Mendaftarkan mobil dalam program asuransi menjadi hal yang penting dilakukan para pemilik kendaraan roda empat. Dengan mengikutsertakan kendaraan dalam program asuransi, maka saat mobil mengalami kerusakan atau hilang, ada perusahaan asuransi yang akan menanggung kerugian tersebut.

Akan tetapi, untuk bisa mendapatkan manfaat dari asuransi tersebut, pemilik kendaraan harus melakukan klaim asuransi mobil terlebih dahulu. Lantas, bagaimana cara klaim asuransi mobil supaya tidak di tolak? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Begini Cara Klaim Asuransi Mobil Supaya Tidak Ditolak
Begini Cara Klaim Asuransi Mobil Supaya Tidak Ditolak

Persyaratan Klaim Asuransi Mobil

Klaim asuransi kedaraan sebenarnya mudah, akan tetapi di beberapa kondisi terkadang pengajuan klaim tidak disetujui. Salah satu kunci agar klaim disetujui yaitu memenuhi persyaratan klaim asuransi kendaraan terlebih dahulu. Adapun beberapa syarat klaim asurans mobil yang harus diperhatikan, sebagai berikut:

  1. Dokuman perjanjian asuransi yang asli dan fotokopi.
  2. Fotokopi SIM dan STNK.
  3. Bukti laporan kepolisian apabila mobil rusak berat akibat kecelakaan atau hilang.
  4. Formulir klaim yang telah diisi dan ditandatangani.
  5. Kronologis kejadiaan secara tertulis.
  6. Foto kerusakan seperti lecet, penyok, dan bentuk kerusakan lainnya.
  7. Kartu klaim atau biaya yang ditanggung sendiri (own risk) untuk klaim yang diajukan. Biaya ini sekitar Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.

Cara Klaim Asuransi Mobil

Setelah seluruh syarat terpenuhi, Anda bisa melakukan upaya klaim asuransi mobil. Berikut beberapa tips agar klaim asuransi kendaraan yang diajukan segera disetujui.

1.  Segera Hubungi Perusahaan Asuransi

Langkah pertama yang harus Anda lakukan saat kendaraan bermotor rusak atau dicuri yaitu menghubungi perusahaan asuransi yang bersangkutan. Biasanya perusahaan asuransi mobil mensyaratkan pelaporan kejadian maksimal 3 x 24 jam setelah kejadian.

Akan tetapi, disarankan untuk melakukan pelaporan sebelum batas waktu maksimal. Pasalnya, semakin cepat pelaporan maka semakin mudah pengajuan klaim asuransi mobil tersebut.

Hal yang perlu Anda lakukan saat membuat laporan yaitu meneragkan secara rinci kronologis kejadiannya. Dengan demikian, perusahaan asuransi dapat memahami kejadian yang menyebabkan kerugian finansial akibat kerusakan atau kehilangan mobil.

2.  Menyiapkan Bukti

Tak hanya membuat laporan, Anda juga harus menyiapkan bukti konkret. Apabila mobil mengalami kerusakaan, Anda bisa menggunakan foto bagian mobil yang rusak sebagai barang bukti. Namun, jika kerugian diakibatkan oleh pencuarian, maka Anda bisa menggunakan rekamana CCTV sebagai bukti.

3.  Menerangkan Kronolgis Kejadian secara Rinci

Cara klaim asuransi mobil supaya tidak ditolak yaitu jangan lupa menerangkan kronologis kerjadian secara rinci dan jelas. Anda harus menerangkan awal mulai kejadian, lokasi, hingga waktu peristiwa tersebut terjadi. Semakin jelas dan rinci kesaksian yang Anda berikan, maka klaim akan lebih mudah disetujui.

4.  Menyerahkan Syarat Klaim Asuransi Mobil

Hal berikutnya yang harus dilakukan agar klaim asuransi mobil disetujui yaitu melengkapi dan menyerahkan syarat klaim yang telah ditentukan perusahaan asuransi. Pastikan dokumen-dokumen tersebut lengkap, sehingga proses klaim menjadi lebih cepat.

5.  Pantau Pekembangan Pengajuan Klaim Asuransi

Setelah seluruh persyaratan diserahkan dan prosedur klaim sudah dilakukan, maka kini Anda cukup pantau perkembangan pengajuan klaim yang Anda lakukan. Apabila dirasa klaim tidak segera di proses, tak ada salahnya untuk menghubungi perusahaan asuransi tersebut lewat sosial media atau kanal resmi milih mereka.

Itulah syarat dan cara klaim asuransi mobil supaya tidak ditolak. Syarat dan langkah yang sudah diterangkan mungkin akan berbeda di beberapa perusahaan asuransi. Maka dari itu, sebelum membeli produk perlindungan mobil, pastikan Anda sudah memahami prosedur klaim dari asuransi tersebut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *