan seseorang mengalami kematian mendadak, cacat total, atau keadaan tidak produktif yang mengakibatkan orang tersebut kehilangan sumber penghasilan. Adapun jenis asuransi jiwa dan manfaat yang diberikan, sebagai berikut:

1.  Asuransi Jiwa Berjangka

Asuransi jiwa berjangka merupakan jenis asuransi jiwa yang memberikan pertanggungan selama satu jangka waktu yang disebut jangka waktu polis. Manfaat yang diberikan oleh asuransi ini hanya akan diberikan, jika:

Apabila tertanggung masih hidup hingga jangka waktu yang ditentukan, maka polis tersebut akan memberikan hak kepada pemegang polis untuk melanjutkan pertanggungan asuransi ini. Apabila pemegang polis tidak melanjutkan pertanggungan, maka polis akan berakhir dan perusahaan asuransi tidak wajib memberikan pertanggungan berikutnya.

2.  Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Jenis asuransi jiwa selanjutnya yaitu asuransi jiwa berjangka. Jenis perlindungan jiwa ini memiliki karakteristik, seperti:

Sama halnya dengan asuransi jiwa berjangka, asuransi jiwa seumur hidup juga memiliki tiga jenis, sebagai berikut:

3.  Asuransi Jiwa Dwiguna

Asuransi jiwa ini memberikan manfaat tertentu saat tertanggung masih hidup sampai akhir jangka waktu pertanggungan atau meninggal selama jangka waktu pertanggungan. Polis asuransi ini mempunyai tanggal jatuh tempo.

Perlu diketahui bahwa tanggal jatuh tempo merupakan tanggal pembayaran uang pertanggungan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis, saat tertanggung masih hidup. Tanggal jatuh tempo akan sampai di akhir jangka waktu yang sudah ditetapkan atau saat tertanggung mencapai usia yang sudah ditetapkan.

4.  Asuransi Jiwa Unit Link

Jenis asuranis jiwa lainnya yaitu asuransi jiwa unit link. Asuransi ini menggabungkan antara manfaat asuransi dengan nilai investasi. Nantinya premi yang dibayarkan peserta, akan dialokasikan dalam dua mekanisme pengelolaan yang terpisah yaitu pengelolaan premi dasar unutk perlindungan dan sisanya untuk investasi.

Premi yang dialokasikan ke unit investasi, akan dikelola oleh Manajer Investasi. Dengan memberikan produk unit lin ini, peserta bisa mendapatkan manfaat perlindungan sekaligus keuntungan dari investasi tersebut.

Mengapa Asuransi Jiwa Perlu Dimiliki?

Asuransi jiwa merupakan salah satu bentuk perlindungan yang penting untuk dimiliki. Berikut tiga alasan pentingnya asuransi jiwa:

  1. Sebagai perlindungan atas kehilangan penghasilan bagi keluarga.
  2. Pelindung atas risiko meninggal dunia akibat penyakit penyebab kematian.
  3. Tempat menabung atau persiapan untuk hari tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *