Asuransi menjadi bagian penting bagi kehidupan manusia saat ini. Pasalnya, dengan memiliki asuransi kita tidak perlu khawatir jika dikemudian hari terjadi hal di luar dugaan. Secara umum produk keuangan ini terbagi menjadi dua jenis yaitu asuransi konvensional dan syariah.

Pada kesempatan ini kita akan mengulas tentang asuransi konvesional dari pengertian hingga contoh produknya. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Asuransi Konvensional? Begini Penjelasan Lengkapnya
Apa Itu Asuransi Konvensional? Begini Penjelasan Lengkapnya

Definisi Asuransi Konvensional

Secara umum, definisi asuransi yaitu perjanjian antara perusahaan asuransi sebagai penanggung dengan peserta asuransi sebagai tertanggung. Sementara itu pengertian asuransi konvensional adalah produk asuransi yang mengedepankan prinsip jual beli risiko atau transfer risk.

Dengan demikian, premi yang dibayarkan peserta bertujuan untuk mengalihkan risiko finansial ke perusahaan asuransi. Atau dengan kata lain, tertanggung membeli atau bergabung sebagai peserta asuransi akan ditanggung risiko finansial-nya oleh perusahaan asuransi.

Pada asuransi konvensional, tertanggung harus membayar sejumlah premi sampai perjanjian polis berakhir. Jika tertanggung tidak melakukan klaim hingga polis berakhir, maka perusahaan akan diuntungkan. Kondisi ini dikenal dengan istilah surplus underwriting.

Sementara itu, apabila peserta asuransi mengajukan klaim dalam jumlah yang besar dan waktu yang dekat, maka perusahaan akan merugi. Kondisi ini disebut defisit underwriting.

Kelebihan Asuransi Konvensional

Asuransi konvensional memiliki beberapa kelebihan. Berikut penjelasan lengkapnya.

1.  Banyak Pilihan Pengelolaan Dana

Asuransi konvensional diketahui memiliki banyak pilihan pengelolaan dana. Hal tersebut dikarenakan, premi yang dibayarkan akan dialihkan ke biaya dan investasi atau hal lain untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin. Tentu saja pengelolaan dana ini telah mendapatkan persetujuan dari peserta asuransi.

2.  Menawarkan Keuntungan Besar

Kelebihan asuransi konvensional lainnya yaitu dapat memberikan keuntungan yang besar. Hal ini dikarenakan terdapat asuransi konvensional yang memiliki unit investasi. Dengan memilih asuransi yang memiliki unit investasi, maka Anda tidak hanya mendapatkan perlindungan namun juga akan mendapatkan keuntungan atas investasi tersebut.

3.  Mengutamakan Praktik Jual Beli

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, premi yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk membeli risiko kepada perusahaan asuransi. Dengan demikian, perusahaan akan menanggung risiko atas nama pribadi, keluarga, kesehatan, jiwa, hingga harta benda yang diasuransikan.

4.  Menawarkan Bonus Tambahan

Kelebihan lainnya dari asuransi konvensional yaitu dapat memberikan bonus tambahan apabila peserta asuransi tidak mengajukan klaim hingga perjanjian polis berakhir. Pemberian bonus ini merupakan bentuk penghargaan kepada peserta atas keterhati-hatian yang dilakukannya dalam menjaga aset yang diasuransikan.

Contoh Produk Asuransi Konvensional

Sebenarnya produk asuransi konvensional cukup beragam, hanya saja pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari tiga produk asuransi konvensional yang banyak diminati masyarakat. Berikut ulasannya.

1.  Asuransi Kesehatan

Jenis asuransi ini memberikan jaminan kepada tertanggung jika mengalami sakit atau kecelakaan yang membutuhkan perawatan medis. Umummya, asuransi ini memberikan manfaat berupa penanggungan atas biaya rawat inap, rawat jalan, hingga pembelian obat.

2.   Asuransi Jiwa

Asuransi konvensional yang satu ini merupakan produk perlindungan atas hilangnya pendapatan seseorang atau keluarga akibat kematian anggota keluarga (tetanggung) yang menjadi tulang punggung keluarga tersebut. Dengan demikian, jika tiba-tiba peserta asuransi jiwa meninggal atau mengalami cacat total yang menyebabkan dirinya tidak bisa bekerja, perusahaan asuransi akan menanggung kerugian atas kondisi tersebut.

3.  Asuransi Kendaraan

Asuransi kendaraan adalah produk perlindungan yang akan memberikan ganti rugi atas kerusakan atau kehilangan kendaraan yang diasuransikan. Ada dua jenis asuransi kendaraan yaitu all risk dan total loss only

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *